jarakmedia.com – Pemantauan mutu pangan menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas bahan yang digunakan dalam layanan pemenuhan gizi. Untuk mendukung hal tersebut, tim Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Jambi memperkenalkan Rapid Check Berbasis Smartphone Digital Colorimetry kepada supplier Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Jambi.
Kegiatan ini memberikan pemahaman mengenai perbedaan pangan segar, bermutu, dan aman, serta faktor-faktor yang perlu diperhatikan selama penanganan bahan pangan, mulai dari waktu, suhu, kontak, serta penyimpanan. Peserta juga diperkenalkan pada pemeriksaan sederhana untuk mengenali perubahan kondisi bahan pangan sejak tahap awal.

Salah satu bagian kegiatan adalah demonstrasi rapid check menggunakan indikator warna berbasis antosianin. Perubahan pH pada bahan pangan dapat menghasilkan perubahan warna indikator, yang selanjutnya dapat diamati dan dibaca secara lebih objektif menggunakan smartphone melalui pendekatan digital colorimetry. Metode ini diperkenalkan sebagai alat skrining awal, bukan sebagai pengganti analisis laboratorium.
Kegiatan berlangsung interaktif. Peserta yang sehari-hari terlibat langsung dalam penanganan bahan pangan berbagi pengalaman mengenai kondisi dan permasalahan yang mereka temui di lapangan. Peserta juga menunjukkan ketertarikan pada metode pemeriksaan sederhana yang dapat dilakukan secara praktis. Melalui demonstrasi langsung, peserta dapat melihat bagaimana perubahan kondisi kimia bahan dapat dikenali melalui respons warna dan bagaimana smartphone dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu pembacaan.
Melalui kegiatan ini, FST Universitas Jambi mendorong pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi sederhana yang dapat diterapkan untuk mendukung pemantauan mutu pangan. Pendekatan ini diharapkan membantu supplier SPPG lebih peka terhadap perubahan kondisi bahan pangan sejak tahap penerimaan, penyimpanan, hingga pengolahan.















