Jambi, 20 Oktober 2026 – Rumah BUMN Jambi menggelar aksi berbagi masker di kawasan Simpang Tugu Adipura, Kota Jambi, pada Selasa, 20 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang beraktivitas di tengah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Melalui kegiatan ini, Rumah BUMN Jambi membagikan masker kepada masyarakat yang melintas di kawasan tersebut. Aksi ini bertujuan membantu masyarakat mengurangi paparan partikel di udara saat beraktivitas di luar ruangan sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan ketika kualitas udara menurun.

Aksi Kepedulian di Tengah Kabut Asap
Kabut asap akibat karhutla dapat mengganggu kenyamanan dan kesehatan masyarakat, terutama saat beraktivitas di luar ruangan. Kondisi ini membutuhkan perhatian bersama agar masyarakat lebih waspada terhadap risiko paparan asap.
Rumah BUMN Jambi hadir melalui aksi sederhana dengan membagikan masker di salah satu titik aktivitas masyarakat di Kota Jambi. Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian sosial sekaligus upaya mengajak masyarakat untuk lebih memperhatikan perlindungan diri saat menghadapi kabut asap.
Mengajak Masyarakat Lebih Peduli terhadap Kesehatan
Pembagian masker diharapkan dapat membantu masyarakat melakukan langkah perlindungan dasar saat berada di tengah kabut asap. Masyarakat juga perlu mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika asap pekat dan mengikuti informasi resmi mengenai kualitas udara serta imbauan kesehatan dari pihak berwenang.
Penggunaan masker perlu disesuaikan dengan tingkat paparan. Masker kain atau masker bedah biasa tidak memberikan perlindungan optimal terhadap partikel halus asap. Jika memungkinkan, masyarakat dapat menggunakan respirator yang mampu menyaring partikel halus, seperti N95, dengan pemakaian yang tepat.
Membangun Kepedulian bagi Masyarakat Jambi
Melalui kegiatan berbagi masker ini, Rumah BUMN Jambi menunjukkan bahwa kepedulian terhadap masyarakat dapat diwujudkan melalui aksi nyata yang dekat dengan kebutuhan sehari-hari.
Rumah BUMN Jambi berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan dan saling peduli ketika menghadapi kondisi kabut asap. Upaya tersebut juga menjadi pengingat bahwa penanganan dampak karhutla membutuhkan perhatian dan kerja sama berbagai pihak.
Kepedulian sederhana dapat menjadi langkah awal untuk melindungi sesama. Bersama, kita tingkatkan kewaspadaan dan jaga kesehatan di tengah kabut asap.














