Menu

Mode Gelap
Pengurus GP Ansor Provinsi Jambi 2024-2028 Resmi Dilantik

BERITA

Sebagai Ibu Kota, Kota Jambi Diminta Jadi Role Model Toleransi

badge-check


					Sebagai Ibu Kota, Kota Jambi Diminta Jadi Role Model Toleransi Perbesar

Kota Jambi sebagai Barometer Kehidupan Harmonis

Dalam berbagai kesempatan, Diza menekankan bahwa status Kota Jambi sebagai ibu kota bukan hanya administratif, tetapi juga simbolis—menjadi barometer kehidupan sosial yang damai.

Ia mengingatkan bahwa masyarakat tidak boleh terpengaruh oleh paham yang dapat memecah belah persatuan, seperti radikalisme, intoleransi, maupun diskriminasi.

“Kita harus hidup berdampingan dengan saling menghargai dan menghormati perbedaan,” tegasnya.

Pesan ini menegaskan bahwa keberagaman bukan ancaman, melainkan kekuatan yang harus dijaga bersama.

Keberagaman sebagai Kekuatan Sosial

Kota Jambi dikenal sebagai wilayah dengan masyarakat multikultural. Kondisi ini menghadirkan tantangan sekaligus peluang dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis.

Nilai-Nilai yang Ditekankan

  • Toleransi antarumat beragama
  • Saling menghormati perbedaan budaya
  • Menolak sikap diskriminatif dan rasis
  • Memperkuat persatuan dalam keberagaman

Menurut Diza, seluruh warga Kota Jambi adalah bagian dari satu keluarga besar yang harus menjaga persaudaraan.

Momentum Ramadan Perkuat Kebersamaan

Pesan toleransi ini juga disampaikan dalam momentum kegiatan sosial keagamaan, seperti buka puasa bersama yang melibatkan berbagai lapisan masyarakat.

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga simbol nyata bahwa pemerintah hadir untuk merangkul seluruh elemen masyarakat tanpa terkecuali.

Ramadan dimanfaatkan sebagai ruang memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan solidaritas sosial.

Peran Masyarakat dalam Menjaga Kondusivitas Kota

Wawako Diza menekankan bahwa menjaga keharmonisan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab seluruh masyarakat.

Peran yang Diharapkan

  • Menjaga sikap saling menghormati dalam kehidupan sehari-hari
  • Tidak mudah terprovokasi isu yang memecah belah
  • Mengedepankan dialog dan musyawarah
  • Menjadi agen perdamaian di lingkungan masing-masing

Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, stabilitas sosial di Kota Jambi dapat terus terjaga.

Komitmen Pemkot Jambi Bangun Kota Inklusif

Pemerintah Kota Jambi terus mendorong berbagai program yang mengedepankan nilai inklusivitas dan kebersamaan.

Langkah ini menjadi bagian dari visi besar untuk menciptakan kota yang:

  • Aman dan damai
  • Toleran terhadap perbedaan
  • Nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat

Pendekatan ini memperlihatkan bahwa pembangunan kota tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga pada kualitas hubungan sosial.

Penutup

Pesan yang disampaikan Wakil Wali Kota Jambi menjadi pengingat penting bahwa keberagaman adalah fondasi utama kehidupan sosial di Kota Jambi.

Sebagai ibu kota provinsi, kota ini diharapkan tidak hanya berkembang secara ekonomi, tetapi juga menjadi contoh nyata bagaimana masyarakat yang berbeda latar belakang dapat hidup berdampingan secara harmonis.

Di tengah tantangan global yang semakin kompleks, nilai toleransi dan saling menghargai menjadi kunci utama dalam menjaga persatuan dan keberlanjutan kehidupan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lanjut Baco

Investasi Manusia di Kota Jambi: Menakar Strategi Ekonomi Menekan Angka Anak Tidak Sekolah

26 Mei 2026 - 12:27 WIB

Mengurai Sengkarut Agraria Muaro Jambi: Jejak Laporan Penyerobotan Lahan Gambut Jaya Terungkap

25 Mei 2026 - 01:36 WIB

Jika Surat Rekomendasi Cacat, Mengapa Hanya 105 yang Dipersoalkan?”: Pemilik SHM Gambut Jaya Tuntut Asas Persamaan di Depan Hukum

22 Mei 2026 - 20:01 WIB

Gerakan Kemanusiaan BOLONG Jadi Bukti Kepedulian Anak Muda Bungo untuk Sesama

21 Mei 2026 - 06:51 WIB

Kota Jambi Mengubah Wajah Pengelolaan Sampah melalui Reformasi Berbasis Lingkungan

21 Mei 2026 - 03:35 WIB

#JambiBergerak BERITA