Menu

Mode Gelap
Pengurus GP Ansor Provinsi Jambi 2024-2028 Resmi Dilantik

BERITA

Pemkot Jambi Luncurkan Armada Pengangkut Sampah Berbasis Digital untuk Atasi Persampahan

badge-check


					Pemkot Jambi Luncurkan Armada Pengangkut Sampah Berbasis Digital untuk Atasi Persampahan Perbesar

Dari TPS ke Sistem Jemput Sampah Berbasis Teknologi

Peluncuran armada pengangkut sampah berbasis digital menjadi bagian dari implementasi program Operator Pengumpul Sampah Berbasis Masyarakat (OPBM). Program ini mengubah paradigma lama—di mana warga harus membuang sampah ke TPS—menjadi sistem jemput langsung dari rumah ke rumah.

Melalui pendekatan ini, sampah tidak lagi menumpuk di titik-titik tertentu, melainkan dikumpulkan secara terjadwal oleh petugas menggunakan armada yang telah disiapkan. Sistem ini juga didukung teknologi digital, termasuk pemantauan dan pencatatan berbasis aplikasi.

Seperti disampaikan oleh Wali Kota Jambi, perubahan ini merupakan bagian dari transformasi besar dalam sistem pengelolaan sampah. Ia menegaskan bahwa konsep lama tidak lagi relevan dengan kondisi kota saat ini yang semakin padat.

“Melalui OPBM, sampah akan dijemput dari rumah ke rumah,” ujarnya.

Integrasi Digital dan Nilai Ekonomi Sampah

Sistem Digital dalam Pengelolaan

Salah satu aspek penting dari armada ini adalah integrasi teknologi digital dalam proses pengelolaan sampah. Sampah yang dikumpulkan tidak hanya diangkut, tetapi juga ditimbang dan dicatat melalui sistem digital yang terhubung dengan aplikasi khusus.

Pendekatan ini memungkinkan pemerintah untuk:

  • Memantau volume sampah secara real-time
  • Mengoptimalkan rute pengangkutan
  • Meningkatkan akurasi data pengelolaan sampah

Mendorong Nilai Ekonomi

Selain itu, sistem ini membuka peluang ekonomi baru. Sampah yang dikumpulkan di depo tidak langsung dibuang, tetapi dipilah dan memiliki potensi nilai ekonomi. Model ini mengarah pada pendekatan ekonomi sirkular, di mana sampah tidak lagi dipandang sebagai limbah semata, melainkan sumber daya.

Penghapusan Bertahap TPS dan Transformasi Ruang Kota

Langkah lain yang menyertai peluncuran armada digital adalah penutupan bertahap TPS pinggir jalan. Kebijakan ini diambil karena TPS terbuka dinilai tidak lagi efektif dan kerap menimbulkan masalah lingkungan serta kesehatan.

Sebagai gantinya, lokasi bekas TPS akan ditata ulang menjadi ruang terbuka hijau. Pemerintah kota berencana mengubah area tersebut menjadi taman kota sebagai bagian dari transformasi wajah urban.

Kebijakan ini menunjukkan bahwa penanganan sampah tidak hanya berkaitan dengan logistik, tetapi juga dengan penataan ruang dan kualitas hidup masyarakat.

Penguatan Infrastruktur dan Sistem Terintegrasi

Peluncuran armada berbasis digital tidak berdiri sendiri. Pemerintah Kota Jambi juga memperkuat infrastruktur pendukung, termasuk pembangunan depo sampah sebagai titik pengumpulan dan pemilahan sebelum menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Dalam sistem ini:

  • Sampah dikumpulkan dari rumah oleh operator
  • Dibawa ke depo untuk ditimbang dan dipilah
  • Selanjutnya diangkut ke TPA

Pendekatan berlapis ini dinilai lebih efektif dibandingkan sistem lama yang mengandalkan TPS sebagai titik utama.

Tantangan Implementasi dan Perubahan Perilaku

Meski inovatif, implementasi sistem ini tidak lepas dari tantangan. Salah satu yang paling krusial adalah perubahan perilaku masyarakat. Sistem baru menuntut partisipasi aktif warga, termasuk kepatuhan terhadap jadwal pengangkutan dan kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan.

Pemerintah juga menekankan bahwa proses ini bersifat bertahap. Transformasi sistem tidak dapat terjadi secara instan, melainkan membutuhkan adaptasi dari seluruh elemen masyarakat.

Penutup

Peluncuran armada pengangkut sampah berbasis digital oleh Pemerintah Kota Jambi mencerminkan langkah progresif dalam menjawab persoalan klasik perkotaan dengan pendekatan modern. Lebih dari sekadar inovasi teknis, kebijakan ini merepresentasikan perubahan paradigma—dari pengelolaan sampah yang reaktif menjadi sistem yang proaktif, terintegrasi, dan berbasis data.

Jika diimplementasikan secara konsisten, langkah ini berpotensi menjadikan Kota Jambi sebagai model pengelolaan sampah perkotaan yang adaptif terhadap tantangan zaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lanjut Baco

Investasi Manusia di Kota Jambi: Menakar Strategi Ekonomi Menekan Angka Anak Tidak Sekolah

26 Mei 2026 - 12:27 WIB

Mengurai Sengkarut Agraria Muaro Jambi: Jejak Laporan Penyerobotan Lahan Gambut Jaya Terungkap

25 Mei 2026 - 01:36 WIB

Jika Surat Rekomendasi Cacat, Mengapa Hanya 105 yang Dipersoalkan?”: Pemilik SHM Gambut Jaya Tuntut Asas Persamaan di Depan Hukum

22 Mei 2026 - 20:01 WIB

Gerakan Kemanusiaan BOLONG Jadi Bukti Kepedulian Anak Muda Bungo untuk Sesama

21 Mei 2026 - 06:51 WIB

Kota Jambi Mengubah Wajah Pengelolaan Sampah melalui Reformasi Berbasis Lingkungan

21 Mei 2026 - 03:35 WIB

#JambiBergerak BERITA