Menu

Mode Gelap
Pengurus GP Ansor Provinsi Jambi 2024-2028 Resmi Dilantik

BERITA

Menjelang Idul Adha, Kota Jambi Menggelar Operasi Pasar untuk Menahan Laju Harga Pangan

badge-check


					Menjelang Idul Adha, Kota Jambi Menggelar Operasi Pasar untuk Menahan Laju Harga Pangan Perbesar

Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, Pemerintah Kota Jambi mengambil langkah preventif untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di tengah meningkatnya permintaan masyarakat. Pada Selasa pagi di kawasan Jerambah Bolong, Kelurahan Lingkar Selatan, Kecamatan Paal Merah, Wali Kota Jambi, Maulana, secara resmi membuka operasi pasar murah yang ditujukan untuk menekan gejolak harga bahan pangan sekaligus menjaga daya beli warga.

Program tersebut menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kota Jambi menghadapi pola tahunan kenaikan harga menjelang hari besar keagamaan, ketika permintaan terhadap beras, minyak goreng, gula, dan bahan pokok lainnya cenderung meningkat tajam. Di tengah tekanan inflasi yang masih menjadi perhatian nasional, intervensi langsung melalui pasar murah dipandang sebagai instrumen penting untuk menjaga keseimbangan antara pasokan dan kemampuan konsumsi masyarakat.

Operasi Pasar Murah Sebagai Instrumen Pengendalian Inflasi

Peluncuran operasi pasar murah perdana dilakukan di RT 12 Jerambah Bolong dengan melibatkan sejumlah unsur pemerintah daerah dan mitra distribusi pangan, termasuk Perum Bulog Wilayah Jambi. Dalam kegiatan itu, pemerintah menyediakan berbagai komoditas pokok dengan harga di bawah pasaran, di antaranya minyak goreng, gula, tepung, serta beras SPHP.

Data yang disampaikan Pemerintah Kota Jambi menunjukkan ketersediaan komoditas dalam jumlah cukup besar: 200 dus minyak goreng, 100 kilogram gula, 100 kilogram tepung, dan 600 kilogram beras disiapkan untuk masyarakat di kawasan tersebut. Program itu diprioritaskan bagi sekitar 500 konsumen dengan mekanisme pembelian tertentu agar distribusi berlangsung merata.

Dalam keterangannya, Maulana menegaskan bahwa operasi pasar murah bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari kebijakan pengendalian harga yang bersifat strategis.

“Ini bertujuan agar tidak ada kenaikan harga jelang Idul Adha. Kalau tidak dilaksanakan operasi pasar, dapat dipastikan harga bahan pokok dan penting bisa melonjak tinggi,” ujar Maulana.

Pernyataan tersebut mencerminkan kekhawatiran pemerintah daerah terhadap siklus kenaikan harga pangan yang hampir selalu muncul menjelang momentum keagamaan besar. Dalam konteks ekonomi lokal, lonjakan harga bahan pokok tidak hanya memengaruhi konsumsi rumah tangga, tetapi juga berpotensi menekan inflasi daerah secara keseluruhan.

Menjaga Daya Beli di Tengah Kenaikan Permintaan

Momentum Idul Adha secara tradisional mendorong peningkatan aktivitas konsumsi masyarakat. Permintaan terhadap kebutuhan pokok, bahan pangan, hingga distribusi logistik rumah tangga meningkat dalam waktu singkat. Situasi itu kerap menciptakan tekanan pada rantai pasok dan harga pasar.

Pemerintah Kota Jambi tampaknya mencoba belajar dari pola sebelumnya. Sejak awal 2026, pemerintah daerah secara konsisten melakukan berbagai intervensi pasar menjelang hari besar keagamaan nasional, termasuk operasi pasar menjelang Ramadan dan Idul Fitri.

Dalam operasi pasar kali ini, pemerintah menekankan bahwa tujuan utamanya adalah menjaga keterjangkauan harga bagi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah.

“Permintaan biasanya meningkat menjelang Idul Adha. Jika tidak diantisipasi, hal ini bisa berdampak pada inflasi. Karena itu, pemerintah hadir untuk memastikan harga tetap terkendali,” kata Maulana.

Pendekatan tersebut memperlihatkan pergeseran peran pemerintah daerah yang tidak lagi hanya bertindak sebagai regulator, tetapi juga sebagai stabilisator pasar melalui intervensi distribusi langsung.

Distribusi Pangan Murah Akan Diperluas ke Seluruh Kecamatan

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, Nella Ervina, menyebut bahwa program operasi pasar murah tidak berhenti di Jerambah Bolong. Pemerintah berencana menggulirkan kegiatan serupa secara berkala di seluruh kecamatan di Kota Jambi bekerja sama dengan Perum Bulog.

Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan distribusi manfaat tidak terpusat hanya di kawasan tertentu. Selain itu, operasi pasar yang tersebar juga dapat membantu menjaga psikologi pasar agar tidak terjadi kepanikan belanja yang sering memperburuk kenaikan harga.

Di tingkat nasional, isu stabilitas harga pangan menjelang hari besar keagamaan memang menjadi perhatian serius pemerintah daerah maupun pusat. Sejumlah wilayah di Indonesia juga mulai memperkuat pengawasan pasokan dan distribusi guna mencegah inflasi pangan yang dapat memengaruhi pertumbuhan ekonomi domestik.

Antara Stabilitas Harga dan Kepercayaan Publik

Bagi masyarakat, pasar murah bukan sekadar tempat memperoleh bahan pokok dengan harga lebih rendah. Program semacam ini juga menjadi indikator kehadiran pemerintah di tengah tekanan ekonomi rumah tangga yang semakin sensitif terhadap perubahan harga pangan.

Di Jerambah Bolong, warga tampak memadati lokasi operasi pasar sejak pagi. Pemerintah pun mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan.

“Silakan masyarakat membeli, tidak perlu rebutan karena semuanya sudah disiapkan,” ujar Maulana kepada warga.

Dalam banyak kasus, stabilitas harga bukan hanya ditentukan oleh ketersediaan barang, tetapi juga oleh rasa percaya masyarakat terhadap kemampuan pemerintah menjaga distribusi pangan tetap aman. Di Kota Jambi, operasi pasar murah menjelang Idul Adha tampaknya diarahkan untuk menjaga dua hal itu sekaligus: kestabilan ekonomi dan ketenangan sosial.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lanjut Baco

Investasi Manusia di Kota Jambi: Menakar Strategi Ekonomi Menekan Angka Anak Tidak Sekolah

26 Mei 2026 - 12:27 WIB

Mengurai Sengkarut Agraria Muaro Jambi: Jejak Laporan Penyerobotan Lahan Gambut Jaya Terungkap

25 Mei 2026 - 01:36 WIB

Jika Surat Rekomendasi Cacat, Mengapa Hanya 105 yang Dipersoalkan?”: Pemilik SHM Gambut Jaya Tuntut Asas Persamaan di Depan Hukum

22 Mei 2026 - 20:01 WIB

Gerakan Kemanusiaan BOLONG Jadi Bukti Kepedulian Anak Muda Bungo untuk Sesama

21 Mei 2026 - 06:51 WIB

Kota Jambi Mengubah Wajah Pengelolaan Sampah melalui Reformasi Berbasis Lingkungan

21 Mei 2026 - 03:35 WIB

#JambiBergerak BERITA