Menu

Mode Gelap
Pengurus GP Ansor Provinsi Jambi 2024-2028 Resmi Dilantik

BERITA

Ketika Literasi Keuangan Menjadi Kunci Pemberdayaan Perempuan di Kota Jambi

badge-check


					Ketika Literasi Keuangan Menjadi Kunci Pemberdayaan Perempuan di Kota Jambi Perbesar

Pemkot Jambi dan OJK Perkuat Inklusi Keuangan Perempuan

Pemerintah Kota Jambi menggandeng Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam upaya meningkatkan edukasi dan inklusi keuangan bagi perempuan. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus memperluas akses perempuan terhadap layanan keuangan formal yang aman dan berkelanjutan.

Di tengah pertumbuhan ekonomi digital dan meningkatnya kompleksitas layanan finansial, pemerintah menilai literasi keuangan bukan lagi sekadar kemampuan tambahan, melainkan kebutuhan mendasar yang memengaruhi kualitas hidup masyarakat. Dalam konteks itu, perempuan dipandang memiliki posisi strategis karena berperan penting dalam pengelolaan ekonomi keluarga maupun aktivitas usaha mikro di tingkat rumah tangga.

Kegiatan edukasi yang melibatkan OJK tersebut diarahkan untuk meningkatkan pemahaman perempuan mengenai pengelolaan keuangan, akses perbankan, investasi, hingga kewaspadaan terhadap praktik keuangan ilegal.

“Perempuan harus memiliki kemampuan literasi keuangan yang baik agar lebih mandiri dan mampu mengelola ekonomi keluarga secara bijak,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Literasi Keuangan dan Tantangan Ekonomi Modern

Dalam beberapa tahun terakhir, isu literasi keuangan menjadi perhatian serius pemerintah pusat maupun daerah. Perkembangan teknologi finansial yang sangat cepat menghadirkan peluang ekonomi baru, tetapi juga membawa risiko yang tidak kecil, mulai dari pinjaman online ilegal hingga investasi bodong yang kerap menyasar kelompok masyarakat rentan.

Perempuan, terutama yang aktif dalam usaha kecil dan pengelolaan ekonomi rumah tangga, menjadi salah satu kelompok yang dinilai perlu mendapatkan penguatan edukasi finansial secara lebih luas.

Bagi Pemerintah Kota Jambi, peningkatan inklusi keuangan perempuan bukan hanya soal akses terhadap layanan perbankan, tetapi juga tentang memperkuat ketahanan ekonomi keluarga di tengah dinamika ekonomi yang semakin tidak pasti.

Dalam banyak kasus, kemampuan mengelola keuangan rumah tangga menjadi faktor penting yang menentukan stabilitas sosial masyarakat. Karena itu, edukasi finansial dipandang memiliki dampak yang jauh melampaui urusan ekonomi semata.

Perempuan dan Peran Strategis dalam Ekonomi Keluarga

Di berbagai daerah di Indonesia, perempuan memegang peran sentral dalam pengelolaan keuangan keluarga. Mereka tidak hanya mengatur pengeluaran rumah tangga, tetapi juga terlibat dalam aktivitas ekonomi produktif, mulai dari usaha kuliner, perdagangan kecil, hingga ekonomi kreatif berbasis rumah tangga.

Namun di sisi lain, masih banyak perempuan yang memiliki keterbatasan akses terhadap layanan keuangan formal maupun pemahaman mengenai pengelolaan finansial yang sehat.

Melalui kerja sama dengan OJK, Pemerintah Kota Jambi berupaya memperluas akses informasi dan edukasi agar perempuan lebih memahami pentingnya perencanaan keuangan, tabungan, investasi, serta perlindungan konsumen jasa keuangan.

Pendekatan tersebut dinilai penting karena peningkatan kapasitas ekonomi perempuan sering kali berkontribusi langsung terhadap kesejahteraan keluarga dan pendidikan anak.

Waspada terhadap Risiko Keuangan Digital

Salah satu fokus utama dalam edukasi tersebut adalah meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap risiko keuangan digital. Di era teknologi finansial yang berkembang pesat, masyarakat semakin mudah mengakses layanan pinjaman dan investasi melalui perangkat digital.

Namun kemudahan itu juga diiringi meningkatnya praktik penipuan dan layanan ilegal yang memanfaatkan rendahnya literasi masyarakat.

OJK dalam berbagai kesempatan terus mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap tawaran investasi dengan imbal hasil tidak realistis maupun pinjaman daring yang tidak terdaftar secara resmi.

Karena itu, edukasi keuangan terhadap perempuan menjadi penting mengingat mereka sering kali menjadi pengelola utama ekonomi keluarga dan pengambil keputusan dalam kebutuhan rumah tangga sehari-hari.

Pemerintah Kota Jambi menilai bahwa perlindungan masyarakat terhadap risiko keuangan harus dimulai dari peningkatan pengetahuan dan kemampuan mengambil keputusan finansial yang sehat.

Inklusi Keuangan dan Pembangunan Sosial

Peningkatan inklusi keuangan juga berkaitan erat dengan agenda pembangunan sosial yang lebih luas. Ketika masyarakat memiliki akses terhadap layanan keuangan formal, peluang untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi menjadi lebih besar.

Akses terhadap tabungan, kredit usaha, asuransi, dan layanan pembayaran digital dapat membantu masyarakat memperkuat ketahanan ekonomi mereka, terutama dalam menghadapi situasi darurat atau ketidakstabilan ekonomi.

Bagi perempuan pelaku usaha kecil, akses finansial yang lebih baik juga membuka peluang pengembangan usaha dan peningkatan pendapatan keluarga.

Karena itu, kolaborasi antara Pemerintah Kota Jambi dan OJK dipandang sebagai langkah strategis untuk membangun masyarakat yang lebih inklusif secara ekonomi.

Investasi Sosial Jangka Panjang

Upaya meningkatkan edukasi dan inklusi keuangan perempuan pada akhirnya merupakan investasi sosial jangka panjang. Pemerintah tampaknya menyadari bahwa pembangunan ekonomi daerah tidak hanya ditentukan oleh proyek besar atau investasi fisik, tetapi juga oleh kualitas literasi masyarakat dalam mengelola sumber daya ekonomi mereka sendiri.

Di tengah perubahan ekonomi global dan transformasi digital yang berlangsung cepat, kemampuan masyarakat memahami sistem keuangan menjadi semakin penting.

Bagi Kota Jambi, penguatan literasi keuangan perempuan bukan sekadar program edukasi administratif, melainkan bagian dari strategi membangun masyarakat yang lebih mandiri, tangguh, dan siap menghadapi tantangan ekonomi masa depan.

Pada akhirnya, pemberdayaan perempuan melalui edukasi keuangan tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga memperkuat fondasi sosial dan ekonomi kota secara keseluruhan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lanjut Baco

Investasi Manusia di Kota Jambi: Menakar Strategi Ekonomi Menekan Angka Anak Tidak Sekolah

26 Mei 2026 - 12:27 WIB

Mengurai Sengkarut Agraria Muaro Jambi: Jejak Laporan Penyerobotan Lahan Gambut Jaya Terungkap

25 Mei 2026 - 01:36 WIB

Jika Surat Rekomendasi Cacat, Mengapa Hanya 105 yang Dipersoalkan?”: Pemilik SHM Gambut Jaya Tuntut Asas Persamaan di Depan Hukum

22 Mei 2026 - 20:01 WIB

Gerakan Kemanusiaan BOLONG Jadi Bukti Kepedulian Anak Muda Bungo untuk Sesama

21 Mei 2026 - 06:51 WIB

Kota Jambi Mengubah Wajah Pengelolaan Sampah melalui Reformasi Berbasis Lingkungan

21 Mei 2026 - 03:35 WIB

#JambiBergerak BERITA