Menu

Mode Gelap
Ekspor ke Malaysia Masih Terbuka Lebar, Rumah BUMN Jambi Bekali 100 UMKM Strategi Go Global Pengurus GP Ansor Provinsi Jambi 2024-2028 Resmi Dilantik

BERITA

Kampung Bahagia Resmi Bergulir di Jambi, Menguji Model Pembangunan Berbasis Warga dari Tingkat RT

badge-check


					Kampung Bahagia Resmi Bergulir di Jambi, Menguji Model Pembangunan Berbasis Warga dari Tingkat RT Perbesar

Wamendagri Bima Arya Resmikan Pelaksanaan Tahap Pertama Program Kampung Bahagia 2026

KOTA JAMBI — Sebuah eksperimen pembangunan berbasis masyarakat yang digagas Pemerintah Kota Jambi memasuki fase penting. Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Bima Arya Sugiarto, secara resmi meluncurkan pelaksanaan Program Kampung Bahagia Tahap Pertama Tahun 2026 yang dipusatkan di RT 10, Kelurahan Kasang Jaya, Kecamatan Jambi Timur, Minggu (26/4/2026). Peluncuran dilakukan secara virtual, sementara implementasi program di lapangan dipimpin langsung oleh Maulana bersama Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha.

Momentum tersebut bukan sekadar seremoni pemerintahan. Di balik peluncurannya, Program Kampung Bahagia membawa ambisi yang lebih besar: mendorong pemerataan pembangunan hingga ke lingkungan terkecil dengan menjadikan masyarakat sebagai perencana, pelaksana, sekaligus pengawas pembangunan di wilayah mereka sendiri.

Membangun dari RT, Menguatkan Partisipasi Warga

Program Kampung Bahagia merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Kota Jambi yang dirancang untuk memperkuat pembangunan berbasis komunitas. Pada tahap pertama tahun 2026, sebanyak 797 RT menjadi sasaran program dengan alokasi dana sebesar Rp100 juta untuk setiap RT. Penggunaan anggaran tersebut ditentukan melalui musyawarah warga agar pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan lokal yang paling mendesak.

Di lokasi peluncuran, sejumlah kegiatan fisik langsung dimulai. Pemerintah bersama warga mengerjakan pembangunan dan perbaikan jalan setapak sepanjang 83 meter, pemasangan kamera pengawas (CCTV) yang terintegrasi dengan Jambi City Operation Center (JCOC), serta pelaksanaan Organisasi Pemberdayaan dan Kesejahteraan Masyarakat Berbasis Lingkungan (OPBM). Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan kualitas infrastruktur sekaligus memperkuat aspek keamanan dan kebersihan lingkungan.

Menurut Wali Kota Maulana, seluruh tahapan program telah melalui proses sosialisasi, pemetaan kebutuhan masyarakat, hingga penyusunan rencana kerja bersama warga. Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan rasa kepemilikan yang kuat terhadap hasil pembangunan.

“Program ini merupakan wujud nyata pemerataan pembangunan hingga ke lingkungan terkecil. Seluruh kegiatan direncanakan, dilaksanakan, dan diawasi langsung oleh warga sendiri,” kata Maulana.

Ia menargetkan seluruh pekerjaan pada tahap pertama dapat diselesaikan dan diserahterimakan kepada masyarakat paling lambat akhir Juni 2026.

Mengapa Program Kampung Bahagia Menjadi Sorotan Nasional?

Perhatian pemerintah pusat terhadap Program Kampung Bahagia bukan tanpa alasan. Dalam beberapa tahun terakhir, berbagai daerah di Indonesia berupaya mencari formula pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada hasil fisik, tetapi juga mampu memperkuat kohesi sosial masyarakat.

Dalam sambutannya, Bima Arya menilai program tersebut sebagai inovasi yang berhasil mengembalikan semangat gotong royong sebagai fondasi pembangunan daerah. Ia menekankan bahwa masyarakat tidak lagi diposisikan sebagai penerima manfaat pasif, melainkan menjadi aktor utama pembangunan.

“Ini adalah terobosan yang patut dicontoh oleh daerah-daerah lain di Indonesia. Melalui pendekatan ini, pembangunan tidak hanya terlihat dari hasil fisiknya, tetapi juga memperkuat ikatan sosial, mempererat persatuan, dan meningkatkan kemandirian masyarakat,” ujar Bima Arya.

Sebelumnya, saat meninjau lokasi percontohan Program Kampung Bahagia di Kota Jambi, Bima Arya juga menyebut program tersebut layak menjadi model nasional karena berhasil membangun sistem yang melibatkan warga secara langsung melalui kelompok kerja di tingkat RT.

Dari Infrastruktur hingga Pemberdayaan Ekonomi

Keunggulan Program Kampung Bahagia terletak pada fleksibilitas pemanfaatan anggaran. Selain pembangunan fisik seperti jalan lingkungan, drainase, dan fasilitas umum, dana yang tersedia juga dapat digunakan untuk mendukung kegiatan ekonomi masyarakat, pendidikan, kesehatan dasar, hingga kegiatan sosial dan keagamaan.

Pemerintah Kota Jambi juga membentuk kelompok kerja (Pokja) di setiap RT sebagai instrumen pengawasan dan pelaksanaan program. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga transparansi penggunaan anggaran sekaligus memastikan setiap kegiatan berjalan sesuai kebutuhan warga.

Berdasarkan data Pemerintah Kota Jambi, program ini merupakan bagian dari target besar pembangunan berbasis komunitas yang menyasar lebih dari 1.500 RT di seluruh wilayah kota. Sejumlah tahapan pendukung, mulai dari pembentukan Pokja, pemetaan swadaya masyarakat, hingga pembukaan rekening RT, telah dilakukan sebagai fondasi tata kelola yang lebih akuntabel.

Menjadi Model Baru Pembangunan Daerah

Peluncuran Program Kampung Bahagia Tahap Pertama 2026 menandai upaya serius Kota Jambi dalam menggeser paradigma pembangunan dari pola yang terpusat menuju pendekatan yang lebih partisipatif. Di tengah berbagai tantangan perkotaan, mulai dari persoalan lingkungan hingga ketimpangan pembangunan, program ini menawarkan sebuah gagasan sederhana namun mendasar: pembangunan akan lebih berkelanjutan ketika masyarakat menjadi bagian dari prosesnya.

Kini, perhatian tidak hanya tertuju pada keberhasilan pembangunan jalan lingkungan atau pemasangan CCTV. Lebih dari itu, keberhasilan Program Kampung Bahagia akan diukur dari sejauh mana ia mampu membangun kembali semangat gotong royong, memperkuat solidaritas sosial, dan menciptakan rasa memiliki terhadap pembangunan di tingkat akar rumput.

Jika berhasil, Kota Jambi bukan hanya membangun kampung yang lebih baik, tetapi juga menghadirkan model pembangunan masyarakat yang berpotensi menjadi rujukan bagi daerah lain di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lanjut Baco

Tingkatkan Kepercayaan Pembeli, Rumah BUMN Jambi Gandeng Bigshop Indonesia Latih UMKM Buat Company Profile

30 Juli 2026 - 03:55 WIB

Inklusif Berkarya, Rumah BUMN Jambi dan GERKATIN Latih 17 Teman Tuli Membuat Sabun Handmade

28 Juli 2026 - 08:04 WIB

GAPEMBI Provinsi Jambi Siap Sinergi Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis

26 Juli 2026 - 21:30 WIB

Bangun Kepercayaan Pelanggan, 17 UMKM Jambi Belajar Susun Company Profile Profesional

23 Juli 2026 - 09:18 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, Kemenag Kota Jambi Gandeng BSI Gelar Capacity Building Petugas PTSP Menuju Service Excellence

17 Juli 2026 - 16:51 WIB

#JambiBergerak BERITA