Menu

Mode Gelap
Ekspor ke Malaysia Masih Terbuka Lebar, Rumah BUMN Jambi Bekali 100 UMKM Strategi Go Global Pengurus GP Ansor Provinsi Jambi 2024-2028 Resmi Dilantik

BERITA

Hari Pendidikan Nasional 2026: Wawako Diza Dorong Anak Muda Manfaatkan Teknologi untuk Belajar dan Berinovasi

badge-check


					Hari Pendidikan Nasional 2026: Wawako Diza Dorong Anak Muda Manfaatkan Teknologi untuk Belajar dan Berinovasi Perbesar

Pendidikan dan Teknologi Menjadi Kunci Menyongsong Indonesia Emas 2045

Di tengah percepatan transformasi digital yang mengubah hampir seluruh aspek kehidupan, Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam memanfaatkan teknologi sebagai sarana pembelajaran, kreativitas, dan inovasi. Pesan tersebut disampaikannya saat memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dan Hari Otonomi Daerah XXX Tahun 2026 di Lapangan Kantor Wali Kota Jambi, Senin (4/5).

Bagi Pemerintah Kota Jambi, peringatan Hari Pendidikan Nasional tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan. Momentum tersebut dimaknai sebagai ruang refleksi untuk meninjau kembali arah pembangunan sumber daya manusia di tengah perubahan global yang semakin cepat. Dalam konteks itu, pendidikan dipandang sebagai fondasi utama untuk membentuk generasi yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa kehilangan nilai-nilai karakter dan kebangsaan.

Hardiknas Menjadi Momentum Refleksi Masa Depan Generasi Muda

Dalam amanat yang dibacakannya, Diza menegaskan bahwa pendidikan memiliki peran strategis dalam membangun masa depan bangsa. Pendidikan tidak hanya bertujuan meningkatkan kecerdasan intelektual, tetapi juga membentuk karakter, memperkuat moral, serta menanamkan rasa tanggung jawab sosial sebagai warga negara.

Ia mengingatkan kembali filosofi pendidikan yang diwariskan oleh tokoh pendidikan nasional, Ki Hajar Dewantara, yang hingga kini masih relevan dalam menghadapi tantangan zaman.

“Ki Hajar Dewantara telah meletakkan dasar-dasar pendidikan di Indonesia dengan filosofi yang sangat relevan hingga saat ini, di depan memberi teladan, di tengah membangun semangat, dan di belakang memberikan dorongan,” ujar Diza.

Pernyataan tersebut menjadi pengingat bahwa pendidikan yang berkualitas tidak hanya bertumpu pada transfer pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan ekosistem yang mampu menumbuhkan kepemimpinan, kreativitas, dan integritas generasi muda.

Teknologi Harus Menjadi Alat Kemajuan, Bukan Ancaman

Salah satu pesan utama yang disampaikan Wakil Wali Kota Jambi dalam peringatan Hardiknas 2026 adalah pentingnya penggunaan teknologi secara bijaksana.

Menurutnya, kemajuan teknologi yang berkembang pesat telah membuka akses informasi tanpa batas. Namun, kemudahan tersebut juga membawa berbagai risiko apabila tidak disertai kemampuan literasi digital yang memadai.

“Saat ini kita berada pada era transformasi, di mana informasi dapat diakses dengan sangat mudah. Namun, kemudahan ini juga membawa tantangan tersendiri. Oleh karena itu kalian sebagai generasi muda harus mampu memanfaatkan teknologi secara bijak, selektif, dan bertanggung jawab. Gunakan teknologi untuk belajar, berkarya dan berinovasi, bukan sebaliknya,” tegas Diza.

Pesan tersebut mencerminkan kekhawatiran yang kini menjadi perhatian banyak negara, yakni meningkatnya penggunaan teknologi digital yang tidak selalu berbanding lurus dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Dalam berbagai kesempatan sebelumnya, Pemerintah Kota Jambi juga terus mendorong lahirnya generasi muda yang aktif dalam ekonomi digital, kewirausahaan berbasis teknologi, serta inovasi kreatif yang mampu menciptakan nilai tambah bagi masyarakat dan daerah.

Peran Guru Tetap Menjadi Pilar Utama Pendidikan

Meski teknologi semakin mendominasi kehidupan modern, Diza menegaskan bahwa peran guru tidak tergantikan oleh perkembangan digital.

Menurutnya, guru tetap menjadi aktor utama dalam proses pembentukan karakter dan pengembangan potensi peserta didik. Guru tidak hanya berfungsi sebagai penyampai ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai pembimbing, motivator, sekaligus inspirator bagi generasi penerus bangsa.

“Dedikasi dan pengabdian guru merupakan fondasi kuat bagi kemajuan pendidikan di Indonesia. Terima kasih atas segala jerih payah dan ketulusan dalam mendidik anak-anak bangsa,” tuturnya.

Pernyataan tersebut menjadi bentuk penghargaan terhadap kontribusi tenaga pendidik yang selama ini berada di garis depan pembangunan sumber daya manusia.

Menyiapkan Generasi Indonesia Emas 2045

Lebih jauh, Diza menekankan bahwa cita-cita Indonesia Emas 2045 hanya dapat diwujudkan apabila generasi muda memiliki keseimbangan antara kecerdasan akademik dan karakter yang kuat.

Ia mengingatkan bahwa keberhasilan bangsa pada masa depan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menguasai teknologi, tetapi juga oleh integritas, disiplin, dan semangat gotong royong yang dimiliki generasi penerus.

“Dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045, kita membutuhkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, integritas tinggi, serta semangat gotong royong.”

Diza juga mengajak para pelajar untuk memanfaatkan masa pendidikan sebagai kesempatan membangun kapasitas diri, menghormati orang tua dan guru, serta menumbuhkan sikap jujur dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.

Pendidikan Berkualitas untuk Menghadapi Tantangan Global

Selain memperingati Hari Pendidikan Nasional, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30. Dalam kesempatan itu, Diza turut menyampaikan pesan mengenai pentingnya tata kelola pemerintahan yang efektif dan efisien agar setiap program pembangunan, termasuk di bidang pendidikan, mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Peringatan Hardiknas 2026 di Kota Jambi pada akhirnya menjadi refleksi bahwa tantangan pendidikan saat ini tidak lagi sekadar soal akses dan infrastruktur. Tantangan terbesar justru terletak pada kemampuan membentuk generasi yang mampu memanfaatkan teknologi secara produktif, memiliki karakter yang kuat, serta siap bersaing dalam dunia yang semakin terhubung.

Di tengah derasnya arus digitalisasi, pesan yang disampaikan Wakil Wali Kota Jambi menjadi relevan: teknologi bukan tujuan akhir, melainkan alat yang harus digunakan untuk menciptakan pengetahuan, inovasi, dan kemajuan bersama. Dari ruang kelas hingga ruang digital, masa depan bangsa akan ditentukan oleh bagaimana generasi muda hari ini memanfaatkan peluang yang ada untuk belajar, berkarya, dan memberi kontribusi nyata bagi Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lanjut Baco

Inklusif Berkarya, Rumah BUMN Jambi dan GERKATIN Latih 17 Teman Tuli Membuat Sabun Handmade

28 Juli 2026 - 08:04 WIB

GAPEMBI Provinsi Jambi Siap Sinergi Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis

26 Juli 2026 - 21:30 WIB

Bangun Kepercayaan Pelanggan, 17 UMKM Jambi Belajar Susun Company Profile Profesional

23 Juli 2026 - 09:18 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, Kemenag Kota Jambi Gandeng BSI Gelar Capacity Building Petugas PTSP Menuju Service Excellence

17 Juli 2026 - 16:51 WIB

Pelaku Usaha Desa Mendalo Laut Belajar Legalitas dan AI Bersama Rumah BUMN Jambi

17 Juli 2026 - 03:00 WIB

#JambiBergerak BERITA