Menu ✖

Otomatis
#KumpulWajar

KOMUNITAS

Tim Pengabdian Universitas Jambi Kembangkan Strategi Hafalan Al-Qur’an Berbasis STIFIn

badge-check

Tim Pengabdian Universitas Jambi Kembangkan Strategi Hafalan Al-Qur’an Berbasis STIFIn Perbesar

JAMBI – Tim pengabdian kepada masyarakat Universitas Jambi mengembangkan strategi hafalan Al-Qur’an berbasis pendekatan STIFIn di Rumah Tahfidz Ibadurrahman. Program ini bertujuan menyediakan alternatif metode pembelajaran tahfidz yang lebih variatif dengan mempertimbangkan perbedaan kebutuhan, motivasi, dan pengalaman belajar santri.

 

Program bertajuk “Strategi Hafalan Efektif Santri Berbasis Manajemen Genetik STIFIn di Rumah Tahfidz Ibadurrahman sebagai Inovasi Pembelajaran Tahfidz Al-Qur’an” tersebut dirancang untuk memperkuat kapasitas guru dalam mendampingi santri menghafal Al-Qur’an secara terarah dan berkelanjutan.

 

Ketua tim pengabdian, Dr. Eva Iryani, M.Pd.I., mengatakan bahwa pembelajaran tahfidz perlu didukung strategi yang beragam agar pendampingan dapat disesuaikan dengan kebutuhan santri.

 

“Pada dasarnya, setiap santri memiliki proses dan pengalaman belajar yang berbeda. Karena itu, pembelajaran tahfidz perlu didukung dengan strategi yang beragam, pendampingan yang tepat, serta evaluasi yang berkelanjutan,” ujarnya.

 

Menurut Eva, program tersebut tidak hanya berorientasi pada pencapaian target hafalan, tetapi juga memperhatikan kenyamanan, motivasi, dan perkembangan belajar santri.

 

Dalam pelaksanaannya, tim mengembangkan pendekatan yang merujuk pada lima kategori STIFIn, yakni Sensing, Thinking, Intuiting, Feeling, dan Instinct. Kerangka ini digunakan untuk mengeksplorasi alternatif strategi hafalan yang dapat dipertimbangkan guru dalam mendampingi santri.

 

Penerapannya tetap perlu mempertimbangkan kebutuhan pembelajaran dan perkembangan nyata setiap santri. Evaluasi secara berkala juga diperlukan untuk mengetahui kesesuaian strategi yang digunakan dengan proses belajar serta perkembangan hafalan mereka.

 

Program pengabdian ini dirancang melalui sejumlah tahapan, mulai dari identifikasi kebutuhan mitra, pemetaan profil santri, peningkatan kapasitas guru, penyusunan strategi hafalan, hingga evaluasi pembelajaran. Tahapan tersebut diharapkan dapat membantu guru menerapkan metode pendampingan yang lebih bervariasi dan terstruktur.

 

Salah satu luaran yang ditargetkan ialah modul strategi hafalan berbasis STIFIn sebagai panduan praktis bagi guru. Modul tersebut akan memuat alternatif strategi pembelajaran, langkah penerapan, teknik pendampingan, serta metode evaluasi perkembangan hafalan santri.

 

Selain modul, program ini menargetkan pengembangan lima alternatif strategi hafalan dan perangkat pendukung untuk memantau motivasi serta pencapaian hafalan santri. Kebermanfaatan strategi tersebut nantinya perlu diukur melalui perbandingan data awal dan hasil evaluasi setelah penerapan.

 

Eva berharap program ini dapat memberikan manfaat bagi Rumah Tahfidz Ibadurrahman, terutama dalam memperkuat kemampuan guru dan menyediakan perangkat pembelajaran yang dapat digunakan secara berkelanjutan.

 

“Kami berharap inovasi yang dikembangkan tidak berhenti pada kegiatan pengabdian saja, tetapi dapat menjadi bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kualitas pembelajaran tahfidz. Kami juga berharap kolaborasi dengan mitra terus berlanjut agar strategi yang dikembangkan dapat dievaluasi dan disesuaikan dengan kebutuhan santri,” katanya.

 

Dalam program ini, guru dan pengelola Rumah Tahfidz Ibadurrahman dilibatkan sebagai mitra aktif. Keterlibatan tersebut diharapkan dapat memastikan bahwa strategi dan perangkat pembelajaran yang disusun sesuai dengan kondisi pembelajaran sehari-hari.

 

Selain luaran berupa modul dan perangkat pembelajaran, tim juga menargetkan penyebarluasan hasil pengabdian melalui seminar nasional, publikasi artikel ilmiah pada jurnal nasional terakreditasi sesuai target proposal, publikasi media, video dokumentasi, serta penyusunan dokumen Implementation Arrangement (IA) sebagai bagian dari penguatan kerja sama dengan mitra.

 

Melalui program ini, tim pengabdian Universitas Jambi berharap pembelajaran tahfidz di Rumah Tahfidz Ibadurrahman dapat semakin terstruktur, dengan tetap memperhatikan konsistensi pengulangan hafalan, motivasi, dan kebutuhan pendampingan setiap santri. Hasil evaluasi penerapan nantinya menjadi dasar untuk menilai efektivitas strategi yang dikembangkan dan menentukan perbaikan pembelajaran selanjutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Lanjut Baco

Dari Limbah Menjadi Solusi, Dosen FST Universitas Jambi Kenalkan Pembuatan Biopestisida kepada Warga Desa Pematang Gajah

8 Okt 2026 - 05:10 WIB

Dari Limbah Menjadi Solusi, Dosen FST Universitas Jambi Kenalkan Pembuatan Biopestisida kepada Warga Desa Pematang Gajah

Tim Pengabdian Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Jambi Dorong Program Desa Sehat Mandiri, melalui Inovasi Cocoralit dan Tepung Kelapa

8 Okt 2026 - 05:07 WIB

Tim Pengabdian Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Jambi Dorong Program Desa Sehat Mandiri, melalui Inovasi Cocoralit dan Tepung Kelapa

Rumah BUMN Jambi Dukung Pekan Hari Tuli dan Bahasa Isyarat Internasional 2026

6 Okt 2026 - 03:01 WIB

Rumah BUMN Jambi Dukung Pekan Hari Tuli dan Bahasa Isyarat Internasional 2026

Tekan Risiko ISPA Akibat Kabut Asap, DPD NasDem Kota Jambi Bagikan Ribuan Masker Gratis di Dua Titik

2 Okt 2026 - 08:32 WIB

Tekan Risiko ISPA Akibat Kabut Asap, DPD NasDem Kota Jambi Bagikan Ribuan Masker Gratis di Dua Titik

Mengenal Rumah BUMN Jambi, Ruang Tumbuh dan Kolaborasi bagi UMK

25 Sep 2026 - 02:11 WIB

Mengenal Rumah BUMN Jambi, Ruang Tumbuh dan Kolaborasi bagi UMK
#JambiBergerak KOMUNITAS