Perayaan HUT Kota Jambi Hadirkan Puluhan Event Kolaboratif
JAMBI — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Pemerintah Kota Jambi dan Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Batuah ke-625 tahun ini tampil dengan wajah yang berbeda. Tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan, perayaan tersebut hadir sebagai ruang kolaborasi yang mempertemukan pemerintah, komunitas, organisasi masyarakat, pelaku olahraga, hingga sektor swasta dalam satu semangat yang sama: merayakan identitas Kota Jambi sekaligus menggerakkan ekonomi daerah.
Pemerintah Kota Jambi mencatat sedikitnya 30 event akan digelar sepanjang rangkaian perayaan tahun ini. Beragam kegiatan tersebut mencakup bidang olahraga, pendidikan karakter, sosial kemasyarakatan, kebudayaan, hingga kompetisi kreatif yang melibatkan peserta dari berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Pengumuman itu disampaikan langsung oleh Wali Kota Jambi, Maulana, didampingi Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, seusai kegiatan penutupan permanen Tempat Pembuangan Sampah (TPS) pinggir jalan di kawasan Kecamatan Jelutung.
“Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Pemerintah Kota Jambi ke-80 dan Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Batuah ke-625, partisipasi masyarakat begitu luar biasa. Di tahun ini ada 30 event dari berbagai bidang,” ujar Maulana.
Semangat Kolaborasi Kurangi Ketergantungan pada APBD
Di tengah berbagai tantangan fiskal yang dihadapi banyak pemerintah daerah, perayaan HUT Kota Jambi tahun ini menghadirkan pendekatan yang menarik. Menurut Maulana, sebagian besar kegiatan tidak bergantung pada pembiayaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), melainkan lahir dari partisipasi aktif masyarakat dan kolaborasi lintas komunitas.
Model penyelenggaraan semacam ini menunjukkan adanya transformasi dalam tata kelola kegiatan publik. Pemerintah berperan sebagai fasilitator, sementara masyarakat menjadi motor utama dalam menghadirkan berbagai acara yang bernilai hiburan sekaligus ekonomi.
“Alhamdulillah tahun ini partisipasi masyarakat sangat tinggi, sehingga event-event yang kita laksanakan sebagian besar tidak menggunakan APBD. Namun berasal dari komunitas yang mengadakan event berkolaborasi bersama Pemerintah Kota Jambi,” kata Maulana.
Sejumlah kegiatan yang telah menarik perhatian publik antara lain Wali Kota Cup Race, lomba lari maraton, lomba menembak, festival layang-layang, hingga berbagai festival budaya dan hiburan rakyat.
HUT Kota Jambi sebagai Penggerak Ekonomi Lokal
Lebih dari sekadar perayaan, rangkaian event HUT Kota Jambi juga diproyeksikan menjadi instrumen penggerak ekonomi lokal. Kehadiran ribuan peserta dan pengunjung di berbagai lokasi kegiatan diyakini akan memberikan dampak positif terhadap sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), perdagangan, jasa, hingga ekonomi kreatif.
Pemerintah Kota Jambi melihat momentum ini sebagai kesempatan untuk memperkenalkan potensi daerah kepada khalayak yang lebih luas. Semakin banyak pengunjung yang datang, semakin besar pula peluang pertumbuhan aktivitas ekonomi di tingkat lokal.
Maulana secara khusus mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momentum tersebut dengan hadir dan meramaikan setiap kegiatan yang telah disiapkan.
“Kami mengimbau kepada seluruh warga Kota Jambi untuk meramaikan berbagai event dan festival karena ini adalah upaya kita untuk mengenalkan Kota Jambi lebih luas lagi, sehingga banyak yang datang ke Jambi dan berdampak pada pergerakan roda ekonomi,” ujarnya.
Pandangan tersebut sejalan dengan berbagai studi pembangunan daerah yang menunjukkan bahwa festival dan event publik mampu menciptakan efek berganda (multiplier effect) terhadap perekonomian lokal, terutama melalui peningkatan konsumsi masyarakat dan kunjungan wisata.
Membangun Kota Melalui Kebersamaan
Di balik kemeriahan perayaan, Pemerintah Kota Jambi juga ingin menjadikan momentum ulang tahun daerah sebagai sarana refleksi kolektif. Setelah berbagai capaian pembangunan yang diraih selama beberapa dekade terakhir, masih terdapat tantangan yang harus dihadapi bersama.
Karena itu, Maulana menekankan pentingnya memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun kota yang lebih maju, inklusif, dan sejahtera.
“Banyak hal yang sudah diraih, dan masih banyak juga perjuangan yang harus terus kita tingkatkan dalam membangun Kota Jambi ini. Oleh karena itu, mari kita tingkatkan kolaborasi dan sinergi dalam mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat Kota Jambi yang kita cintai,” kata Maulana.
Pesan tersebut memperlihatkan bahwa peringatan HUT Kota Jambi bukan hanya tentang mengenang sejarah panjang Tanah Pilih Pusako Batuah yang telah berusia 625 tahun, tetapi juga tentang menyusun arah masa depan melalui keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.
Festival untuk Semua Kalangan
Salah satu aspek yang menonjol dari perayaan tahun ini adalah keterbukaan akses bagi masyarakat. Berbagai kegiatan dirancang agar dapat dinikmati tanpa dipungut biaya, sehingga seluruh warga memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi.
Dengan puluhan agenda yang tersebar dalam berbagai bidang, Pemerintah Kota Jambi berharap perayaan HUT ke-80 tidak hanya menjadi pesta rakyat yang meriah, tetapi juga menjadi simbol tumbuhnya budaya gotong royong dan kolaborasi yang semakin kuat di tengah masyarakat. Pada akhirnya, keberhasilan sebuah kota tidak hanya diukur dari pembangunan fisiknya, melainkan juga dari kemampuan warganya untuk bergerak bersama dalam mencapai tujuan yang sama.
Kata Kunci SEO:
HUT Kota Jambi 2026, Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Batuah, Wali Kota Maulana, event Kota Jambi, festival Kota Jambi, perayaan HUT Kota Jambi, ekonomi kreatif Jambi, UMKM Kota Jambi, Wali Kota Cup Race, kegiatan Kota Jambi 2026.








