jarakmedia.com – Cuaca hujan pada Jumat (29/5/2026) pagi tak menyurutkan semangat para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Jambi untuk terus belajar dan mengembangkan usahanya. Berlokasi di Rumah BUMN Jambi, puluhan peserta tampak antusias mengikuti pelatihan fundamental manajemen keuangan bisnis.
Pelatihan kali ini menghadirkan narasumber ahli, yakni M. Arjun, S.M., M.M., CFP ®️., CPM (ASIA), seorang akademisi yang juga menjabat sebagai Direktur Utama Bigshop Indonesia. Dalam sesi tersebut, pemateri tidak hanya memaparkan teori, tetapi langsung mengajak para peserta untuk melakukan praktik (drill) hitung-hitungan krusial dalam bisnis.

Ada tiga fokus utama dalam pelatihan ini. Pertama, peserta mempelajari cara menyusun tabel pengelolaan keuangan sederhana agar arus kas usaha lebih mudah dipantau. Selain itu, pencatatan yang rapi membantu pelaku usaha memahami kondisi keuangan secara lebih akurat.
Kedua, peserta mempraktikkan perhitungan Harga Pokok Penjualan (HPP) secara tepat. Melalui materi ini, mereka dapat menentukan harga jual yang sesuai sekaligus menjaga margin keuntungan tetap optimal.
Ketiga, peserta mempelajari cara menghitung Break Even Point (BEP) atau titik impas. Pengetahuan tersebut membantu pelaku usaha menetapkan target penjualan harian maupun bulanan secara lebih terukur.
Kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Selain itu, dukungan CSR Telkom Indonesia turut mendukung kelancaran acara melalui bantuan konsumsi berupa kudapan bagi peserta dan panitia.
Manajer Rumah BUMN Jambi menyampaikan apresiasi kepada para peserta yang tetap hadir meski cuaca kurang mendukung. Ia juga mengucapkan terima kasih atas kolaborasi dan dukungan yang diberikan Telkom Indonesia dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, pemahaman mengenai pengelolaan keuangan merupakan fondasi penting dalam membangun usaha yang sehat dan berkelanjutan.
“Praktik fundamental keuangan ini sangat bermanfaat. Tujuannya agar UMKM mampu mengembangkan usaha melalui pembukuan yang rapi, terstruktur, dan akuntabel. Dengan begitu, pelaku usaha dapat mengukur kinerja bisnis secara lebih jelas serta meningkatkan keuntungan secara berkelanjutan,” ujar Manajer Rumah BUMN Jambi.
Melalui pendampingan yang konsisten dan kolaborasi berbagai pihak, Rumah BUMN Jambi berharap pelaku UMKM mampu memperkuat kesehatan finansial usahanya. Dengan pengelolaan keuangan yang lebih baik, pelaku usaha dapat mengurangi berbagai potensi kerugian operasional.
Pada akhirnya, kemampuan tersebut akan membantu UMKM tumbuh lebih kuat, lebih terukur, dan semakin siap untuk #NaikKelas.








