jarakmedia.com — Suasana hangat dan sarat nilai historis mewarnai Rumah Dinas Bupati Batang Hari pada Rabu siang pukul 14.00 WIB, saat Bupati Batang Hari, Mohd. Fadhil Arief, dengan didampingi Asisten I, menerima audiensi resmi dari jajaran Pengurus Penunjukan Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor Kabupaten Batang Hari. Pertemuan strategis ini dihadiri langsung oleh Ketua Penunjukan PC GP Ansor Batang Hari, Syahidan Alfajri, serta Sekretaris Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor Provinsi Jambi, Ahmad Minhaj.
Pertemuan ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi birokrasi biasa, melainkan momentum krusial dalam memetakan arah konsolidasi organisasi kepemudaan Islam terbesar di wilayah tersebut menjelang perhelatan Konferensi Cabang (Konfercab) Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Batang Hari Tahun 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Syahidan Alfajri memaparkan kondisi internal organisasi yang kian solid melalui pembentukan struktur di tingkat akar rumput. Saat ini, PC GP Ansor Batang Hari telah berhasil membentuk 79 Pimpinan Ranting dari total 110 desa dan 14 kelurahan di seluruh wilayah kabupaten. Penguatan pilar organisasi di tingkat kecamatan juga kian kokoh seiring tuntasnya penyelenggaraan Konferensi Anak Cabang (Konferancab), yang secara resmi telah melahirkan Pimpinan Anak Cabang (PAC) di seluruh 8 kecamatan yang ada di Kabupaten Batang Hari.
Selain melaporkan progres konsolidasi internal, Syahidan memaparkan agenda penting penyelenggaraan Konfercab PC GP Ansor Kabupaten Batang Hari Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu hingga Minggu, 5–6 September 2026 mendatang. Rangkaian helatan ini akan dibuka secara resmi di Rumah Dinas Bupati Batang Hari, sementara seluruh prosesi sidang pleno dan komisi dipusatkan di Pondok Pesantren Darusy Syafiiyah, Desa Kampung Pulau RT 02, Kecamatan Pemayung. Pesantren tersebut didirikan oleh KH. M. Danial, M.Pd (Gus Danil), sosok yang saat ini mengemban amanah sebagai Karteker Ketua Tanfidziyah PWNU Provinsi Jambi.
Konfercab mendatang diproyeksikan menjadi arena bursa kepemimpinan yang adil dan terbuka bagi seluruh kader Ranting maupun Anak Cabang. Saat ini, telah muncul sekitar 15 kader Ansor dan Banser di Batang Hari yang memenuhi kualifikasi ketat untuk maju sebagai calon Ketua Pimpinan Cabang berikutnya, baik dari batasan umur maupun jenjang pengkaderan formal—seperti Pelatihan Kader Lanjutan (PKL) bagi kader Ansor atau Kursus Banser Lanjutan (Susbalan) bagi kader Banser. Pihak pimpinan memastikan seluruh calon akan diberikan ruang dan kesempatan yang setara untuk menyampaikan visi kepemimpinan serta meyakinkan para peserta sidang demi keberlanjutan roda organisasi.
Bupati Batang Hari, Mohd. Fadhil Arief—yang juga memiliki keterikatan historis sebagai mantan Ketua PC GP Ansor Batang Hari—menyambut hangat dan memberikan dukungan penuh atas rencana penyelenggaraan Konfercab tersebut. Beliau memberikan arahan mendalam mengenai pentingnya membangun sinergisitas yang kokoh antara Pemerintah Kabupaten dan PC GP Ansor dalam menjawab tantangan zaman di tingkat global, nasional, maupun lokal. Fadhil Arief menekankan agar para kader Ansor dan Banser di Kabupaten Batang Hari terus berperan aktif dan hadir secara nyata memberikan solusi di tengah kehidupan masyarakat.
Di penghujung audiensi yang berlangsung dengan penuh keakraban tersebut, diskusi berkembang mencakup pengamatan terhadap dinamika Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) 2026 yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, pada 27–31 Agustus 2026. Sinergi pandangan ini mempertegas komitmen bersama antara Pemerintah Kabupaten Batang Hari dan Pemuda Ansor untuk terus mengawal panji keagamaan dan kebangsaan demi kemajuan daerah.








