jarakmedia.com — Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI Jambi secara resmi memberikan rekomendasi kepada Ade Jona Prasetyo sebagai Calon Ketua Umum (Caketum) BPP HIPMI periode 2026–2029. Rekomendasi tersebut diserahkan langsung di posko pemenangan Ade Jona di Jakarta.
Ketua Umum BPD HIPMI Jambi, Fadhillah Hasrul, didampingi Sekretaris Umum Revki Ramadoni, secara langsung menyerahkan dokumen rekomendasi kepada Ade Jona Prasetyo. Penyerahan ini menjadi bagian dari proses organisasi dalam menentukan arah dukungan menjelang Musyawarah Nasional HIPMI.

Fadhillah Hasrul menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil setelah melalui pertimbangan yang matang serta tahapan mekanisme organisasi, termasuk pembahasan dalam Rapat Badan Pengurus Lengkap (RBPL). Ia menegaskan bahwa rekomendasi ini merupakan hasil kesepakatan bersama yang mencerminkan aspirasi internal BPD HIPMI Jambi.
“Rekomendasi ini kami berikan setelah melalui proses yang terstruktur dan objektif. Kami melihat visi dan misi yang diusung Saudara Ade Jona memiliki relevansi dengan kebutuhan HIPMI ke depan,” ujarnya.
Menurutnya, gagasan yang diangkat, yakni “melangkah, merangkul, dan berkolaborasi”, dinilai sejalan dengan tantangan organisasi dalam menghadapi dinamika dunia usaha yang terus berkembang. Pendekatan tersebut dianggap mampu memperkuat sinergi antaranggota serta membuka ruang kolaborasi yang lebih luas.
Ia juga menambahkan bahwa HIPMI membutuhkan figur pemimpin yang tidak hanya mampu menjalankan roda organisasi, tetapi juga menjadi motor penggerak bagi para pengusaha muda agar dapat berkembang dan naik kelas.
Sementara itu, Ade Jona Prasetyo menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh BPD HIPMI Jambi. Ia menilai rekomendasi tersebut sebagai amanah yang harus dijaga, sekaligus menjadi motivasi untuk terus membangun komunikasi dan konsolidasi dengan berbagai daerah.
Dinamika menuju pemilihan Ketua Umum BPP HIPMI periode 2026–2029 diperkirakan akan berlangsung dinamis. Proses ini diharapkan dapat melahirkan kepemimpinan yang mampu membawa HIPMI semakin adaptif, inklusif, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun global.








