Upaya meningkatkan daya saing pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di era digital terus diperkuat melalui pelatihan “Strategi Copywriting dan Visualisasi untuk Meningkatkan Daya Saing Usaha UMKM di Jambi” yang digelar pada Senin, 25 April 2026, di Aula Graha Siginjai Lantai 6, Kantor Walikota Jambi. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Muda Berpengaruh Indonesia, Pemerintah Kota Jambi, dan Rumah BUMN.
Acara dibuka oleh Wali Kota Jambi yang diwakili oleh Dr. H. Mulyadi selaku Asisten II. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kominfo Kota Jambi Saleh, Sekretaris Dinas Kominfo Fernanda Tawafal, serta Kepala Bidang TIK Suhendro.

Dorong UMKM Adaptif di Era Digital
Pelatihan ini menghadirkan narasumber Dedi Handoko, yang membawakan materi seputar strategi copywriting dan komunikasi pemasaran berbasis digital. Dalam paparannya, ia menekankan bahwa UMKM tidak lagi cukup hanya mengandalkan kualitas produk.
“UMKM tidak cukup hanya menjual produk, tapi harus bisa menjual cerita dan emosi melalui kata dan visual. Di era digital, siapa yang mampu menarik perhatian, dialah yang memenangkan pasar,” ujar Dedi.
Ia menjelaskan bahwa banyak UMKM di Jambi masih menghadapi tantangan dalam hal pemasaran, mulai dari copywriting yang kurang menarik, visual produk yang belum kuat, hingga belum optimalnya pemanfaatan platform digital. Hal ini membuat produk lokal kalah bersaing, meskipun memiliki kualitas yang baik.
Bekali UMKM dengan Strategi Praktis
Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam menyusun strategi komunikasi pemasaran yang efektif. Materi yang disampaikan mencakup teknik pembuatan headline yang menarik perhatian, storytelling yang menyentuh emosi, penggunaan metode AIDA (Attention, Interest, Desire, Action), hingga teknik visualisasi produk yang mampu meningkatkan daya tarik konsumen.
Peserta juga dibekali keterampilan membuat konten digital yang relevan dengan tren pasar, sehingga mampu memperluas jangkauan promosi secara online.
Antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang kegiatan. Puluhan pelaku UMKM dari berbagai sektor di Jambi mengikuti pelatihan ini dengan aktif, mulai dari sesi diskusi hingga praktik langsung.
Kolaborasi untuk UMKM Naik Kelas
Dalam sambutannya, perwakilan Pemerintah Kota Jambi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen untuk mendorong UMKM naik kelas dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.
“Transformasi digital bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan. Kami berharap pelatihan ini menjadi titik awal bagi UMKM Jambi untuk lebih adaptif, kreatif, dan inovatif dalam memasarkan produknya,” ujar Mulyadi.
Harapan ke Depan
Melalui pelatihan ini, diharapkan pelaku UMKM di Jambi tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berkembang pesat di tengah persaingan digital yang semakin ketat. Penguasaan copywriting dan visualisasi dinilai menjadi kunci penting dalam membangun branding yang kuat dan meningkatkan nilai jual produk.
Kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, komunitas, dan praktisi diharapkan terus berlanjut sebagai upaya nyata mendorong ekosistem UMKM yang lebih maju dan berdaya saing tinggi di era digital.








