Jambi — Sebuah poros baru antara pengusaha muda dan pemerintah daerah ditegaskan pada pelantikan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Badan Koordinasi Daerah Jambi. Acara yang berlangsung khidmat itu bukan sekadar seremoni organisasi, melainkan penanda arah penguatan kolaborasi ekonomi daerah yang digerakkan generasi muda.
Pelantikan tersebut dihadiri sejumlah figur kunci lintas institusi. Dari pemerintah daerah hadir Syamsurizal, Asisten II Bidang Perekonomian Pemerintah Provinsi Jambi, serta Diza Hazra Aljosha, Wakil Wali Kota Jambi. Kehadiran keduanya memperlihatkan dukungan langsung pemerintah terhadap peran strategis HIPMI dalam menggerakkan ekonomi lokal.

Dari internal organisasi, pelantikan ini turut dihadiri Muhammad Ammar Daffin, Ketua Umum BAKORPUS HIPMI Perguruan Tinggi, Fadillah Hasrul, Ketua Umum BPD HIPMI Jambi, serta Ryanda, Ketua BPC HIPMI Kota Jambi. Deretan pimpinan tersebut menegaskan kesinambungan struktur HIPMI dari tingkat mahasiswa hingga pengusaha muda profesional.
Dalam sambutannya, perwakilan pemerintah daerah menekankan pentingnya sinergi konkret antara dunia usaha muda dan kebijakan publik, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi regional dan membuka ruang inovasi. HIPMI, dalam konteks ini, diposisikan bukan sekadar organisasi kaderisasi, tetapi mitra strategis pembangunan daerah.
Pelantikan HIPMI BAKORDA Jambi juga dihadiri para presiden dan ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) serta Ketua HIPMI Perguruan Tinggi se-Provinsi Jambi. Kehadiran elemen kampus memberi makna tambahan, bahwa jalur regenerasi kewirausahaan sedang dipersiapkan sejak bangku mahasiswa, agar transisi ide ke praktik bisnis berjalan lebih mulus.
Momentum ini memperlihatkan satu pesan utama, yaitu pengusaha muda Jambi tidak lagi berdiri di pinggir arena kebijakan. Dengan struktur yang diperkuat dan dukungan lintas sektor, HIPMI BAKORDA Jambi diharapkan menjadi simpul penggerak ekonomi daerah, menghubungkan gagasan muda, pasar, dan arah pembangunan pemerintah.








