JAMBI (jarakmedia.com) – Rumah BUMN Jambi kembali melanjutkan rangkaian Pelatihan Khusus UMKM Binaan tahun 2026 melalui Sesi 2 yang berfokus pada praktik pembuatan konten video promosi digital. Kegiatan ini merupakan bagian dari Digital E-commerce Workshop bertema Standardisasi Konten, Estetika Produk, dan Komunikasi Pemasaran untuk Meningkatkan Nilai Jual (Photo & Video Content Edition) yang diselenggarakan di Rumah BUMN Jambi pada Kamis (11/02/2026).
Jika pada sesi pertama peserta dibekali pemahaman mengenai estetika visual dan desain grafis produk, maka pada sesi kedua ini peserta langsung mempraktikkan teknik produksi video promosi menggunakan perangkat sederhana namun tetap profesional. Materi difokuskan pada teknik pengambilan gambar, pencahayaan, angle produk, storytelling singkat, hingga editing dasar untuk kebutuhan media sosial dan marketplace.

Manajer Rumah BUMN Jambi, dalam arahannya menegaskan bahwa kemampuan membuat konten video saat ini bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan utama bagi pelaku UMKM yang ingin bertahan dan berkembang di pasar digital.
“Tren pemasaran sudah berubah. Konsumen hari ini lebih tertarik pada konten visual yang dinamis, khususnya video. Karena itu, UMKM harus mampu beradaptasi dan belajar membuat konten yang menarik, informatif, serta mampu membangun kepercayaan pelanggan,” ujarnya.
Beliau juga menambahkan bahwa pelatihan berbasis praktik ini dirancang agar peserta tidak hanya memahami teori, tetapi benar-benar mampu menghasilkan karya yang bisa langsung digunakan untuk promosi usaha mereka.
“Kami ingin setiap peserta pulang tidak hanya membawa ilmu, tetapi juga membawa hasil. Minimal sudah memiliki video promosi produknya sendiri yang siap dipublikasikan,” tambahnya.
Pelatihan dikemas dengan konsep full praktik, di mana setiap peserta diminta membawa produknya masing-masing untuk langsung dibuatkan konten video promosi. Peserta dibimbing mulai dari menentukan konsep video, menyusun alur promosi, hingga menghasilkan video pendek yang siap diunggah ke platform digital seperti Instagram, TikTok, dan marketplace.
Dalam sesi ini, pemateri menekankan bahwa konten video saat ini menjadi salah satu strategi pemasaran paling efektif dalam meningkatkan engagement dan daya tarik konsumen.
“Di era digital, konsumen tidak hanya ingin melihat foto produk, tetapi juga ingin melihat bagaimana produk itu digunakan, detailnya, dan nilai yang ditawarkan. Video adalah media yang sangat kuat untuk membangun kepercayaan dan meningkatkan minat beli,” jelas pemateri di hadapan peserta.
Suasana pelatihan berlangsung dinamis dan interaktif. Para peserta tampak antusias mencoba berbagai teknik pengambilan gambar, mengatur pencahayaan, hingga merekam video promosi secara bergantian. Beberapa UMKM bahkan langsung melakukan revisi konten berdasarkan arahan pemateri agar hasilnya lebih maksimal.
Salah satu peserta mengungkapkan bahwa sesi praktik video ini membuka wawasan baru dalam strategi pemasaran usahanya.
“Kami jadi tahu ternyata membuat video promosi tidak harus mahal. Dengan teknik yang tepat dan konsep yang jelas, produk bisa terlihat lebih menarik dan profesional,” ungkapnya.
Melalui pelatihan ini, Rumah BUMN Jambi berharap UMKM binaan tidak hanya memahami teori pemasaran digital, tetapi juga mampu memproduksi konten secara mandiri dan konsisten. Dengan kemampuan membuat video promosi yang menarik, UMKM diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk dan memperluas jangkauan pasar di era digital yang semakin kompetitif.
Pelatihan berbasis praktik ini menjadi komitmen Rumah BUMN Jambi dalam mendukung UMKM agar naik kelas, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu memaksimalkan peluang pasar melalui strategi pemasaran digital yang kreatif dan inovatif.








