Jambi, 18 Juni 2025 — Rumah BUMN Jambi kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan menggelar pelatihan bertajuk “Strategi Komunikasi Pemasaran”. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Zoom pada Rabu (18/6), dan diikuti oleh puluhan pelaku usaha dari berbagai sektor di wilayah Jambi.
Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas UMKM dalam merancang strategi komunikasi yang tepat sasaran guna menghadapi dinamika pasar yang semakin kompetitif, terutama di era digital. Melalui kegiatan ini, peserta dibekali dengan wawasan praktis dan strategi pemasaran yang efektif untuk meningkatkan visibilitas dan daya saing produk atau jasa mereka.

Narasumber utama dalam pelatihan ini adalah Joni Jamaludin, dosen praktisi dari Universitas Jambi sekaligus konsultan pemasaran UMKM. Dalam materinya, Joni menekankan pentingnya memahami karakteristik pasar serta menyusun pesan pemasaran yang relevan dengan kebutuhan konsumen.
“Seringkali pelaku UMKM terlalu fokus pada produk, namun lupa membangun komunikasi yang efektif kepada konsumen. Padahal kekuatan pemasaran ada pada kemampuan membangun koneksi emosional dan kepercayaan. Itulah yang membedakan produk yang biasa dengan yang luar biasa,” jelas Joni.
Manager Rumah BUMN Jambi, Yeri Pranata, S.TP., dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program berkelanjutan Rumah BUMN untuk memperkuat fondasi bisnis UMKM di daerah.
“Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen kami untuk terus mendampingi UMKM dalam menjawab tantangan zaman, khususnya di bidang pemasaran yang terus berubah. Kami berharap peserta tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga inspirasi dan strategi nyata yang bisa langsung diterapkan dalam usaha mereka,” ungkap Yeri.
Pelatihan ini diikuti oleh 24 UMKM dari berbagai sektor seperti kuliner, fesyen, kerajinan, dan jasa. Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh sesi, termasuk diskusi interaktif dan kuis berhadiah voucher token listrik atau pulsa.
Salah satu peserta, Dina, pelaku usaha kriya asal Kota Jambi, mengaku mendapatkan banyak wawasan baru dari pelatihan ini.
“Materinya ringan tapi sangat menyentuh kebutuhan kami sebagai pelaku usaha kecil. Saya jadi tahu bagaimana menyampaikan pesan produk dengan lebih tepat dan tidak hanya mengandalkan media sosial secara asal,” ujarnya.
Pelatihan diakhiri dengan sesi tanya jawab yang membuka ruang diskusi antara peserta dan narasumber, serta sesi foto bersama sebagai simbol penutup kegiatan.
Rumah BUMN Jambi berencana melanjutkan pelatihan serupa dengan topik-topik lain yang relevan dengan kebutuhan UMKM masa kini, seperti digital branding, pengelolaan keuangan, hingga ekspor produk lokal. Upaya ini diharapkan mampu mendorong UMKM Jambi naik kelas dan siap bersaing di pasar yang lebih luas.








