Menu

Mode Gelap
Pengurus GP Ansor Provinsi Jambi 2024-2028 Resmi Dilantik

BERITA

Saat Pemerintah dan Media Duduk Satu Meja: Makna Buka Bersama Insan Pers di Jambi

badge-check


					Saat Pemerintah dan Media Duduk Satu Meja: Makna Buka Bersama Insan Pers di Jambi Perbesar

JAMBI — Dalam suasana Ramadan yang sarat makna kebersamaan, Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi menggelar buka puasa bersama ratusan insan pers di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota, Sabtu (7/3/2026). Lebih dari sekadar agenda seremonial, pertemuan ini menjadi ruang refleksi atas peran vital media sebagai mitra strategis dalam menjaga keberlanjutan roda pemerintahan.

Wali Kota Jambi, Maulana, memanfaatkan momentum tersebut untuk menyampaikan apresiasi mendalam kepada para jurnalis yang selama ini berkontribusi dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat secara luas.

Media sebagai Pilar Penopang Transparansi Pemerintahan

Acara yang diinisiasi oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Jambi ini dihadiri oleh ratusan jurnalis dari berbagai platform—cetak, elektronik, televisi, hingga media digital. Kehadiran mereka mencerminkan peran luas pers dalam ekosistem informasi publik.

Dalam sambutannya, Maulana menegaskan bahwa media memiliki posisi strategis dalam memastikan transparansi dan akuntabilitas pemerintah.

“Peran media sangat krusial dalam keberlanjutan roda pemerintahan… menjadi jembatan yang efektif antara pemerintah dan masyarakat,” ujarnya.

Pernyataan ini menegaskan bahwa keberhasilan kebijakan publik tidak hanya ditentukan oleh implementasi, tetapi juga oleh bagaimana kebijakan tersebut dipahami oleh masyarakat—dan di situlah peran pers menjadi sentral.

Mengapa Kolaborasi Pemerintah dan Pers Semakin Penting

Dalam lanskap informasi yang kian kompleks, hubungan antara pemerintah dan media tidak lagi bersifat satu arah. Kolaborasi menjadi kunci untuk memastikan informasi yang beredar tetap akurat, berimbang, dan edukatif.

Buka puasa bersama ini menjadi simbol pendekatan baru: komunikasi yang lebih terbuka dan konstruktif antara pemerintah daerah dan insan pers. Maulana secara eksplisit mengajak media untuk terus menyajikan informasi yang objektif dan mendidik.

“Mari kita bersama-sama menyampaikan informasi yang akurat agar masyarakat memahami langsung setiap kebijakan,” katanya.

Ajakan ini mencerminkan kebutuhan akan sinergi dalam menghadapi tantangan disinformasi dan meningkatnya tuntutan publik terhadap transparansi.

Pers sebagai Mitra Pembangunan Kota

Lebih jauh, Maulana menyebut insan pers sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah. Media tidak hanya berfungsi sebagai penyampai berita, tetapi juga sebagai penghubung antara kebijakan pemerintah dan persepsi publik.

Dalam konteks Kota Jambi, peran ini menjadi semakin signifikan seiring dengan berbagai program strategis yang tengah dijalankan, termasuk visi “Kota Jambi Bahagia”. Media berperan dalam memastikan program tersebut tidak hanya diketahui, tetapi juga dipahami dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Insan pers berperan penting dalam mempublikasikan program pemerintah… sehingga berjalan sesuai yang dilakukan di lapangan,” ungkap Maulana.

Momentum Ramadan dan Penguatan Silaturahmi

Kegiatan ini juga memiliki dimensi kultural dan spiritual. Diawali dengan lantunan sholawat dan tausiyah Ramadan, suasana acara berlangsung hangat dan penuh keakraban. Interaksi informal antara pejabat pemerintah dan jurnalis membuka ruang dialog yang lebih cair, jauh dari formalitas birokrasi.

Momentum Ramadan dimanfaatkan sebagai sarana mempererat hubungan yang telah terjalin, sekaligus membangun kepercayaan yang lebih kuat antara kedua pihak.

Menuju Ekosistem Informasi yang Sehat

Di tengah era digital yang dipenuhi arus informasi cepat, tantangan utama bukan lagi pada akses informasi, melainkan kualitasnya. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah dan pers menjadi fondasi penting dalam menciptakan ekosistem informasi yang sehat.

Pemkot Jambi, melalui kegiatan ini, menunjukkan komitmennya untuk menjaga hubungan yang harmonis dengan media, sekaligus mendorong praktik jurnalistik yang objektif dan konstruktif.

Harapannya, sinergi ini tidak hanya berhenti pada seremoni, tetapi berlanjut dalam kerja nyata—menghadirkan informasi yang mencerahkan, membangun kepercayaan publik, dan pada akhirnya memperkuat fondasi demokrasi lokal.

Penutup: Dari Silaturahmi ke Kolaborasi Berkelanjutan

Buka puasa bersama insan pers di Jambi bukan sekadar agenda rutin, melainkan cerminan dari kesadaran akan pentingnya kemitraan antara pemerintah dan media. Dalam dunia yang semakin terhubung, hubungan ini menjadi penentu kualitas komunikasi publik.

Apa yang terbangun di Aula Griya Mayang pada malam itu adalah lebih dari sekadar kebersamaan—ia adalah fondasi kolaborasi yang diharapkan mampu mendorong Kota Jambi menuju pembangunan yang lebih transparan, inklusif, dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lanjut Baco

Investasi Manusia di Kota Jambi: Menakar Strategi Ekonomi Menekan Angka Anak Tidak Sekolah

26 Mei 2026 - 12:27 WIB

Mengurai Sengkarut Agraria Muaro Jambi: Jejak Laporan Penyerobotan Lahan Gambut Jaya Terungkap

25 Mei 2026 - 01:36 WIB

Jika Surat Rekomendasi Cacat, Mengapa Hanya 105 yang Dipersoalkan?”: Pemilik SHM Gambut Jaya Tuntut Asas Persamaan di Depan Hukum

22 Mei 2026 - 20:01 WIB

Gerakan Kemanusiaan BOLONG Jadi Bukti Kepedulian Anak Muda Bungo untuk Sesama

21 Mei 2026 - 06:51 WIB

Kota Jambi Mengubah Wajah Pengelolaan Sampah melalui Reformasi Berbasis Lingkungan

21 Mei 2026 - 03:35 WIB

#JambiBergerak BERITA