Layanan Kesehatan yang Lebih Dekat dan Fleksibel
Program bertajuk Khitanan Gratis Sepanjang Masa secara resmi diluncurkan oleh Wali Kota Jambi, Maulana, di salah satu puskesmas pada awal Juni 2026. Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kota Jambi, Dinas Kesehatan, dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Jambi.
Berbeda dengan program sebelumnya yang bersifat massal dan terbatas waktu, layanan ini memungkinkan masyarakat mengakses khitan gratis kapan saja sepanjang tahun. Hal ini memberikan fleksibilitas bagi keluarga, khususnya yang selama ini terkendala waktu maupun biaya.

Wali Kota Maulana menegaskan bahwa tujuan utama program ini adalah memastikan tidak ada anak yang tertunda mendapatkan layanan kesehatan dasar hanya karena keterbatasan ekonomi.
“Setiap anak yang memenuhi syarat bisa langsung dikhitan tanpa biaya,” ujarnya.
Mekanisme Mudah dan Tanpa Biaya
Untuk mengikuti program ini, orang tua cukup membawa surat keterangan dari RT sebagai bukti bahwa anak berasal dari keluarga kurang mampu. Setelah itu, anak akan menjalani pemeriksaan kesehatan di puskesmas. Jika dinyatakan layak secara medis, proses khitan dapat langsung dilakukan.
Seluruh biaya layanan ditanggung oleh BAZNAS Kota Jambi, sehingga peserta tidak dikenakan biaya apa pun. Skema ini tidak hanya meringankan beban ekonomi keluarga, tetapi juga mempercepat akses terhadap layanan kesehatan yang dibutuhkan.
Target Awal dan Potensi Perluasan
Pada tahap awal, program ini menargetkan sekitar 160 anak hingga akhir tahun 2026. Namun pemerintah membuka kemungkinan untuk menambah kuota apabila jumlah peminat melebihi target.
Fleksibilitas ini menunjukkan bahwa program dirancang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Evaluasi berkala juga akan dilakukan untuk memastikan efektivitas dan keberlanjutan program di masa mendatang.
Kolaborasi Sosial dalam Program “Jambi Sehat”
Program khitanan gratis ini merupakan bagian dari inisiatif yang lebih luas dalam kerangka Jambi Sehat, yang dijalankan BAZNAS melalui pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah.
Selain layanan khitan, program tersebut juga mencakup berbagai bantuan kesehatan lain seperti pengobatan, alat bantu medis, hingga dukungan bagi masyarakat kurang mampu. Pendekatan ini memperlihatkan integrasi antara kebijakan publik dan filantropi sosial dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dampak Sosial: Menghapus Hambatan Akses Kesehatan
Secara sosial, program ini memiliki implikasi yang signifikan. Khitan, yang bagi sebagian keluarga menjadi beban biaya, kini dapat diakses secara gratis dan mudah. Hal ini tidak hanya berdampak pada kesehatan anak, tetapi juga pada kualitas hidup keluarga secara keseluruhan.
Lebih jauh, pendekatan berbasis puskesmas memungkinkan layanan menjangkau masyarakat hingga tingkat kelurahan, sehingga mengurangi ketimpangan akses antarwilayah.
Menuju Kota Jambi Bahagia
Wali Kota Maulana menegaskan bahwa program ini sejalan dengan visi “Kota Jambi Bahagia,” yang menempatkan kesejahteraan masyarakat sebagai indikator utama pembangunan.
Dengan menghadirkan layanan kesehatan yang mudah diakses, cepat, dan tanpa biaya, pemerintah berharap dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap pelayanan pemerintah.
Kesimpulan
Peluncuran program khitanan gratis sepanjang masa di Kota Jambi mencerminkan transformasi pelayanan publik yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Dengan menghilangkan hambatan biaya dan memperluas akses layanan, pemerintah tidak hanya memenuhi kebutuhan kesehatan dasar, tetapi juga membangun fondasi kesejahteraan jangka panjang bagi masyarakat.








