PKK sebagai Mitra Strategis Pemerintah Kota
Dalam sambutannya, Maulana menekankan bahwa keberhasilan berbagai program prioritas daerah tidak terlepas dari kontribusi aktif TP PKK. Ia menyebut organisasi ini memiliki kapasitas unik dalam menggerakkan masyarakat secara langsung dan berkelanjutan.
“PKK memiliki peran luar biasa dalam mendukung program pemerintah kota,” ujar Maulana.
Peran tersebut mencakup berbagai sektor krusial, mulai dari kebersihan lingkungan, pemberantasan penyakit, hingga penanggulangan bencana dan penguatan nilai religius masyarakat.
Dalam kerangka ini, PKK tidak hanya berfungsi sebagai pelaksana program, tetapi juga sebagai katalis perubahan sosial yang berakar pada partisipasi masyarakat.
Program “Kota Jambi Bahagia” dan Inovasi Berbasis Warga
Salah satu program unggulan yang mendapat sorotan adalah “Kota Jambi Bahagia”, yang dirancang sebagai pendekatan holistik dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Program ini mengintegrasikan aspek kebersihan, kesehatan, hingga kesejahteraan sosial.
Maulana menjelaskan bahwa implementasi program ini didukung oleh inovasi pengelolaan sampah berbasis masyarakat, di mana warga dilibatkan secara langsung melalui sistem pengangkutan dari rumah ke rumah.
Dari sekitar 250 ribu rumah tangga di Kota Jambi, sekitar 60 persen wilayah telah mengajukan proposal layanan pengangkutan sampah berbasis RT.
Model ini menempatkan masyarakat sebagai pemilik sekaligus pengelola program.
“Sekarang bentor itu milik warga, bukan milik pemerintah dan dikelola secara bersama-sama,” jelas Maulana.
Pendekatan ini mencerminkan pergeseran paradigma dari pembangunan top-down menuju partisipasi kolektif yang lebih inklusif.
Gerakan Bersholawat dan Penguatan Nilai Spiritual
Selain aspek fisik dan sosial, Pemerintah Kota Jambi juga mendorong penguatan dimensi spiritual melalui gerakan bersholawat. Inisiatif ini menjadi bagian integral dari upaya membangun masyarakat yang tidak hanya sejahtera secara material, tetapi juga memiliki ketahanan moral dan spiritual.
Dalam konteks ini, PKK kembali memainkan peran penting sebagai penggerak kegiatan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat sehari-hari. Keterlibatan kader PKK dalam kegiatan keagamaan dinilai mampu memperluas jangkauan program sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan.
Sinergi Lintas Tingkatan Pemerintahan
Maulana juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah kota, provinsi, hingga pusat dalam memastikan keberhasilan program-program pembangunan.
“Kegiatan supervisi ini penting untuk menjaga sinergitas program pemerintah bersama TP PKK,” ungkapnya.
Sinergi ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga substantif—menyatukan visi, strategi, dan implementasi di berbagai tingkatan pemerintahan.
Kehadiran berbagai pemangku kepentingan, termasuk TP PKK Provinsi Jambi dan organisasi masyarakat, mencerminkan pendekatan kolaboratif yang semakin menjadi kebutuhan dalam tata kelola pemerintahan modern.
Apresiasi dan Replikasi Model Kota Jambi
Ketua TP PKK Provinsi Jambi, Hesnidar Haris, memberikan apresiasi terhadap berbagai inovasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Jambi bersama TP PKK setempat. Ia menilai Kota Jambi memiliki kapasitas sumber daya manusia yang kuat serta mampu menjalankan program pemberdayaan secara aktif.
“Kita adalah tim penggerak. Tugas kita membuat gerakan dan menggerakkannya langsung ke masyarakat,” ujarnya.
Pernyataan ini menegaskan bahwa keberhasilan program tidak hanya diukur dari kebijakan yang dibuat, tetapi dari sejauh mana kebijakan tersebut mampu menggerakkan masyarakat.
Menuju Pembangunan Berbasis Keluarga
Dengan menjadikan PKK sebagai penggerak utama, Pemerintah Kota Jambi menunjukkan komitmen terhadap pembangunan berbasis keluarga sebagai fondasi utama kesejahteraan masyarakat.
Pendekatan ini menempatkan keluarga sebagai unit terkecil sekaligus paling strategis dalam pembangunan. Dari sanalah nilai-nilai kebersihan, kesehatan, pendidikan, hingga spiritualitas dibentuk dan diwariskan.
Dalam konteks tersebut, “Kota Jambi Bahagia” bukan sekadar slogan, melainkan sebuah visi pembangunan yang berakar pada partisipasi aktif masyarakat—dengan PKK sebagai motor penggeraknya.









