Menu

Mode Gelap
Pengurus GP Ansor Provinsi Jambi 2024-2028 Resmi Dilantik

BERITA

Wali Kota Maulana: PKK Jadi Penggerak Program Kota Jambi Bahagia dan Gerakan Bersholawat

badge-check


					Wali Kota Maulana: PKK Jadi Penggerak Program Kota Jambi Bahagia dan Gerakan Bersholawat Perbesar

PKK sebagai Mitra Strategis Pemerintah Kota

Dalam sambutannya, Maulana menekankan bahwa keberhasilan berbagai program prioritas daerah tidak terlepas dari kontribusi aktif TP PKK. Ia menyebut organisasi ini memiliki kapasitas unik dalam menggerakkan masyarakat secara langsung dan berkelanjutan.

“PKK memiliki peran luar biasa dalam mendukung program pemerintah kota,” ujar Maulana.

Peran tersebut mencakup berbagai sektor krusial, mulai dari kebersihan lingkungan, pemberantasan penyakit, hingga penanggulangan bencana dan penguatan nilai religius masyarakat.

Dalam kerangka ini, PKK tidak hanya berfungsi sebagai pelaksana program, tetapi juga sebagai katalis perubahan sosial yang berakar pada partisipasi masyarakat.

Program “Kota Jambi Bahagia” dan Inovasi Berbasis Warga

Salah satu program unggulan yang mendapat sorotan adalah “Kota Jambi Bahagia”, yang dirancang sebagai pendekatan holistik dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Program ini mengintegrasikan aspek kebersihan, kesehatan, hingga kesejahteraan sosial.

Maulana menjelaskan bahwa implementasi program ini didukung oleh inovasi pengelolaan sampah berbasis masyarakat, di mana warga dilibatkan secara langsung melalui sistem pengangkutan dari rumah ke rumah.

Dari sekitar 250 ribu rumah tangga di Kota Jambi, sekitar 60 persen wilayah telah mengajukan proposal layanan pengangkutan sampah berbasis RT.

Model ini menempatkan masyarakat sebagai pemilik sekaligus pengelola program.

“Sekarang bentor itu milik warga, bukan milik pemerintah dan dikelola secara bersama-sama,” jelas Maulana.

Pendekatan ini mencerminkan pergeseran paradigma dari pembangunan top-down menuju partisipasi kolektif yang lebih inklusif.

Gerakan Bersholawat dan Penguatan Nilai Spiritual

Selain aspek fisik dan sosial, Pemerintah Kota Jambi juga mendorong penguatan dimensi spiritual melalui gerakan bersholawat. Inisiatif ini menjadi bagian integral dari upaya membangun masyarakat yang tidak hanya sejahtera secara material, tetapi juga memiliki ketahanan moral dan spiritual.

Dalam konteks ini, PKK kembali memainkan peran penting sebagai penggerak kegiatan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat sehari-hari. Keterlibatan kader PKK dalam kegiatan keagamaan dinilai mampu memperluas jangkauan program sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan.

Sinergi Lintas Tingkatan Pemerintahan

Maulana juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah kota, provinsi, hingga pusat dalam memastikan keberhasilan program-program pembangunan.

“Kegiatan supervisi ini penting untuk menjaga sinergitas program pemerintah bersama TP PKK,” ungkapnya.

Sinergi ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga substantif—menyatukan visi, strategi, dan implementasi di berbagai tingkatan pemerintahan.

Kehadiran berbagai pemangku kepentingan, termasuk TP PKK Provinsi Jambi dan organisasi masyarakat, mencerminkan pendekatan kolaboratif yang semakin menjadi kebutuhan dalam tata kelola pemerintahan modern.

Apresiasi dan Replikasi Model Kota Jambi

Ketua TP PKK Provinsi Jambi, Hesnidar Haris, memberikan apresiasi terhadap berbagai inovasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Jambi bersama TP PKK setempat. Ia menilai Kota Jambi memiliki kapasitas sumber daya manusia yang kuat serta mampu menjalankan program pemberdayaan secara aktif.

“Kita adalah tim penggerak. Tugas kita membuat gerakan dan menggerakkannya langsung ke masyarakat,” ujarnya.

Pernyataan ini menegaskan bahwa keberhasilan program tidak hanya diukur dari kebijakan yang dibuat, tetapi dari sejauh mana kebijakan tersebut mampu menggerakkan masyarakat.

Menuju Pembangunan Berbasis Keluarga

Dengan menjadikan PKK sebagai penggerak utama, Pemerintah Kota Jambi menunjukkan komitmen terhadap pembangunan berbasis keluarga sebagai fondasi utama kesejahteraan masyarakat.

Pendekatan ini menempatkan keluarga sebagai unit terkecil sekaligus paling strategis dalam pembangunan. Dari sanalah nilai-nilai kebersihan, kesehatan, pendidikan, hingga spiritualitas dibentuk dan diwariskan.

Dalam konteks tersebut, “Kota Jambi Bahagia” bukan sekadar slogan, melainkan sebuah visi pembangunan yang berakar pada partisipasi aktif masyarakat—dengan PKK sebagai motor penggeraknya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lanjut Baco

Investasi Manusia di Kota Jambi: Menakar Strategi Ekonomi Menekan Angka Anak Tidak Sekolah

26 Mei 2026 - 12:27 WIB

Mengurai Sengkarut Agraria Muaro Jambi: Jejak Laporan Penyerobotan Lahan Gambut Jaya Terungkap

25 Mei 2026 - 01:36 WIB

Jika Surat Rekomendasi Cacat, Mengapa Hanya 105 yang Dipersoalkan?”: Pemilik SHM Gambut Jaya Tuntut Asas Persamaan di Depan Hukum

22 Mei 2026 - 20:01 WIB

Gerakan Kemanusiaan BOLONG Jadi Bukti Kepedulian Anak Muda Bungo untuk Sesama

21 Mei 2026 - 06:51 WIB

Kota Jambi Mengubah Wajah Pengelolaan Sampah melalui Reformasi Berbasis Lingkungan

21 Mei 2026 - 03:35 WIB

#JambiBergerak BERITA