Jambi – Wakil Bupati Muaro Jambi Junaidi Mahir menghadiri High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Jambi yang digelar di Gedung Mahligai Bank 9 Jambi, Jumat pagi. Agenda tahunan ini menjadi forum strategis dalam upaya pengendalian harga dan distribusi pangan selama bulan suci Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H.
Dipimpin langsung oleh Gubernur Jambi Al Haris, pertemuan ini menegaskan pentingnya koordinasi antara provinsi dan kabupaten/kota agar inflasi tetap terkendali dan masyarakat dapat memperoleh harga pangan yang wajar dan terjangkau.

“Tim inflasi daerah harus mampu memberikan harga terbaik untuk rakyatnya. Harga harus stabil, mudah dijangkau, dan distribusinya lancar,” tegas Gubernur Al Haris dalam sambutannya.
Ia juga mengungkapkan bahwa Pemprov Jambi akan menambah toko-toko TPID di wilayah-wilayah yang sulit akses, demi mendekatkan pasokan dengan kebutuhan masyarakat dan mencegah kelangkaan atau lonjakan harga yang tidak terkendali.
Muaro Jambi Siap Kolaborasi Jaga Pasokan Pangan
Wakil Bupati Muaro Jambi, Junaidi Mahir, dalam kesempatan tersebut menegaskan kesiapan Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi untuk bersinergi menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok.
“Kami di Muaro Jambi terus memperkuat sinergi lintas sektor. Monitoring pasar, operasi pasar murah, hingga kerjasama dengan Bulog dan pelaku distribusi kami maksimalkan,” ujar Wabup Junaidi.
Ia juga menyampaikan bahwa Bupati dan jajaran Pemkab telah menginstruksikan dinas terkait untuk aktif mengawasi distribusi pangan dan mengantisipasi potensi spekulan atau penimbunan yang bisa memicu gejolak harga.
Hadirkan Solusi Nyata bagi Rakyat
High Level Meeting ini juga dihadiri para kepala daerah lain se-Provinsi Jambi, seperti Walikota Jambi, Bupati Kerinci, Walikota Sungai Penuh, Bupati Tanjab Timur, serta jajaran Forkompimda dan instansi teknis seperti Bank Indonesia, BPS, BMKG, dan Korem 042/Gapu. Seluruh peserta berkomitmen untuk menyusun langkah teknis dan operasional dalam pengendalian inflasi.








