Menu

Mode Gelap
Ekspor ke Malaysia Masih Terbuka Lebar, Rumah BUMN Jambi Bekali 100 UMKM Strategi Go Global Pengurus GP Ansor Provinsi Jambi 2024-2028 Resmi Dilantik

BERITA

Festival Batanghari 2026 Jadi Panggung Produk Lokal, 20 UMK Ramaikan Kampung Ekraf

badge-check


					Festival Batanghari 2026 Jadi Panggung Produk Lokal, 20 UMK Ramaikan Kampung Ekraf Perbesar

JAMBI – Sungai Batanghari tidak hanya menjadi bagian penting dari sejarah Jambi. Jejaknya juga melekat pada perkembangan budaya, perdagangan, dan kehidupan masyarakat hingga saat ini.

Semangat tersebut hadir dalam Festival Batang Hari 2026 yang mengangkat tema “Jejak Jalur Perdagangan Rempah di Sungai Batanghari”. Festival berlangsung pada 14–22 Agustus 2026 di Taman Mini Melayu, Eks Arena MTQ Jambi, Kota Jambi.

Kegiatan ini menghadirkan beragam aktivitas yang memadukan sejarah, budaya, pariwisata, ekonomi kreatif, kuliner, hiburan, dan produk lokal. Salah satu ruang yang turut menjadi perhatian adalah Kampung Ekraf, yang menghadirkan pelaku UMKM dan ekonomi kreatif dari Jambi.

Rumah BUMN Jambi Dukung Kampung Ekraf

Dalam Festival Batang Hari 2026, Rumah BUMN Jambi hadir sebagai sponsor dalam kegiatan Kampung Ekraf. Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong promosi dan pemasaran produk lokal.

Sebanyak 20 pelaku UMK ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Mereka mendapatkan kesempatan untuk memperkenalkan produk secara langsung kepada masyarakat dan pengunjung festival.

Kehadiran pelaku UMK membuat Kampung Ekraf tidak hanya menjadi ruang pamer. Area tersebut juga menjadi tempat bertemunya pelaku usaha dengan calon konsumen.

Pengunjung dapat melihat berbagai produk lokal sekaligus mengenal kreativitas yang berkembang di tengah pelaku usaha Jambi.

Menghidupkan Kembali Jejak Perdagangan Rempah

Tema “Jejak Jalur Perdagangan Rempah di Sungai Batanghari” membawa pengunjung untuk mengenal kembali peran Sungai Batanghari dalam perjalanan sejarah Jambi.

Pada masa lalu, sungai menjadi bagian penting dalam aktivitas perdagangan dan mobilitas masyarakat. Perdagangan rempah turut membentuk hubungan ekonomi dan budaya yang berkembang di sepanjang wilayah Batanghari.

Festival ini kemudian mengemas cerita tersebut dalam bentuk kegiatan yang lebih dekat dengan masyarakat masa kini. Sejarah dan budaya berpadu dengan potensi pariwisata serta ekonomi kreatif lokal.

Pendekatan tersebut membuat Festival Batang Hari 2026 tidak hanya menjadi kegiatan hiburan. Festival juga menjadi ruang untuk memperkenalkan identitas dan potensi daerah.

UMK Jambi Mendapat Ruang Promosi

Partisipasi 20 pelaku UMK menjadi salah satu bagian penting dalam penguatan ekonomi kreatif pada festival ini.

Ruang promosi secara langsung memberikan kesempatan bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk kepada pengunjung. Interaksi tersebut juga membantu pelaku UMK memahami respons konsumen terhadap produk mereka.

Bagi UMK, bertemu langsung dengan konsumen memiliki nilai lebih. Pelaku usaha dapat menerima masukan, memperkenalkan keunggulan produk, sekaligus membangun hubungan dengan pelanggan baru.

Kegiatan seperti ini juga membuka peluang bagi produk lokal untuk dikenal oleh masyarakat yang lebih luas.

Festival yang Menggabungkan Budaya dan Ekonomi Kreatif

Festival Batang Hari 2026 berlangsung meriah dengan berbagai unsur yang saling melengkapi. Masyarakat dapat menikmati kegiatan budaya, kuliner, pariwisata, ekonomi kreatif, hingga hiburan dalam satu rangkaian acara.

Kehadiran UMK di Kampung Ekraf memperkuat hubungan antara pelestarian budaya dan pengembangan ekonomi lokal.

Produk UMKM menjadi bagian dari cerita daerah. Di sisi lain, budaya dan pariwisata memberikan ruang baru bagi produk lokal untuk dikenal dan dipasarkan.

Kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif, komunitas budaya, UMKM, serta masyarakat menjadi kekuatan utama dalam penyelenggaraan festival.

Dorong Produk Lokal Jambi Semakin Dikenal

Rumah BUMN Jambi terus mendukung berbagai ruang yang dapat membantu UMK meningkatkan kapasitas dan memperluas pasar.

Dukungan terhadap Kampung Ekraf dalam Festival Batang Hari 2026 menjadi salah satu bentuk sinergi untuk mempertemukan produk lokal dengan masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, pelaku UMK tidak hanya memperoleh ruang untuk berjualan. Mereka juga mendapatkan kesempatan untuk membangun jejaring dan memperkenalkan identitas produknya.

Festival Batang Hari 2026 diharapkan dapat terus menjadi ruang yang mempertemukan sejarah, budaya, pariwisata, dan ekonomi kreatif. Semangat tersebut sekaligus membuka peluang bagi produk lokal Jambi untuk semakin dikenal.

Dengan kolaborasi yang kuat dan dukungan terhadap pelaku usaha lokal, UMK Jambi diharapkan mampu terus berinovasi, memperluas pasar, dan semakin #NaikKelas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lanjut Baco

NGOFILM Hadirkan Ruang Santai dan Inspirasi, 23 Peserta Ngopi Sambil Nonton Film di Co-Working Space Rumah BUMN Jambi

28 Agustus 2026 - 07:53 WIB

Lindungi Merek, Perkuat Usaha: Rumah BUMN Jambi Edukasi UMK tentang Pentingnya HKI

28 Agustus 2026 - 02:12 WIB

Kanwil Kementerian Hukum RI Jambi dan Rumah BUMN Jambi Perkuat Sinergi Perlindungan Kekayaan Intelektual UMKM

24 Agustus 2026 - 08:25 WIB

Pelestarian Budaya Sejak Dini: Gemerlap Malam Grand Final Putra-Putri Melayu Provinsi Jambi 2026

21 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Rumah BUMN Jambi dan GoFood Latih Pedagang Pasar Tradisional Go Digital

20 Agustus 2026 - 01:37 WIB

#JambiBergerak BERITA