JAMBI – Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jambi, H. Habibi, S.Sos., M.H., mengajak seluruh kader GP Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di Provinsi Jambi untuk terus menjaga nilai-nilai adab, akhlak, dan khidmah sebagai fondasi utama dalam menjalankan roda organisasi.

Hal tersebut disampaikan Habibi dalam sebuah pesan yang menegaskan pentingnya menjaga warisan nilai-nilai para masyayikh di tengah dinamika kehidupan berbangsa dan berorganisasi.
Menurutnya, perbedaan pandangan maupun pilihan merupakan hal yang wajar. Namun demikian, perbedaan tersebut tidak boleh menghilangkan sikap saling menghormati dan menjunjung tinggi adab kepada sesama, khususnya kepada para ulama dan kiai.
“Saya mengajak seluruh kader GP Ansor dan Banser di Jambi untuk tetap teguh memegang nilai-nilai yang diwariskan para masyayikh: adab, akhlak, dan khidmah. Boleh berbeda pandangan, tetapi jangan pernah kehilangan adab. Boleh berbeda pilihan, tetapi jangan pernah mengurangi takzim kepada para kiai,” ujar Habibi.
Ia menegaskan bahwa eksistensi dan kebesaran GP Ansor tidak hanya dibangun melalui kerja organisasi semata, melainkan juga berdiri di atas doa, perjuangan, serta keberkahan para ulama yang selama ini menjadi pembimbing dan panutan.
Karena itu, Habibi mengajak seluruh kader untuk terus menjaga marwah Nahdlatul Ulama (NU) dengan memperkuat persatuan, memperkokoh semangat pengabdian, serta mengedepankan etika dalam setiap aktivitas organisasi.
“Karena sebesar apa pun organisasi ini, ia berdiri di atas doa, perjuangan, dan keberkahan para ulama. Mari kita jaga kiai, kita jaga marwah Nahdlatul Ulama,” tegasnya.
Pesan tersebut menjadi pengingat bagi seluruh kader GP Ansor dan Banser agar senantiasa mengedepankan nilai-nilai luhur organisasi, menjaga persaudaraan, serta memperkuat komitmen dalam mengabdi kepada agama, bangsa, dan masyarakat dengan tetap berpegang pada prinsip adab, akhlak, dan khidmah.








