Kepemimpinan yang Hadir Dimulai dari Mendengar dan Bertindak Cepat
JAMBI – Bagi sebuah pemerintahan, kecepatan merespons persoalan masyarakat sering kali menjadi ukuran yang sama pentingnya dengan keberhasilan menjalankan program pembangunan. Atas dasar itu, Wali Kota Jambi Maulana kembali menegaskan pendekatan kepemimpinannya yang menempatkan kehadiran pemerintah sebagai bagian dari solusi atas persoalan warga. Melalui rangkaian kegiatan Subuh Keliling (Subling) yang dilanjutkan dengan peninjauan lokasi rumah ambruk serta penyerahan bantuan kepada keluarga terdampak, Maulana menunjukkan bahwa pelayanan publik tidak berhenti di balik meja birokrasi, tetapi diwujudkan melalui kehadiran langsung di tengah masyarakat.
Rangkaian kegiatan tersebut menggambarkan model pemerintahan yang mengedepankan respons cepat terhadap kebutuhan warga. Di tengah dinamika perkotaan yang terus berkembang, pemerintah daerah dituntut tidak hanya mampu menyusun kebijakan, tetapi juga membangun komunikasi yang dekat dengan masyarakat agar setiap persoalan dapat segera diidentifikasi dan ditangani secara tepat.

Subuh Keliling Menjadi Ruang Dialog Bersama Masyarakat
Agenda diawali dengan pelaksanaan Subuh Keliling, sebuah program rutin Pemerintah Kota Jambi yang bertujuan mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat melalui kegiatan ibadah berjemaah sekaligus dialog langsung dengan warga.
Dalam kesempatan tersebut, Maulana memanfaatkan momentum untuk menyerap berbagai aspirasi masyarakat, mulai dari persoalan lingkungan, pelayanan publik, hingga kebutuhan pembangunan di tingkat kelurahan.
Menurutnya, forum yang berlangsung dalam suasana sederhana seperti Subling sering kali menghasilkan masukan yang lebih terbuka dibandingkan forum-forum formal pemerintahan.
“Pemerintah harus hadir, mendengar secara langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat, kemudian segera menindaklanjutinya,” ujar Maulana dalam kegiatan tersebut.
Pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun pemerintahan yang lebih responsif sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik.
Meninjau Langsung Rumah Warga yang Ambruk
Usai melaksanakan kegiatan Subuh Keliling, Maulana bersama jajaran Pemerintah Kota Jambi bergerak menuju lokasi rumah warga yang ambruk untuk melihat langsung kondisi korban.
Dalam kunjungan tersebut, ia memastikan keselamatan penghuni rumah sekaligus meminta perangkat daerah terkait segera melakukan langkah-langkah penanganan sesuai kewenangan masing-masing.
Pemerintah Kota Jambi juga menyalurkan bantuan kepada keluarga terdampak sebagai bentuk kepedulian sekaligus respons cepat terhadap musibah yang terjadi.
“Kami ingin memastikan masyarakat yang mengalami musibah tidak menghadapi keadaan ini sendirian. Pemerintah hadir untuk membantu sesuai kemampuan yang dimiliki,” kata Maulana.
Selain bantuan awal, pemerintah juga melakukan pendataan terhadap kondisi bangunan sebagai dasar penanganan lanjutan.








