JAMBI — Pemerintah Kota Jambi menggelar Tabligh Akbar dalam rangkaian Festival Muharram 1448 Hijriah sebagai upaya memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam membangun karakter masyarakat yang religius sebagai fondasi pembangunan daerah.
Tabligh akbar tersebut digelar di lapangan utama Kantor Wali Kota Jambi dan dihadiri masyarakat secara luas sebagai bagian dari peringatan Tahun Baru Islam.

Perkuat Nilai Religius dalam Pembangunan
Kegiatan ini menegaskan komitmen Pemkot Jambi dalam menjadikan nilai-nilai keagamaan sebagai dasar pembangunan kota.
Melalui tabligh akbar, masyarakat diajak untuk meningkatkan keimanan, memperkuat akhlak, serta menjadikan momentum Tahun Baru Islam sebagai ajang introspeksi diri.
Pendekatan spiritual dinilai penting dalam mendukung pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada fisik, tetapi juga pada kualitas moral dan karakter masyarakat.
Rangkaian Festival Muharram yang Edukatif
Tabligh akbar merupakan bagian dari rangkaian Festival Muharram yang juga diisi dengan berbagai kegiatan Islami, seperti:
- Festival Anak Shaleh Indonesia (FASI)
- Lomba-lomba keagamaan
- Kegiatan dakwah dan syiar Islam
Kegiatan ini rutin digelar setiap tahun sebagai sarana pembinaan generasi muda dan penguatan syiar Islam di Kota Jambi.
Momentum Kebersamaan dan Syiar Islam
Selain sebagai sarana dakwah, tabligh akbar juga menjadi ajang mempererat ukhuwah Islamiyah antar masyarakat.
Kehadiran berbagai elemen masyarakat dalam satu kegiatan keagamaan mencerminkan semangat kebersamaan serta komitmen bersama dalam membangun lingkungan yang harmonis dan religius.
Peran Strategis Pemerintah dalam Pembinaan Keagamaan
Pemerintah Kota Jambi terus berupaya menghadirkan program-program yang mendukung pembinaan mental spiritual masyarakat.
Melalui kegiatan seperti Festival Muharram, pemerintah ingin memastikan bahwa pembangunan kota berjalan seimbang antara aspek fisik dan nilai-nilai keagamaan.
Penutup: Religius sebagai Pilar Kota Bahagia
Tabligh Akbar Festival Muharram menjadi simbol kuat komitmen Kota Jambi dalam mewujudkan masyarakat yang religius dan berakhlak.
Dengan menjadikan nilai spiritual sebagai fondasi pembangunan, diharapkan Kota Jambi tidak hanya maju secara infrastruktur, tetapi juga unggul dalam kualitas moral dan kehidupan sosial masyarakatnya menuju “Kota Jambi Bahagia.”








