Komitmen membangun generasi muda yang berkarakter kembali ditegaskan Pemerintah Kota Jambi melalui kehadiran langsung Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., pada pembukaan Jambore Daerah (Jamda) Gerakan Pramuka Provinsi Jambi 2026. Kehadiran tersebut menjadi bentuk dukungan moril bagi Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Jambi yang akan mengikuti rangkaian kegiatan hingga 25 Juni 2026 di Bumi Perkemahan Abdurrahman Sayoeti Musa, Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi.
Lebih dari sekadar seremoni pembukaan, Jambore Daerah menjadi momentum strategis dalam membentuk karakter generasi muda melalui pendidikan kepramukaan. Di tengah tantangan sosial yang dihadapi kaum muda saat ini, nilai-nilai disiplin, kepemimpinan, kemandirian, dan semangat kebersamaan dinilai semakin relevan untuk dipupuk sebagai bekal menghadapi masa depan. Tema “Ceria, Berkarya, dan Berkarakter Simpatik” yang diusung pada penyelenggaraan tahun ini merefleksikan upaya tersebut.

Kota Jambi Kirim 51 Anggota Pramuka Terbaik
Kontingen Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Jambi tampil sebagai salah satu peserta dalam Jambore Daerah Jambi 2026 dengan kekuatan 51 orang. Rombongan tersebut terdiri atas 20 Pramuka Penggalang putra, 23 Pramuka Penggalang putri, serta para pembina, pendamping, dan tenaga kesehatan yang mendampingi selama kegiatan berlangsung.
Selama lima hari pelaksanaan jambore, para peserta akan mengikuti berbagai agenda pembinaan yang dirancang untuk mengembangkan keterampilan, wawasan, jiwa kepemimpinan, hingga kemampuan bekerja sama dengan peserta dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Jambi.
Gubernur Al Haris Tekankan Pentingnya Pendidikan Kepramukaan
Upacara pembukaan dipimpin langsung oleh Gubernur Jambi Al Haris selaku Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Kamabida) Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jambi.
Dalam amanatnya, Al Haris menegaskan bahwa Gerakan Pramuka merupakan jalur pendidikan nonformal yang memiliki kontribusi besar dalam membentuk karakter generasi muda.
“Pendidikan kepramukaan membentuk pribadi berakhlak mulia, berjiwa patriotik, taat hukum, disiplin, serta menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa,” tegas Al Haris.
Menurutnya, melalui berbagai aktivitas di Jambore Daerah, peserta tidak hanya memperoleh pengalaman baru, tetapi juga ditempa menjadi pribadi yang mandiri, memiliki kecakapan hidup, dan siap berkontribusi bagi masyarakat.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjadikan disiplin sebagai budaya selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, karena kedisiplinan merupakan salah satu fondasi utama dalam pendidikan kepramukaan.
Maulana: Jaga Kekompakan dan Nama Baik Kota Jambi
Usai mengikuti upacara pembukaan, Wali Kota Maulana menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota kontingen yang dipercaya mewakili Kota Jambi.
Ia berharap para peserta mampu mengikuti setiap kegiatan dengan penuh semangat sekaligus menjaga nama baik daerah selama berada di arena jambore.
“Kami berpesan kepada adik-adik penggalang yang mengikuti kegiatan ini agar selalu menjaga kekompakan, semangat, serta menjaga nama baik Kwarcab Kota Jambi,” ujar Maulana.
Menurut Maulana, Jambore Daerah merupakan ruang belajar yang sangat penting bagi generasi muda. Selain mengembangkan keterampilan kepramukaan, kegiatan tersebut menjadi sarana pembentukan karakter, kepemimpinan, disiplin, dan kemandirian yang akan berguna dalam kehidupan bermasyarakat.
Komitmen Ciptakan Lingkungan Pramuka yang Aman dan Inklusif
Salah satu agenda penting dalam pembukaan Jambore Daerah tahun ini adalah penandatanganan Komitmen Integritas Anti-Perundungan (Bullying), Anti-Kekerasan, dan Anti-Diskriminasi di lingkungan Gerakan Pramuka.
Komitmen tersebut menjadi penegasan bahwa pendidikan karakter tidak hanya diwujudkan melalui aktivitas lapangan, tetapi juga melalui penciptaan ruang belajar yang aman, inklusif, dan menghargai setiap individu.
Maulana menyambut baik inisiatif tersebut dan berharap nilai saling menghormati, menghargai perbedaan, serta menjunjung persaudaraan terus ditanamkan kepada seluruh anggota Pramuka sejak usia dini.
“Dengan semangat persaudaraan dan kebersamaan, kita ingin melahirkan generasi muda yang berkarakter kuat, berintegritas, dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Pramuka Sebagai Investasi Jangka Panjang Pembangunan SDM
Di tengah berbagai tantangan perkembangan teknologi, perubahan sosial, dan dinamika global, pendidikan karakter menjadi salah satu aspek yang semakin mendapat perhatian pemerintah.
Gerakan Pramuka dinilai tetap relevan sebagai wadah pembinaan generasi muda karena mampu mengombinasikan pendidikan kepemimpinan, kecakapan hidup, kepedulian sosial, hingga kecintaan terhadap bangsa dan negara dalam satu proses pembelajaran yang aplikatif.
Kehadiran langsung Wali Kota Jambi dalam pembukaan Jambore Daerah 2026 memperlihatkan bahwa pembangunan sumber daya manusia tidak hanya diwujudkan melalui kebijakan formal di ruang kelas, tetapi juga melalui dukungan terhadap aktivitas yang membentuk karakter generasi penerus.
Melalui keikutsertaan 51 anggota Kwarcab Kota Jambi pada Jambore Daerah tahun ini, Pemerintah Kota Jambi berharap lahir generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, kepemimpinan, kepedulian sosial, serta semangat kebangsaan yang kuat. Dengan demikian, investasi pada pendidikan karakter melalui Gerakan Pramuka menjadi bagian penting dalam menyiapkan pemimpin masa depan yang mampu membawa Kota Jambi berkembang secara berkelanjutan.








