Menu

Mode Gelap
Ekspor ke Malaysia Masih Terbuka Lebar, Rumah BUMN Jambi Bekali 100 UMKM Strategi Go Global Pengurus GP Ansor Provinsi Jambi 2024-2028 Resmi Dilantik

BERITA

Ketika Belanja ASN Menjadi Motor Ekonomi: Pemkot Jambi Dorong Perputaran Rupiah Tetap Berada di Daerah

badge-check


					Ketika Belanja ASN Menjadi Motor Ekonomi: Pemkot Jambi Dorong Perputaran Rupiah Tetap Berada di Daerah Perbesar

Pencairan gaji ke-13 dan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ke-13 bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Jambi tidak hanya dimaknai sebagai pemenuhan hak pegawai. Di balik kebijakan tersebut, Pemerintah Kota Jambi melihat peluang yang lebih besar, yakni menjadikan daya beli ribuan ASN sebagai instrumen untuk menggerakkan perekonomian daerah. Karena itu, Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M. mengajak seluruh ASN agar memanfaatkan tambahan penghasilan tersebut dengan berbelanja di UMKM dan pelaku usaha lokal sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Ajakan itu muncul setelah Pemerintah Kota Jambi menuntaskan proses pencairan gaji ke-13 bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), serta TPP ke-13 bagi ASN. Selain meningkatkan kesejahteraan aparatur, kebijakan tersebut diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat sekaligus mempercepat perputaran uang di tingkat lokal.

Gaji Ke-13 Sebagai Stimulus Ekonomi Daerah

Dalam keterangannya, Wali Kota Maulana menyampaikan bahwa pencairan hak ASN merupakan bentuk komitmen pemerintah terhadap kesejahteraan pegawai sekaligus bagian dari strategi menjaga stabilitas ekonomi daerah.

“Alhamdulillah Pemerintah Kota Jambi telah memberikan hak bagi ASN, yaitu TPP 13 dan Gaji 13 untuk PNS dan bagi PPPK Gaji 13,” ujar Maulana.

Menurutnya, tambahan penghasilan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara bijaksana, terutama untuk memenuhi kebutuhan keluarga yang meningkat menjelang tahun ajaran baru, seperti biaya pendidikan anak.

Namun di luar kebutuhan tersebut, Maulana memberikan pesan khusus agar ASN menjadikan belanja lokal sebagai prioritas utama.

“Utamakan kalau mau berbelanja prioritaskan pilih belanja lokal atau UMKM, sehingga ekonomi daerah bisa bergerak,” tegasnya.

ASN Memiliki Peran Strategis Menggerakkan UMKM

Pemerintah Kota Jambi memandang ASN bukan hanya sebagai penyelenggara pelayanan publik, tetapi juga sebagai salah satu kelompok masyarakat yang memiliki daya beli tinggi dan stabil.

Dengan jumlah ASN yang mencapai ribuan orang, keputusan mereka untuk berbelanja di pasar tradisional, toko lokal, maupun UMKM diyakini mampu memberikan dampak ekonomi yang signifikan.

Maulana menjelaskan bahwa ketika uang dibelanjakan di Kota Jambi, maka perputaran ekonomi akan tetap berada di daerah dan memberikan manfaat langsung kepada pedagang, pelaku UMKM, hingga sektor jasa.

“ASN memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi daerah. Dengan jumlah ASN yang cukup besar, belanja yang dilakukan secara kolektif akan memberikan efek berganda (multiplier effect) terhadap peningkatan pendapatan masyarakat dan pelaku usaha lokal,” jelasnya.

Konsep multiplier effect tersebut menggambarkan bagaimana satu transaksi ekonomi dapat memicu aktivitas ekonomi lainnya. Ketika ASN membeli produk UMKM, pendapatan pelaku usaha meningkat, produksi bertambah, kebutuhan tenaga kerja naik, dan pada akhirnya turut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Belanja Lokal Menjadi Bagian dari Pembangunan Daerah

Ajakan untuk mencintai produk lokal bukan sekadar kampanye konsumsi, melainkan bagian dari strategi pembangunan ekonomi yang lebih inklusif.

Dalam beberapa bulan terakhir, Pemerintah Kota Jambi terus mendorong penguatan UMKM melalui berbagai program, mulai dari penyelenggaraan bazar, pendampingan usaha, hingga membuka ruang kemitraan antara investor dengan pelaku usaha lokal. Pendekatan tersebut bertujuan agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya dinikmati oleh pelaku usaha besar, tetapi juga oleh sektor ekonomi kerakyatan.

Dengan mengarahkan belanja ASN kepada produk lokal, pemerintah berharap manfaat pencairan gaji ke-13 tidak berhenti pada peningkatan kesejahteraan pegawai, tetapi juga menjadi stimulus bagi ribuan pelaku usaha kecil di Kota Jambi.

Momentum Tahun Ajaran Baru

Maulana juga mengingatkan bahwa pencairan gaji dan TPP ke-13 bertepatan dengan dimulainya tahun ajaran baru, sehingga tambahan pendapatan tersebut sebaiknya diprioritaskan untuk kebutuhan pendidikan anak.

Menurutnya, pengelolaan keuangan yang bijak menjadi bagian dari tanggung jawab ASN sebagai aparatur negara.

Setelah kebutuhan utama terpenuhi, ASN diimbau mendukung perekonomian lokal melalui konsumsi produk-produk yang dihasilkan masyarakat Kota Jambi, mulai dari kebutuhan harian, kuliner, hingga produk kerajinan UMKM.

Kesejahteraan ASN dan Pelayanan Publik

Selain berdampak terhadap perekonomian, pencairan gaji dan TPP ke-13 juga diharapkan menjadi motivasi bagi ASN untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Maulana berharap hak yang telah diberikan pemerintah dapat diimbangi dengan semangat kerja, profesionalisme, dan komitmen dalam memberikan pelayanan publik yang semakin baik.

Hubungan tersebut dinilai penting karena kesejahteraan aparatur dan kualitas pelayanan publik merupakan dua aspek yang saling mendukung dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif.

Menggerakkan Ekonomi Dimulai dari Lingkungan Sendiri

Kebijakan pencairan gaji ke-13 dan TPP ke-13 di Kota Jambi menunjukkan bahwa belanja pemerintah dapat memberikan dampak yang lebih luas ketika disertai strategi yang tepat.

Melalui ajakan agar ASN memprioritaskan produk lokal, Pemerintah Kota Jambi berupaya memastikan setiap rupiah yang dibelanjakan turut menggerakkan roda ekonomi masyarakat. Ketika ribuan ASN memilih berbelanja di UMKM, pasar tradisional, maupun toko lokal, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh penjual, tetapi juga menyebar ke berbagai sektor ekonomi melalui peningkatan produksi, distribusi, dan kesempatan kerja.

Sebagaimana disampaikan Wali Kota Maulana, “Belanja lokal bukan sekadar memenuhi kebutuhan, tetapi juga bentuk dukungan nyata kepada para pelaku usaha daerah. Mari bersama-sama membangun ekonomi Kota Jambi dari lingkungan kita sendiri.” Ajakan tersebut menegaskan bahwa pembangunan ekonomi tidak selalu dimulai dari kebijakan besar, melainkan juga dari keputusan sederhana setiap individu untuk mendukung usaha masyarakat di sekitarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lanjut Baco

Inklusif Berkarya, Rumah BUMN Jambi dan GERKATIN Latih 17 Teman Tuli Membuat Sabun Handmade

28 Juli 2026 - 08:04 WIB

GAPEMBI Provinsi Jambi Siap Sinergi Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis

26 Juli 2026 - 21:30 WIB

Bangun Kepercayaan Pelanggan, 17 UMKM Jambi Belajar Susun Company Profile Profesional

23 Juli 2026 - 09:18 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, Kemenag Kota Jambi Gandeng BSI Gelar Capacity Building Petugas PTSP Menuju Service Excellence

17 Juli 2026 - 16:51 WIB

Pelaku Usaha Desa Mendalo Laut Belajar Legalitas dan AI Bersama Rumah BUMN Jambi

17 Juli 2026 - 03:00 WIB

#JambiBergerak BERITA