MUARO JAMBI – Transformasi digital tidak hanya menjadi kebutuhan bagi pelaku usaha di perkotaan. Pelaku UMKM di tingkat desa juga perlu memahami legalitas, identitas usaha, dan strategi promosi digital agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Untuk mendukung hal tersebut, Rumah BUMN Jambi bersinergi dengan Mahasiswa KKN UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi menggelar pelatihan bertajuk “Langkah Cerdas UMKM Go Digital: Dari Identitas Usaha hingga Promosi Digital” pada Rabu, 15 Juli 2026.

Kegiatan berlangsung mulai pukul 09.00 WIB di Ruang Rapat Kepala Desa Mendalo Laut, Kabupaten Muaro Jambi. Pelatihan ini diikuti oleh lebih dari 20 peserta yang terdiri dari pelaku UMKM setempat dan ibu-ibu kader Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga atau PKK Desa Mendalo Laut.
Melalui kegiatan ini, peserta mendapat pembekalan mengenai legalitas usaha dan pemanfaatan artificial intelligence atau AI untuk mendukung promosi digital. Materi tersebut dirancang agar pelaku usaha desa dapat mengembangkan bisnis secara lebih profesional dan adaptif terhadap teknologi.
Perkuat Fondasi Usaha Lewat Legalitas
Pelatihan diawali dengan pembahasan mengenai pentingnya legalitas usaha. Legalitas menjadi salah satu fondasi penting bagi UMKM untuk meningkatkan kepercayaan konsumen dan memperluas peluang pemasaran.
Peserta mendapat edukasi mengenai beberapa perizinan yang perlu dipahami oleh pelaku usaha. Materi tersebut mencakup Nomor Induk Berusaha atau NIB, Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga atau P-IRT, serta sertifikasi halal.
NIB menjadi identitas resmi bagi pelaku usaha. Dengan memiliki NIB, UMKM memiliki dasar administrasi yang lebih jelas dalam menjalankan kegiatan bisnis.
Bagi pelaku usaha pangan, P-IRT juga memiliki peran penting. Izin tersebut dapat membantu meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap keamanan produk makanan atau minuman yang dipasarkan.
Selain itu, sertifikasi halal menjadi nilai tambah bagi produk UMKM. Label halal dapat memperkuat keyakinan konsumen dan membuka peluang produk menjangkau pasar yang lebih luas.
Dorong UMKM Desa Lebih Siap Naik Kelas
Pembahasan legalitas tidak hanya berfokus pada syarat administrasi. Peserta juga diajak memahami manfaat jangka panjang dari perizinan usaha.
Dengan legalitas yang lengkap, pelaku UMKM dapat lebih percaya diri menawarkan produk ke toko, mitra, bazar, marketplace, hingga calon pembeli baru. Legalitas juga membantu usaha terlihat lebih profesional.
Bagi pelaku usaha di Desa Mendalo Laut, pemahaman ini menjadi langkah awal untuk membangun bisnis yang lebih tertata. Produk lokal tidak hanya perlu enak, menarik, atau berkualitas, tetapi juga perlu memiliki dokumen pendukung yang jelas.
Rumah BUMN Jambi mendorong peserta agar mulai menata identitas usaha sejak dini. Langkah ini penting agar UMKM desa memiliki fondasi yang kuat sebelum masuk ke pasar digital yang lebih kompetitif.
Manfaatkan AI untuk Promosi Digital
Setelah membahas legalitas, pelatihan berlanjut ke materi pemanfaatan AI untuk mendukung promosi usaha. Peserta belajar menggunakan teknologi sebagai alat bantu yang mudah diakses melalui smartphone.
Fasilitator dari Rumah BUMN Jambi memperkenalkan cara sederhana memanfaatkan AI untuk kebutuhan UMKM. Teknologi ini dapat membantu pelaku usaha membuat materi promosi, memperbaiki tampilan visual produk, dan menyusun ide konten digital.
Peserta juga diajak memahami bahwa AI bukan pengganti kreativitas pelaku usaha. AI berfungsi sebagai asisten yang mempercepat proses kerja dan membantu menghasilkan ide awal.
Dengan pemanfaatan yang tepat, pelaku UMKM dapat membuat promosi yang lebih menarik tanpa harus selalu bergantung pada perangkat mahal. Hal ini penting bagi pelaku usaha desa yang ingin mulai membangun kehadiran digital secara mandiri.
Praktik Membuat Visual Produk Lebih Menarik
Salah satu materi yang menarik perhatian peserta ialah peningkatan kualitas visual produk. Peserta belajar bagaimana foto produk yang diambil menggunakan kamera HP dapat diolah agar terlihat lebih bersih, estetik, dan profesional.
Visual produk memiliki peran penting dalam pemasaran digital. Foto yang menarik dapat membantu calon pelanggan lebih percaya terhadap produk yang ditawarkan.
Melalui praktik langsung, peserta mencoba memanfaatkan tools berbasis AI untuk memperbaiki tampilan foto produk. Mereka belajar membuat gambar terlihat lebih rapi dan sesuai kebutuhan promosi online.
Keterampilan ini dapat membantu UMKM menampilkan produk dengan kualitas visual yang lebih baik. Pelaku usaha juga dapat menggunakan hasil foto tersebut untuk katalog, media sosial, marketplace, atau materi promosi lainnya.
Belajar Membuat Banner dan Identitas Usaha
Selain foto produk, peserta juga mempelajari pembuatan desain komersial sederhana. Materi ini mencakup pembuatan spanduk, banner usaha, dan elemen visual untuk memperkuat identitas toko.
Identitas usaha menjadi bagian penting dalam membangun citra bisnis. Nama usaha, warna, desain, dan tampilan promosi dapat membantu produk lebih mudah dikenali oleh pelanggan.
Dengan bantuan platform berbasis AI, peserta belajar membuat desain secara lebih cepat dan praktis. Mereka dapat menyesuaikan tampilan desain dengan jenis usaha masing-masing.
Materi ini memberi bekal bagi pelaku UMKM agar dapat membuat kebutuhan promosi dasar secara mandiri. Dengan begitu, usaha lokal dapat tampil lebih profesional, baik secara offline maupun online.
Susun Ide Konten untuk Perluas Pasar
Pelatihan juga membahas strategi pemasaran digital berbasis konten. Peserta belajar menggunakan AI untuk menyusun ide promosi yang lebih kreatif dan sesuai dengan target pasar.
Konten digital dapat membantu UMKM memperkenalkan produk kepada calon pelanggan. Melalui media sosial, pelaku usaha dapat menampilkan keunggulan produk, proses pembuatan, testimoni, hingga promo yang sedang berjalan.
Peserta belajar bahwa promosi tidak harus selalu berupa ajakan membeli. Konten edukasi, cerita usaha, proses produksi, dan tips penggunaan produk juga dapat menarik perhatian audiens.
Dengan bantuan AI, pelaku UMKM dapat menyusun ide konten lebih cepat. Mereka juga dapat membuat caption, konsep video, dan materi promosi yang lebih terarah.
Antusiasme Peserta Warnai Sesi Praktik
Suasana pelatihan berlangsung aktif dan interaktif. Peserta dari kalangan UMKM dan PKK Desa Mendalo Laut mengikuti materi dengan antusias sejak awal kegiatan.
Pada sesi praktik, banyak peserta langsung mencoba menggunakan smartphone masing-masing. Mereka menerapkan materi sesuai dengan produk dan kebutuhan usaha yang dijalankan.
Peserta juga aktif bertanya mengenai legalitas, desain promosi, hingga cara menggunakan AI secara lebih efektif. Diskusi tersebut membuat pelatihan terasa dekat dengan kebutuhan nyata pelaku usaha desa.
Antusiasme ini menunjukkan bahwa pelaku UMKM desa memiliki semangat besar untuk berkembang. Dengan pendampingan yang tepat, mereka dapat memanfaatkan teknologi untuk memperkuat daya saing usaha.
Kolaborasi Pengabdian untuk UMKM Desa
Kegiatan ini menjadi bentuk kolaborasi antara Rumah BUMN Jambi dan Mahasiswa KKN UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi dalam mendukung pemberdayaan masyarakat.
Melalui pelatihan ini, mahasiswa KKN ikut mendorong literasi digital dan penguatan kapasitas UMKM di Desa Mendalo Laut. Sinergi tersebut memberi manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha dan kader PKK.
Rumah BUMN Jambi berharap peserta dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kegiatan usaha sehari-hari. Legalitas yang lebih kuat dan promosi digital yang lebih menarik dapat membantu UMKM desa menjangkau pasar yang lebih luas.
Dengan pemahaman legalitas, pemanfaatan AI, dan semangat belajar yang tinggi, pelaku usaha Desa Mendalo Laut diharapkan mampu mengembangkan bisnis secara lebih mandiri.
Pelatihan ini menjadi langkah kecil yang dapat memberi dampak besar. Dari identitas usaha yang lebih jelas hingga promosi digital yang lebih kreatif, UMKM Jambi terus didorong untuk berkembang dan semakin #NaikKelas.








