jarakmedia.com — Pelayanan publik yang prima tidak hanya dibangun melalui sarana yang nyaman, tetapi juga didukung oleh sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dalam melayani masyarakat. Berangkat dari semangat tersebut, Kantor Kementerian Agama Kota Jambi bekerja sama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Jambi Hayam Wuruk menggelar Capacity Building Pelayanan PTSP guna memperkuat kompetensi petugas dalam mewujudkan service excellence di lingkungan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Kamis (16/7/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan kualitas pelayanan, seiring hadirnya wajah baru PTSP Kantor Kementerian Agama Kota Jambi. Tidak hanya menghadirkan fasilitas pelayanan yang lebih representatif, peningkatan kualitas petugas juga menjadi fokus agar pelayanan yang diberikan semakin profesional, responsif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Mewakili Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jambi, H. Habibi, S.Sos., M.H., kegiatan dibuka oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kota Jambi, H. Abdul Qadir Jailany, S.Ag. Turut memberikan sambutan Kepala Cabang BSI Hayam Wuruk Jambi sebagai mitra dalam pelaksanaan pelatihan.
Dalam sambutannya, H. Abdul Qadir Jailany menyampaikan bahwa peningkatan kualitas pelayanan harus berjalan seiring dengan pembenahan sarana dan prasarana. Menurutnya, pelayanan yang baik bukan hanya diukur dari kenyamanan ruang layanan, tetapi juga dari sikap, komunikasi, serta kemampuan petugas dalam memberikan solusi kepada masyarakat.
Materi pelatihan disampaikan oleh tim BSI Cabang Hayam Wuruk Jambi yang berbagi pengalaman dan praktik service excellence sebagai bekal bagi petugas PTSP dalam memberikan pelayanan yang semakin berkualitas. Peserta diajak memahami bahwa pelayanan tidak berhenti pada konsep 3S (Senyum, Salam, Sapa), tetapi perlu ditingkatkan menjadi konsep 7S, yakni Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun, Sigap, dan Solutif, sehingga setiap layanan mampu memberikan pengalaman yang positif bagi masyarakat.
Tidak hanya penyampaian materi, pelatihan juga diisi dengan sesi role play atau simulasi pelayanan. Melalui simulasi tersebut, para petugas PTSP dilatih menghadapi berbagai karakter dan kebutuhan masyarakat, mulai dari membangun komunikasi yang efektif, memberikan solusi sesuai prosedur, hingga menangani kendala pelayanan tanpa memutus komunikasi ataupun menimbulkan ketidakpuasan masyarakat.
Melalui kolaborasi ini, Kantor Kementerian Agama Kota Jambi berharap budaya pelayanan yang profesional terus tumbuh di lingkungan PTSP. Sinergi bersama BSI diharapkan menjadi bekal bagi seluruh petugas untuk menghadirkan pelayanan yang tidak hanya cepat dan sesuai standar operasional, tetapi juga ramah, komunikatif, serta mampu memberikan solusi terbaik bagi setiap masyarakat yang datang.








