Menu

Mode Gelap
Ekspor ke Malaysia Masih Terbuka Lebar, Rumah BUMN Jambi Bekali 100 UMKM Strategi Go Global Pengurus GP Ansor Provinsi Jambi 2024-2028 Resmi Dilantik

BERITA

FASI XXIV Kota Jambi dan Upaya Menyiapkan Generasi Qurani di Tengah Era Digital

badge-check


					FASI XXIV Kota Jambi dan Upaya Menyiapkan Generasi Qurani di Tengah Era Digital Perbesar

Festival Anak Sholeh Indonesia Jadi Ruang Pembinaan Karakter dan Dakwah Modern

Di tengah derasnya arus digitalisasi yang membentuk pola pikir dan perilaku generasi muda, Pemerintah Kota Jambi memandang pendidikan keagamaan sebagai salah satu fondasi penting dalam membangun karakter masa depan. Perspektif itu kembali ditegaskan saat Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., secara resmi membuka Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) XXIV Tingkat Kota Jambi Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Festival Muharram 1448 Hijriah di Lapangan Utama Kantor Wali Kota Jambi, Minggu (28/6/2026).

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi keagamaan bagi anak-anak dan remaja, tetapi juga diposisikan sebagai bagian dari strategi jangka panjang dalam membentuk generasi Qurani yang mampu menjawab tantangan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai keislaman.

Mengapa FASI Menjadi Penting Saat Ini?

Perkembangan teknologi informasi telah membuka akses pengetahuan yang luas bagi generasi muda. Namun pada saat yang sama, era digital juga menghadirkan berbagai tantangan, mulai dari penyebaran informasi yang tidak terverifikasi hingga perubahan pola interaksi sosial.

Dalam konteks itulah FASI dinilai memiliki relevansi yang semakin kuat. Festival ini menjadi ruang pembelajaran yang menghubungkan pendidikan agama dengan kebutuhan generasi muda masa kini, sekaligus memperkuat peran lembaga pendidikan Al-Qur’an dalam membangun karakter anak sejak dini.

Mengusung tema “Menyiapkan Generasi Qur’ani, Menyongsong Masa Depan Gemilang”, FASI XXIV diikuti sekitar 550 peserta dari 131 Lembaga Pendidikan Al-Qur’an yang tersebar di 11 kecamatan se-Kota Jambi. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, mulai 28 hingga 30 Juni 2026.


Ribuan Warga Meriahkan Pembukaan FASI XXIV

Pembukaan festival diawali dengan Pawai Ta’aruf yang melibatkan ratusan peserta dari berbagai kafilah dan lembaga pendidikan Al-Qur’an. Kehadiran ribuan masyarakat yang memadati area kegiatan menunjukkan tingginya antusiasme terhadap agenda keagamaan yang telah menjadi salah satu tradisi pembinaan generasi muda di Kota Jambi.

Dalam kesempatan itu, Maulana didampingi Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, yang juga menjabat Ketua LPTQ Kota Jambi, melantik dan mengambil sumpah Dewan Hakim serta Panitera FASI XXIV berdasarkan Keputusan Wali Kota Jambi Nomor 240 tanggal 24 Juni 2026.

Prosesi pembukaan kemudian ditandai dengan pelepasan balon ke udara sebagai simbol dimulainya rangkaian perlombaan.


Maulana: Peserta FASI Sesungguhnya Sudah Menjadi Pemenang

Dalam sambutannya, Maulana menegaskan bahwa FASI bukan sekadar ajang mencari juara. Menurutnya, keberanian anak-anak untuk belajar, berlatih, dan tampil dalam kompetisi keagamaan merupakan pencapaian yang patut diapresiasi.

“Anak-anakku, kalian semua yang hadir di FASI ini sesungguhnya sudah menjadi pemenang. Tujuan Festival Anak Sholeh adalah memberikan motivasi kepada anak-anak dan lembaga pendidikan Al-Qur’an agar terus semangat belajar agama, menghafal Al-Qur’an, belajar azan, tilawah, ceramah, serta berbagai cabang keislaman lainnya,” ujar Maulana.

Pernyataan tersebut mencerminkan pendekatan pendidikan yang tidak semata berorientasi pada hasil kompetisi, melainkan pada proses pembentukan karakter, kepercayaan diri, dan kecintaan terhadap nilai-nilai Islam.


Dakwah Harus Kreatif dan Dekat dengan Anak Muda

Salah satu pesan utama yang disampaikan Wali Kota Jambi dalam pembukaan FASI XXIV adalah pentingnya mengembangkan metode dakwah yang lebih adaptif terhadap perubahan zaman.

Menurut Maulana, pendekatan dakwah konvensional perlu dikombinasikan dengan strategi yang lebih kreatif agar mampu menjangkau generasi milenial dan Generasi Z. Dakwah, katanya, perlu hadir di ruang-ruang yang dekat dengan kehidupan anak muda, termasuk komunitas, kegiatan hobi, hingga platform digital.

Ia menilai pesan-pesan keagamaan akan lebih mudah diterima ketika dikemas secara relevan dengan pengalaman sehari-hari generasi muda. Pendekatan tersebut dianggap penting untuk menjaga nilai-nilai agama tetap hidup di tengah perubahan sosial yang berlangsung cepat.

Pandangan ini sekaligus menunjukkan bahwa pembangunan keagamaan tidak hanya berkaitan dengan ritual, tetapi juga kemampuan menghadirkan nilai Islam secara kontekstual dalam kehidupan modern.


Tujuh Belas Cabang Lomba Jadi Wadah Pengembangan Bakat

FASI XXIV mempertandingkan 17 cabang lomba, mulai dari adzan dan iqamah, ceramah agama Islam, peragaan salat, tartil Al-Qur’an, tilawah, tahfidz Juz Amma, syahril Qur’an, nasyid Islami, kisah Islami, hingga kaligrafi.

Ragam cabang lomba tersebut menunjukkan bahwa pembinaan generasi Qurani tidak hanya berfokus pada kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga mendorong pengembangan keterampilan komunikasi, kreativitas, seni, dan kepemimpinan.

Melalui kompetisi yang berjenjang, peserta memperoleh kesempatan untuk mengasah kemampuan sekaligus membangun mental tampil di depan publik.


Investasi Sosial untuk Masa Depan Kota Jambi

Penyelenggaraan FASI merupakan hasil kolaborasi antara Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Jambi dan DPD BKPRMI Kota Jambi. Kerja sama tersebut mencerminkan upaya memperkuat sinergi antara pemerintah dan organisasi masyarakat dalam membangun generasi muda yang religius dan berkarakter.

Di tengah berbagai tantangan sosial yang dihadapi anak muda saat ini, FASI menjadi lebih dari sekadar festival tahunan. Kegiatan ini merupakan investasi sosial yang bertujuan membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki fondasi moral yang kuat.

Bagi Pemerintah Kota Jambi, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari pertumbuhan fisik kota, melainkan juga dari kualitas generasi yang akan memimpin masa depan. Melalui FASI XXIV, pesan itu kembali ditegaskan: membangun kota yang maju harus berjalan seiring dengan upaya membangun karakter dan nilai-nilai keagamaan yang kokoh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lanjut Baco

NGOFILM Hadirkan Ruang Santai dan Inspirasi, 23 Peserta Ngopi Sambil Nonton Film di Co-Working Space Rumah BUMN Jambi

28 Agustus 2026 - 07:53 WIB

Lindungi Merek, Perkuat Usaha: Rumah BUMN Jambi Edukasi UMK tentang Pentingnya HKI

28 Agustus 2026 - 02:12 WIB

Festival Batanghari 2026 Jadi Panggung Produk Lokal, 20 UMK Ramaikan Kampung Ekraf

28 Agustus 2026 - 02:01 WIB

Kanwil Kementerian Hukum RI Jambi dan Rumah BUMN Jambi Perkuat Sinergi Perlindungan Kekayaan Intelektual UMKM

24 Agustus 2026 - 08:25 WIB

Rumah BUMN Jambi dan GoFood Latih Pedagang Pasar Tradisional Go Digital

20 Agustus 2026 - 01:37 WIB

#JambiBergerak BERITA