Menu

Mode Gelap
Pengurus GP Ansor Provinsi Jambi 2024-2028 Resmi Dilantik

BERITA

Mengkalibrasi Ulang Tradisi Ramadan: Pemkot Jambi Jadikan Majelis Taklim sebagai Pusat Ketahanan Keluarga

badge-check


					Mengkalibrasi Ulang Tradisi Ramadan: Pemkot Jambi Jadikan Majelis Taklim sebagai Pusat Ketahanan Keluarga Perbesar

JAMBI — Di tengah hiruk-pikuk aktivitas urban selama bulan suci, Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi merumuskan pendekatan yang lebih substansial dalam memfasilitasi kegiatan keagamaan warganya. Melalui inisiatif Pesantren Ramadan dan Pengajian Majelis Taklim, otoritas kota berupaya mentransformasi rutinitas ibadah puasa menjadi wadah pengembangan kapasitas intelektual dan karakter, khususnya bagi spektrum kaum perempuan.

Penutupan acara yang diinisiasi oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkot Jambi pada Kamis (5/3/2026) ini dihadiri langsung oleh Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha. Mengumpulkan delegasi dari 21 organisasi keagamaan ibu-ibu se-Kota Jambi, kegiatan ini dirancang bukan sekadar sebagai ajang silaturahmi seremonial, melainkan sebagai medium konsolidasi sosial.

Bagi Diza, pelibatan perempuan dalam forum semacam ini memiliki nilai strategis. Ia menyoroti fenomena domestik di mana kaum ibu sering kali terjebak secara eksklusif dalam rutinitas mengurus rumah tangga selama Ramadan.

“Kegiatan ini untuk menjembatani ibu-ibu sekalian agar tetap merasakan faedah bulan puasa yang lebih signifikan. Kalau biasanya mungkin dalam puasa kita hanya menahan diri dari segala nafsu, mengurusi suami dan anak di rumah, program ini menambah ilmu-ilmu agama agar puasanya makin lancar dan barokah,” urai Diza secara analitis.

Lebih jauh, ia memberikan penekanan bahwa perempuan perkotaan modern harus memiliki fondasi teologis yang kuat. Tujuannya adalah mencetak figur Muslimah yang adaptif, cerdas, dan berbudi luhur, terutama saat mereka harus menavigasi disrupsi kemajuan ilmu pengetahuan yang bergerak cepat.

Pergeseran Paradigma Filantropi Kota

Agenda ini juga dimanfaatkan oleh jajaran eksekutif sebagai panggung untuk menyosialisasikan pergeseran kebijakan publik terkait filantropi. Menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah, Diza mengimbau agar sentimen kedermawanan warga disalurkan melalui instansi resmi yang akuntabel, seperti Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Jambi.

Pernyataan Diza berikutnya menyingkap sebuah evaluasi kebijakan dari Pemkot Jambi terkait tradisi beramal di ruang publik. “Pemerintah Kota Jambi tidak lagi membagikan takjil di jalanan, namun kami antarkan langsung ke panti-panti asuhan karena mereka lebih membutuhkan,” tegasnya.

Manuver ini merefleksikan komitmen pemerintah untuk memastikan setiap bantuan sosial (charity) tepat sasaran. Memusatkan distribusi donasi ke panti asuhan dan menghindari pembagian massal di jalan raya adalah langkah taktis untuk mereduksi potensi inefisiensi, sekaligus menjaga ketertiban arus lalu lintas kota yang kerap tersendat menjelang waktu berbuka.

Proyeksi ‘Pengajian Bahagia’

Selama dua hari pelaksanaannya, kegiatan Pesantren Ramadan ini dinilai berhasil mencapai targetnya. Ketua Pelaksana kegiatan, Nover, mengonfirmasi bahwa transfer keilmuan agama dan penguatan kohesi antar-majelis taklim telah terselenggara secara optimal.

Namun, visi Pemkot Jambi membentang lebih jauh dari sekadar program musiman. Sebagai langkah strategis jangka panjang untuk mendukung tumbuh kembangnya diskursus keagamaan, pemerintah saat ini tengah merampungkan kerangka program bertajuk Pengajian Bahagia.

Inisiatif lintas kecamatan ini diproyeksikan menjadi forum rutin komprehensif yang mempertemukan ibu-ibu Majelis Taklim dari seluruh penjuru Kota Jambi. Melalui pelembagaan Pengajian Bahagia, Pemkot Jambi berharap dapat memperkuat peran wanita sebagai pendidik (madrasah pertama) di lingkungan keluarga, yang pada gilirannya akan melahirkan arsitektur sosial dan generasi masa depan yang tangguh secara moral.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lanjut Baco

Investasi Manusia di Kota Jambi: Menakar Strategi Ekonomi Menekan Angka Anak Tidak Sekolah

26 Mei 2026 - 12:27 WIB

Mengurai Sengkarut Agraria Muaro Jambi: Jejak Laporan Penyerobotan Lahan Gambut Jaya Terungkap

25 Mei 2026 - 01:36 WIB

Jika Surat Rekomendasi Cacat, Mengapa Hanya 105 yang Dipersoalkan?”: Pemilik SHM Gambut Jaya Tuntut Asas Persamaan di Depan Hukum

22 Mei 2026 - 20:01 WIB

Gerakan Kemanusiaan BOLONG Jadi Bukti Kepedulian Anak Muda Bungo untuk Sesama

21 Mei 2026 - 06:51 WIB

Kota Jambi Mengubah Wajah Pengelolaan Sampah melalui Reformasi Berbasis Lingkungan

21 Mei 2026 - 03:35 WIB

#JambiBergerak BERITA