JAMBI – Transformasi digital membuka banyak peluang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah atau UMKM. Namun, peluang tersebut juga menuntut pelaku usaha untuk lebih cermat dalam mengelola keuangan dan memasarkan produk.
Untuk menjawab kebutuhan itu, PT Akulaku Finance Indonesia berkolaborasi dengan Rumah BUMN Jambi menggelar kegiatan bertajuk “BeraniBeraksi! Naik Level di Era Digital: Literasi Keuangan & Digital Marketing” pada Selasa, 30 Juni 2026.
Kegiatan berlangsung mulai pukul 15.00 WIB di Ballroom Aston Hotel & Conference Center Jambi. Sebanyak 150 pelaku UMKM Jambi mengikuti kegiatan tersebut dengan antusias.

Pelatihan ini menggabungkan dua materi penting bagi pertumbuhan usaha. Peserta mempelajari pengelolaan keuangan yang aman serta strategi pemasaran digital untuk memperluas pasar.
Perkuat Literasi Keuangan UMKM
Pada sesi pertama, peserta mendapat materi literasi keuangan dari Asaduddin, Senior Specialist Customer Protection PT Akulaku Finance Indonesia.
Asaduddin membahas pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak dalam menjalankan usaha. Pelaku UMKM perlu memisahkan keuangan pribadi dan bisnis agar arus kas lebih mudah dipantau.
Peserta juga mendapat pemahaman tentang pentingnya mencatat pemasukan dan pengeluaran. Catatan yang rapi membantu pemilik usaha menilai kondisi keuangan secara lebih akurat.
Selain itu, pelaku UMKM perlu memahami risiko dalam menggunakan layanan keuangan. Mereka harus memeriksa legalitas, ketentuan, biaya, serta kemampuan pembayaran sebelum mengambil keputusan.
Literasi keuangan yang baik dapat membantu UMKM menghindari kerugian. Pengetahuan tersebut juga mendukung stabilitas usaha dalam jangka panjang.
Dorong Pelaku Usaha Membuat Keputusan yang Lebih Aman
Pengelolaan keuangan tidak hanya berkaitan dengan pembukuan. Pelaku usaha juga perlu memahami cara mengambil keputusan finansial yang sesuai dengan kemampuan bisnis.
Melalui sesi ini, peserta belajar mengenali kebutuhan usaha sebelum menggunakan produk pembiayaan. Mereka perlu membedakan kebutuhan produktif dan pengeluaran yang belum mendesak.
Pemilik usaha juga harus menjaga keamanan data pribadi dan informasi bisnis. Langkah ini penting untuk mengurangi risiko penyalahgunaan data dan penipuan digital.
Dengan pemahaman yang tepat, pelaku UMKM dapat memanfaatkan layanan keuangan secara lebih aman. Mereka juga dapat merencanakan pengembangan usaha dengan lebih terukur.
Maksimalkan Pemasaran Digital
Pada sesi kedua, peserta mempelajari strategi digital marketing bersama RD. Azi Kusuma W., Praktisi Digital Marketing sekaligus Founder dan Owner Batoku.
Ia membahas cara memanfaatkan platform digital untuk meningkatkan visibilitas produk. Pelaku UMKM perlu memilih kanal pemasaran yang sesuai dengan target konsumennya.
Peserta juga belajar menyusun pesan promosi yang menarik. Konten yang baik harus mampu menjelaskan manfaat produk secara jelas dan relevan.
Selain konten, konsistensi menjadi bagian penting dalam pemasaran digital. Pelaku usaha perlu mengunggah konten secara teratur dan menyesuaikannya dengan respons audiens.
Strategi tersebut dapat membantu UMKM membangun kesadaran merek. Produk juga memiliki peluang lebih besar untuk menjangkau konsumen baru.
Dari Visibilitas Menuju Penjualan
Digital marketing tidak berhenti pada jumlah tayangan atau pengikut. Pelaku UMKM perlu mengarahkan perhatian audiens menjadi interaksi dan transaksi.
Dalam sesi tersebut, peserta mempelajari pentingnya ajakan bertindak atau call-to-action. Ajakan yang jelas dapat mengarahkan calon pelanggan untuk bertanya, menghubungi penjual, atau membeli produk.
Pelaku usaha juga perlu menampilkan informasi bisnis secara lengkap. Harga, kontak, cara pemesanan, dan keunggulan produk harus mudah ditemukan.
Selain itu, peserta belajar pentingnya mengevaluasi hasil pemasaran. Data dari platform digital dapat membantu UMKM mengetahui konten yang efektif dan kebutuhan audiens.
Dengan evaluasi rutin, pelaku usaha dapat memperbaiki strategi. Mereka juga dapat menggunakan anggaran promosi secara lebih efisien.
Peserta Aktif Mengikuti Diskusi
Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Sebanyak 150 peserta aktif mengikuti materi dari awal hingga akhir.
Antusiasme terlihat dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi dalam pengelolaan keuangan dan pemasaran digital.
Kedua narasumber memberikan penjelasan berdasarkan kebutuhan peserta. Pendekatan ini membuat materi lebih dekat dengan kondisi UMKM di lapangan.
Peserta tidak hanya memperoleh teori. Mereka juga mendapat wawasan praktis yang dapat diterapkan dalam kegiatan usaha sehari-hari.
Kolaborasi untuk Mendorong UMKM Naik Level
Kolaborasi antara PT Akulaku Finance Indonesia dan Rumah BUMN Jambi menunjukkan pentingnya sinergi dalam pengembangan kapasitas UMKM.
Pelaku usaha membutuhkan kemampuan yang seimbang. Mereka perlu memahami keuangan agar bisnis tetap sehat dan menguasai pemasaran digital agar produk lebih mudah ditemukan.
Rumah BUMN Jambi berharap peserta dapat segera menerapkan materi yang mereka peroleh. Pengelolaan keuangan yang disiplin dapat memperkuat fondasi usaha.
Di sisi lain, strategi digital marketing yang tepat dapat membuka peluang pasar yang lebih luas. Kombinasi keduanya dapat membantu UMKM berkembang secara berkelanjutan.
Melalui kegiatan “BeraniBeraksi! Naik Level di Era Digital”, PT Akulaku Finance Indonesia dan Rumah BUMN Jambi terus mendorong pelaku usaha agar lebih adaptif, aman, dan kompetitif.
Dengan peningkatan literasi dan konsistensi dalam berinovasi, UMKM Jambi diharapkan mampu memperkuat bisnis dan semakin #NaikKelas.








