Menu

Mode Gelap
Ekspor ke Malaysia Masih Terbuka Lebar, Rumah BUMN Jambi Bekali 100 UMKM Strategi Go Global Pengurus GP Ansor Provinsi Jambi 2024-2028 Resmi Dilantik

BERITA

Dari Kampus ke Masyarakat: Pemkot Jambi Perkuat Kolaborasi dengan Mahasiswa untuk Mendorong Pembangunan Berbasis Pengabdian

badge-check


					Dari Kampus ke Masyarakat: Pemkot Jambi Perkuat Kolaborasi dengan Mahasiswa untuk Mendorong Pembangunan Berbasis Pengabdian Perbesar

Kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah kembali mendapat penguatan di Kota Jambi. Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha secara resmi melepas lima tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Universitas Jambi (UNJA) yang akan menjalankan program pemberdayaan masyarakat di sejumlah desa dan kelurahan. Momentum tersebut bukan sekadar seremoni akademik, melainkan penegasan bahwa mahasiswa memiliki peran strategis sebagai mitra pembangunan daerah melalui inovasi dan pengabdian kepada masyarakat.

Pemerintah Kota Jambi menilai pengabdian mahasiswa merupakan jembatan antara ilmu pengetahuan yang dikembangkan di kampus dengan kebutuhan nyata masyarakat. Karena itu, Pemkot menyatakan kesiapan untuk mendukung seluruh proses pelaksanaan program, mulai dari penyediaan data, koordinasi lintas sektor, hingga pendampingan di lapangan. Pendekatan kolaboratif tersebut diharapkan mampu menghasilkan solusi yang tidak hanya inovatif, tetapi juga berkelanjutan bagi berbagai persoalan sosial di daerah.

Mahasiswa UNJA Torehkan Prestasi di Tingkat Nasional

Pelepasan lima tim PPK Ormawa berlangsung dalam kegiatan Bimbingan Teknis di Aula Gedung Unifac Universitas Jambi, Mendalo. Kegiatan tersebut dihadiri Rektor Universitas Jambi Prof. Dr. Helmi, jajaran dekan, Sekretaris Daerah Kabupaten Muaro Jambi, Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi, para lurah, kepala desa, serta ratusan mahasiswa yang akan diterjunkan ke lokasi pengabdian.

Dalam sambutannya, Diza memberikan apresiasi atas prestasi yang diraih mahasiswa UNJA. Pada 2026, PPK Ormawa Universitas Jambi berhasil menempati peringkat ketiga terbaik di tingkat nasional sekaligus menjadi yang terbaik di Pulau Sumatra.

“Ini adalah prestasi yang membanggakan. PPK Ormawa Universitas Jambi berhasil menempati peringkat ketiga terbaik di Indonesia dan menjadi yang terbaik di Sumatra. Ini bukti nyata bahwa mahasiswa Jambi mampu bersaing di tingkat nasional melalui program-program inovatif yang berdampak langsung bagi masyarakat,” ujar Diza.

Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan bahwa kualitas mahasiswa tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari kemampuan menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Pemkot Jambi Siap Menjadi Mitra Strategis Mahasiswa

Lima tim PPK Ormawa UNJA mengusung berbagai tema pengabdian, mulai dari sektor peternakan, perkebunan, mitigasi bencana, hingga kesehatan masyarakat.

Khusus di wilayah Kota Jambi, program difokuskan pada peningkatan layanan kesehatan masyarakat dan percepatan penanganan stunting. Untuk mendukung keberhasilan program tersebut, Pemerintah Kota Jambi memastikan seluruh perangkat daerah terkait akan dilibatkan sebagai mitra pelaksanaan.

“Kami ingin kehadiran mahasiswa benar-benar memberikan manfaat nyata. Karena itu, Pemkot Jambi siap mendukung kebutuhan data, koordinasi lapangan, hingga pendampingan agar program-program yang dijalankan dapat berjalan optimal,” tegas Diza.

Dukungan itu akan melibatkan berbagai organisasi perangkat daerah, termasuk Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, pemerintah kelurahan, hingga pengurus RT. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mempercepat implementasi program sekaligus memperluas dampak yang dirasakan masyarakat.

Pengabdian Menjadi Ruang Belajar yang Sesungguhnya

Dalam kesempatan itu, Diza juga mengingatkan bahwa proses belajar mahasiswa tidak berhenti di ruang kuliah. Pengalaman berinteraksi langsung dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam membentuk kepemimpinan, empati, dan kemampuan menyelesaikan persoalan nyata.

“Mahasiswa tidak hanya belajar di ruang kuliah, tetapi juga belajar dari realitas masyarakat. Ketika ilmu pengetahuan dipadukan dengan kepedulian sosial, akan lahir solusi-solusi yang konkret,” ungkapnya.

Menurutnya, program pengabdian memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memahami persoalan pembangunan dari dekat sekaligus mengasah kemampuan bekerja sama dengan pemerintah dan masyarakat.

Pendekatan tersebut dinilai penting dalam mencetak lulusan perguruan tinggi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki sensitivitas sosial dan kemampuan memecahkan masalah di lapangan.

Fokus pada Kesehatan dan Penanganan Stunting

Salah satu fokus utama program di Kota Jambi adalah peningkatan kesehatan masyarakat, khususnya percepatan penurunan angka stunting.

Pemilihan tema tersebut sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Jambi yang selama ini menjadikan kesehatan ibu dan anak sebagai salah satu prioritas pembangunan. Kehadiran mahasiswa diharapkan mampu memperkuat edukasi masyarakat, pendampingan keluarga, hingga pelaksanaan berbagai program promotif dan preventif di tingkat kelurahan dan RT.

Selain sektor kesehatan, program juga menyentuh berbagai isu strategis lain seperti pengelolaan lingkungan, mitigasi bencana, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga pengembangan sektor pertanian dan peternakan berbasis potensi lokal.

Kolaborasi Kampus dan Pemerintah untuk Pembangunan Berkelanjutan

Keterlibatan Pemerintah Kota Jambi dalam mendukung PPK Ormawa mencerminkan semakin kuatnya sinergi antara dunia akademik dan pemerintah daerah dalam menghadapi tantangan pembangunan.

Perguruan tinggi menghadirkan riset, inovasi, dan sumber daya manusia yang kreatif, sementara pemerintah menyediakan dukungan kebijakan, data, serta akses terhadap masyarakat. Kombinasi keduanya diyakini mampu menghasilkan solusi yang lebih efektif dibandingkan bekerja secara terpisah.

Melalui pola kemitraan tersebut, berbagai program pengabdian tidak hanya menjadi bagian dari kewajiban akademik mahasiswa, tetapi juga berkontribusi langsung terhadap pencapaian target pembangunan daerah.

Investasi pada Generasi Penggerak Perubahan

Pelepasan Tim PPK Ormawa UNJA menjadi gambaran bahwa pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga pada partisipasi aktif kalangan akademisi dan generasi muda.

Dengan memberikan ruang kepada mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan di tengah masyarakat, Pemerintah Kota Jambi berharap lahir berbagai inovasi yang mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat budaya kolaborasi dalam pembangunan.

Komitmen Pemkot Jambi untuk menjadi mitra strategis mahasiswa menunjukkan bahwa pengabdian masyarakat bukan sekadar program kampus, melainkan investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia yang adaptif, inovatif, dan memiliki kepedulian sosial. Ketika ilmu pengetahuan bertemu dengan kebutuhan masyarakat dan didukung oleh pemerintah, pengabdian berubah menjadi kekuatan nyata yang mendorong pembangunan daerah secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lanjut Baco

Inklusif Berkarya, Rumah BUMN Jambi dan GERKATIN Latih 17 Teman Tuli Membuat Sabun Handmade

28 Juli 2026 - 08:04 WIB

GAPEMBI Provinsi Jambi Siap Sinergi Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis

26 Juli 2026 - 21:30 WIB

Bangun Kepercayaan Pelanggan, 17 UMKM Jambi Belajar Susun Company Profile Profesional

23 Juli 2026 - 09:18 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, Kemenag Kota Jambi Gandeng BSI Gelar Capacity Building Petugas PTSP Menuju Service Excellence

17 Juli 2026 - 16:51 WIB

Pelaku Usaha Desa Mendalo Laut Belajar Legalitas dan AI Bersama Rumah BUMN Jambi

17 Juli 2026 - 03:00 WIB

#JambiBergerak BERITA