JAMBI – Di tengah dinamika kepemimpinan daerah, Kota Jambi menyambut energi baru melalui sosok Wakil Walikota, Diza Hazra Aljosha. Dengan latar belakang yang unik sebagai pengusaha muda bereputasi, lulusan universitas luar negeri, dan pemimpin organisasi bisnis, Diza membawa perspektif modern yang berfokus pada inovasi ekonomi, pemberdayaan pemuda, dan tata kelola pemerintahan yang inklusif.
Bersama Walikota Maulana, Diza mengusung visi “Kota Jambi Bahagia”, sebuah cetak biru pembangunan yang tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup warganya secara menyeluruh. Artikel ini mengupas secara mendalam bagaimana rekam jejak, keahlian, dan komitmen awal Diza Hazra Aljosha menjadi fondasi bagi transformasi Jambi di era baru.

Profil Pemimpin Generasi Baru: Perpaduan Bisnis dan Pelayanan Publik
Diza Hazra Aljosha bukanlah politisi konvensional. Lahir pada 24 Oktober 1988, ia dibentuk oleh tiga pilar utama: warisan keluarga yang kental dengan dunia usaha dan pelayanan publik, pendidikan global, dan pengalaman eksekutif yang teruji. Sebagai putra dari pengusaha Hazrin Nurdin dan keponakan mantan Gubernur Jambi Zulkifli Nurdin, ia memiliki pemahaman mendalam tentang lanskap sosio-ekonomi Jambi.
Namun, Diza membangun legitimasinya sendiri melalui jalur pendidikan dan profesional. Ia meraih gelar S1 Manajemen dari Universitas Bina Nusantara dan S2 Marketing Management dari Middlesex University, London. Pendidikan internasional ini membekalinya dengan wawasan global yang kini ia terapkan dalam kebijakan publik.
Sebelum terjun ke dunia politik, Diza telah membuktikan kapabilitasnya sebagai Direktur Utama di PT. Enha Putra Group dan Direktur Operasional di PT. Jambi Bangun Bara Perkasa. Pengaruhnya semakin menguat saat ia menjabat sebagai Ketua Umum BPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Provinsi Jambi periode 2021-2024.
Di HIPMI, ia berhasil menciptakan ekosistem bisnis yang lebih inklusif dan menghubungkan pengusaha muda dengan peluang pasar yang lebih luas.
Komitmennya pada transparansi juga tercermin dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) per 2 Agustus 2024, yang mencatat total kekayaan sebesar Rp 15,1 miliar tanpa utang, sebuah sinyal positif bagi tata kelola keuangan yang akuntabel.
Aksi Nyata Visi “Kota Jambi Bahagia”
Didukung mandat kuat dari 73,3% suara sah pada Pilwako 2024, pasangan Maulana-Diza mulai menerjemahkan visi “Kota Jambi Bahagia” ke dalam 11 program prioritas yang saling terhubung. Diza Hazra Aljosha mengambil peran sentral dalam mengawal program-program yang menjadi keahliannya, terutama yang menyasar pemuda dan ekonomi.
1. Memberdayakan Generasi Muda Melalui Rumel dan Balikat
Dua program unggulan yang menjadi fokus utama Diza adalah Ruang Milenial (Rumel) dan Balai Latihan Kerja Tematik (Balikat). Rumel dirancang sebagai wadah kreatif dan kolaboratif bagi anak muda untuk mengembangkan ide dan inovasi.
Diza menunjukkan gaya kepemimpinan proaktif dengan turun langsung mensurvei kawasan Terminal Rawasari sebagai calon lokasi Rumel, memastikan program ini tepat sasaran dan berkelanjutan.
Sementara itu, Balikat adalah jawaban atas kebutuhan industri dengan menyediakan pelatihan kerja berbasis kompetensi yang relevan, mempersiapkan tenaga kerja Jambi agar lebih berdaya saing.
2. Mendorong Ekosistem UMKM dan Ekonomi Digital
Berbekal pengalamannya sebagai Ketua HIPMI, Diza menjadi motor penggerak program Bank Harkat (Bantuan Kelompok Usaha Masyarakat). Program ini dirancang untuk mengatasi masalah klasik UMKM dengan menyediakan fasilitas dana hingga Rp 42 miliar melalui sistem bagi hasil rendah dan tanpa agunan.
Diza juga aktif mendorong transformasi digital. Dalam berbagai seminar di perguruan tinggi, ia menekankan agar pemuda Jambi menjadi “pelaku, bukan penonton” dalam ekonomi digital, sejalan dengan komitmen pemerintah untuk mendukung pelatihan AI dan ekonomi kreatif demi menyongsong Indonesia Emas 2045.
3. Kepemimpinan Inklusif dan Berlandaskan Empati
Di luar fokus pada ekonomi, Diza menunjukkan komitmen kuat pada inklusivitas sosial. Kehadirannya dalam acara “Satu Hari Bersama Anak Disabilitas” yang diselenggarakan Yayasan Bina Insani Anak Istimewa menjadi bukti nyata. Dalam acara tersebut, ia tidak hanya hadir secara seremonial, tetapi juga aktif berinteraksi dan memberikan dukungan moral, menegaskan bahwa pembangunan harus dirasakan oleh semua lapisan masyarakat, termasuk kelompok rentan.
Komitmen ini melengkapi citranya sebagai pemimpin yang tidak hanya teknokratis, tetapi juga memiliki welas asih dan kepedulian sosial yang mendalam.
Prospek ke Depan: Energi Baru untuk Jambi
Diza Hazra Aljosha merepresentasikan pergeseran paradigma dalam kepemimpinan publik. Ia memadukan pola pikir seorang pengusaha yang berbasis data dan berorientasi hasil dengan pendekatan seorang pelayan publik yang terbuka dan inklusif. Kehadirannya di pemerintahan menjadi jembatan strategis antara sektor swasta dan publik, sebuah kolaborasi yang esensial untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi Jambi.
Dengan fokus pada pemberdayaan generasi muda, penguatan UMKM, dan komitmen pada tata kelola yang bersih, Diza Hazra Aljosha tidak hanya membawa harapan baru, tetapi juga langkah-langkah konkret untuk mewujudkan “Kota Jambi Bahagia” yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing.








