Menu

Mode Gelap
Ekspor ke Malaysia Masih Terbuka Lebar, Rumah BUMN Jambi Bekali 100 UMKM Strategi Go Global Pengurus GP Ansor Provinsi Jambi 2024-2028 Resmi Dilantik

BERITA

Kampung Bahagia Berlanjut: Pemkot Jambi Ajak Warga Menjadi Penggerak Perubahan di Lingkungan Sendiri

badge-check


					Kampung Bahagia Berlanjut: Pemkot Jambi Ajak Warga Menjadi Penggerak Perubahan di Lingkungan Sendiri Perbesar

Keberhasilan sebuah program pembangunan tidak hanya diukur dari selesainya pekerjaan fisik, tetapi juga dari kemampuan masyarakat menjaga, memanfaatkan, dan meneruskan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari. Atas dasar itulah Pemerintah Kota Jambi menegaskan bahwa Program Kampung Bahagia bukan sekadar pembangunan infrastruktur lingkungan, melainkan gerakan sosial yang bertumpu pada partisipasi warga. Pesan tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha saat memimpin serah terima hasil kegiatan fisik Program Kampung Bahagia sekaligus mengajak masyarakat menjadi bagian aktif dalam mengedukasikan keberhasilan program kepada lingkungan sekitar.

Momentum serah terima tersebut menjadi penanda berakhirnya tahapan pembangunan fisik sekaligus dimulainya fase baru, yakni menjaga keberlanjutan hasil pembangunan. Pemerintah Kota Jambi menilai keberhasilan Kampung Bahagia akan lebih bermakna apabila masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga berperan sebagai penggerak yang menyebarluaskan nilai gotong royong, kepedulian lingkungan, dan partisipasi aktif kepada warga lainnya.

Serah Terima Menandai Tuntasnya Pembangunan Fisik

Dalam kegiatan tersebut, Wakil Wali Kota Diza menyerahkan secara simbolis hasil pembangunan kepada masyarakat setelah seluruh pekerjaan fisik dinyatakan selesai sesuai dengan rencana.

Berbagai fasilitas yang telah dibangun melalui Program Kampung Bahagia kini resmi dimanfaatkan oleh warga. Mulai dari peningkatan infrastruktur lingkungan, fasilitas umum, hingga sarana pendukung aktivitas masyarakat yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup sekaligus memperkuat interaksi sosial di tingkat RT.

Menurut Diza, keberhasilan pembangunan tersebut merupakan hasil sinergi antara pemerintah dan masyarakat yang bersama-sama menentukan kebutuhan lingkungan serta mengawal proses pelaksanaannya.

“Program ini akan berhasil apabila masyarakat ikut menjaga, merawat, dan menyampaikan manfaatnya kepada lingkungan sekitar sehingga semakin banyak warga yang memahami tujuan Kampung Bahagia.”

Warga Diminta Menjadi Agen Edukasi Program

Salah satu pesan utama yang disampaikan Diza adalah pentingnya keterlibatan masyarakat setelah pembangunan selesai.

Ia mengajak seluruh warga penerima manfaat untuk menjadi agen edukasi yang dapat menjelaskan kepada masyarakat lain mengenai tujuan, manfaat, serta mekanisme Program Kampung Bahagia.

Menurutnya, keberhasilan sebuah inovasi pemerintah tidak cukup hanya diketahui oleh penerima manfaat langsung, tetapi juga perlu dipahami oleh masyarakat luas agar dapat menjadi inspirasi bagi lingkungan lainnya.

Dengan semakin banyak warga yang memahami konsep Kampung Bahagia, semangat gotong royong dan pembangunan berbasis komunitas diyakini akan semakin berkembang di berbagai wilayah Kota Jambi.

Gotong Royong Menjadi Fondasi Keberlanjutan

Diza menegaskan bahwa keberlanjutan program sangat bergantung pada budaya gotong royong yang telah menjadi kekuatan masyarakat Indonesia.

Fasilitas yang telah dibangun akan memberikan manfaat jangka panjang apabila masyarakat memiliki rasa memiliki terhadap hasil pembangunan tersebut. Oleh karena itu, pemerintah berharap warga tidak hanya memanfaatkan fasilitas yang tersedia, tetapi juga aktif merawat dan mengembangkannya.

Pendekatan tersebut menjadi ciri utama Program Kampung Bahagia yang sejak awal dirancang sebagai pembangunan berbasis partisipasi masyarakat, bukan sekadar proyek fisik pemerintah.

Kampung Bahagia Bangun Lebih dari Infrastruktur

Bagi Pemerintah Kota Jambi, Kampung Bahagia memiliki tujuan yang lebih luas dibandingkan pembangunan jalan lingkungan atau fasilitas umum.

Program ini juga diarahkan untuk memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan kepedulian antarwarga, serta membangun budaya kolaborasi dalam menyelesaikan berbagai persoalan lingkungan.

Melalui keterlibatan RT, tokoh masyarakat, dan warga, pemerintah berharap setiap lingkungan mampu menyusun prioritas pembangunan yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.

Model pembangunan seperti ini dinilai lebih efektif karena masyarakat ikut terlibat sejak tahap perencanaan hingga pemeliharaan hasil pembangunan.

Partisipasi Warga Menjadi Kunci Keberhasilan

Dalam kesempatan tersebut, Diza menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat, pengurus RT, serta pihak-pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan pelaksanaan Program Kampung Bahagia.

Ia menilai keberhasilan pembangunan yang telah dicapai merupakan bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat mampu menghasilkan perubahan yang nyata.

Ke depan, Pemerintah Kota Jambi berharap semangat yang telah terbangun tidak berhenti setelah proyek selesai, melainkan terus berkembang menjadi budaya bersama dalam menjaga kebersihan, keamanan, dan kualitas lingkungan.

Membangun Kota dari Lingkungan Terkecil

Program Kampung Bahagia menunjukkan bahwa pembangunan kota tidak selalu dimulai dari proyek berskala besar. Perubahan justru dapat lahir dari lingkungan terkecil ketika masyarakat diberi ruang untuk berpartisipasi dan mengambil peran dalam pembangunan.

Melalui pendekatan tersebut, Pemerintah Kota Jambi berupaya membangun kota yang tidak hanya memiliki infrastruktur yang lebih baik, tetapi juga masyarakat yang semakin mandiri, peduli, dan mampu menjaga hasil pembangunan secara berkelanjutan.

Ajakan Wakil Wali Kota Diza kepada masyarakat untuk menjadi penggerak sekaligus penyebar informasi mengenai Program Kampung Bahagia memperlihatkan bahwa keberhasilan pembangunan tidak berhenti pada penyelesaian fisik semata. Keberhasilan sesungguhnya baru tercapai ketika masyarakat merasa memiliki, ikut merawat, dan menginspirasi lingkungan lain untuk membangun dengan semangat gotong royong yang sama. Dengan demikian, Kampung Bahagia berkembang bukan hanya sebagai program pemerintah, tetapi sebagai gerakan sosial yang memperkuat fondasi pembangunan Kota Jambi dari tingkat komunitas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lanjut Baco

Inklusif Berkarya, Rumah BUMN Jambi dan GERKATIN Latih 17 Teman Tuli Membuat Sabun Handmade

28 Juli 2026 - 08:04 WIB

GAPEMBI Provinsi Jambi Siap Sinergi Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis

26 Juli 2026 - 21:30 WIB

Bangun Kepercayaan Pelanggan, 17 UMKM Jambi Belajar Susun Company Profile Profesional

23 Juli 2026 - 09:18 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, Kemenag Kota Jambi Gandeng BSI Gelar Capacity Building Petugas PTSP Menuju Service Excellence

17 Juli 2026 - 16:51 WIB

Pelaku Usaha Desa Mendalo Laut Belajar Legalitas dan AI Bersama Rumah BUMN Jambi

17 Juli 2026 - 03:00 WIB

#JambiBergerak BERITA