Menu

Mode Gelap
Ekspor ke Malaysia Masih Terbuka Lebar, Rumah BUMN Jambi Bekali 100 UMKM Strategi Go Global Pengurus GP Ansor Provinsi Jambi 2024-2028 Resmi Dilantik

BERITA

Ketika Aspirasi Warga Menjadi Layanan Publik: Pemkot dan DPRD Jambi Hibahkan Ambulans untuk Masyarakat

badge-check


					Ketika Aspirasi Warga Menjadi Layanan Publik: Pemkot dan DPRD Jambi Hibahkan Ambulans untuk Masyarakat Perbesar

Ambulans Dikelola Masjid Jami’atul Ulum dan Diperuntukkan bagi Pelayanan Sosial Warga

JAMBI — Sebuah aspirasi yang disampaikan warga dalam forum reses berujung pada layanan sosial yang dapat digunakan masyarakat secara langsung. Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi bersama DPRD Kota Jambi menyerahkan satu unit mobil ambulans jenazah kepada Pengurus Masjid Jami’atul Ulum, Kelurahan Sungai Putri, Kecamatan Danau Sipin, Senin (13/7/2026).

Penyerahan kendaraan tersebut dilakukan langsung oleh Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M. bersama Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly, S.E. Ambulans merupakan hibah Pemerintah Kota Jambi Tahun Anggaran 2026 dan selanjutnya dikelola oleh pengurus masjid untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat di sejumlah RT di wilayah Sungai Putri.

Bantuan tersebut mencakup warga RT 17, RT 18, RT 25, dan RT 26 Kelurahan Sungai Putri. Penyerahan diawali dengan penandatanganan berita acara serah terima hibah, kemudian dilanjutkan pemotongan pita sebagai simbol kendaraan resmi menjadi bagian dari fasilitas pelayanan sosial masyarakat.

Aspirasi Reses Berubah Menjadi Fasilitas Publik

Yang membuat penyerahan ambulans ini penting bukan semata kendaraan yang diberikan, melainkan proses yang melatarbelakanginya. Kebutuhan tersebut berasal dari aspirasi masyarakat yang dihimpun DPRD Kota Jambi ketika melaksanakan reses pada 2024–2025.

Masyarakat ketika itu menyampaikan kebutuhan terhadap kendaraan yang dapat digunakan secara gratis, terutama untuk membantu proses pemulasaraan dan pengantaran jenazah. Aspirasi tersebut kemudian diperjuangkan melalui dana aspirasi DPRD dan diwujudkan dalam bentuk hibah melalui Pemerintah Kota Jambi.

Dalam konteks pelayanan publik, mekanisme tersebut memperlihatkan bagaimana kebutuhan yang muncul dari lingkungan masyarakat dapat masuk ke dalam proses penganggaran dan akhirnya kembali dalam bentuk fasilitas yang dapat dimanfaatkan warga.

Maulana: Ambulans Menjawab Kebutuhan Nyata Masyarakat

Wali Kota Maulana menyebut penyerahan ambulans tersebut sebagai bentuk konkret kolaborasi antara eksekutif dan legislatif dalam merespons kebutuhan warga.

Ia menjelaskan bahwa kendaraan tersebut memang dibutuhkan masyarakat Sungai Putri, terutama untuk pelayanan kendaraan jenazah. Karena itu, pemerintah daerah mengapresiasi DPRD yang telah membawa aspirasi tersebut ke dalam pembahasan anggaran.

“Di Sungai Putri ini memang sangat membutuhkan mobil jenazah, sehingga hari ini diserahkan secara resmi sebagai hibah Pemerintah Kota Jambi kepada pengurus masjid,” ujar Maulana.

Menurutnya, kendaraan tersebut bukan milik pemerintah secara operasional setelah diserahkan, melainkan menjadi fasilitas masyarakat melalui pengelolaan Masjid Jami’atul Ulum.

Konsekuensinya, keberlanjutan layanan tidak hanya bergantung pada pemerintah. Masyarakat juga memiliki tanggung jawab untuk memastikan ambulans tetap tersedia, terawat, dan dapat digunakan ketika warga membutuhkan.

Pengelolaan Berada di Tangan Masyarakat

Salah satu aspek penting dari hibah tersebut adalah mekanisme pengelolaannya. Setelah diserahkan, Masjid Jami’atul Ulum menjadi pihak yang bertanggung jawab mengelola kendaraan.

Biaya operasional seperti sopir, bahan bakar, dan perawatan kendaraan menjadi tanggung jawab bersama masyarakat melalui pengelolaan masjid. Dengan pola tersebut, ambulans diharapkan benar-benar berfungsi sebagai fasilitas sosial yang dapat digunakan warga tanpa membebani mereka dengan biaya kepemilikan kendaraan.

Maulana mengingatkan pengurus masjid dan masyarakat agar menjaga kendaraan tersebut dengan baik. Perawatan menjadi penting karena nilai bantuan tidak hanya terletak pada penyerahan kendaraan, tetapi pada kemampuannya memberikan pelayanan secara berkelanjutan.

Dengan kata lain, hibah tersebut membawa konsekuensi sosial: semakin baik masyarakat menjaga aset itu, semakin panjang pula manfaat yang dapat diberikan kepada warga.

DPRD: Bukti Aspirasi Masyarakat Dapat Diperjuangkan

Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly mengatakan, kebutuhan ambulans merupakan salah satu aspirasi yang muncul langsung dari masyarakat dalam kegiatan reses.

Ia mengapresiasi Pemerintah Kota Jambi yang bersedia berkolaborasi sehingga aspirasi tersebut dapat diwujudkan menjadi fasilitas nyata.

“Ini merupakan bentuk konkret bagaimana masyarakat mempercayai wakil rakyatnya untuk memperjuangkan aspirasi yang kemudian didukung penuh oleh Pemerintah Kota Jambi,” kata Kemas Faried.

Pernyataan tersebut menunjukkan fungsi reses sebagai salah satu jalur komunikasi antara masyarakat dan lembaga legislatif. Persoalan yang dihadapi warga tidak berhenti sebagai masukan, tetapi dapat diterjemahkan menjadi program ketika mendapatkan dukungan kebijakan dan anggaran.

Kemas berharap pola kolaborasi antara DPRD dan Pemkot Jambi terus dikembangkan, terutama untuk program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Kebutuhan Lahan Pemakaman Ikut Ditindaklanjuti

Penyerahan ambulans juga menjadi kesempatan bagi pemerintah untuk menerima aspirasi lain dari masyarakat Sungai Putri, yakni mengenai kebutuhan lahan pemakaman.

Maulana menyatakan bahwa Pemerintah Kota Jambi melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) akan menindaklanjuti persoalan tersebut.

Langkah itu memperlihatkan bahwa pelayanan publik tidak berhenti pada satu bentuk bantuan. Kebutuhan masyarakat dapat berkembang dan pemerintah dituntut mampu merespons persoalan tersebut melalui perangkat daerah yang memiliki kewenangan.

Masjid dan Masyarakat Menjadi Bagian dari Sistem Pelayanan

Bagi Pengurus Masjid Jami’atul Ulum, amanah pengelolaan ambulans membawa tanggung jawab yang lebih besar. H. Argo Wibawanto, yang mewakili pengurus masjid dan tokoh masyarakat, menyampaikan apresiasi kepada Pemkot Jambi dan DPRD atas kepercayaan yang diberikan.

Ia memastikan kendaraan tersebut akan dijaga dan dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat Kelurahan Sungai Putri.

Model semacam ini sekaligus memperluas peran rumah ibadah dalam kehidupan sosial masyarakat. Masjid tidak hanya menjadi tempat kegiatan keagamaan, tetapi juga dapat menjadi pusat pelayanan sosial ketika fasilitas publik dikelola secara amanah dan transparan.

Kolaborasi Eksekutif-Legislatif yang Berujung pada Manfaat Langsung

Penyerahan ambulans di Sungai Putri memberikan gambaran sederhana mengenai bagaimana kebijakan publik bekerja pada tingkat paling dekat dengan masyarakat. Aspirasi muncul dari warga, disampaikan melalui anggota legislatif, diperjuangkan dalam proses penganggaran, kemudian diwujudkan pemerintah melalui program hibah.

Rangkaian tersebut memperlihatkan bahwa kolaborasi antara Pemkot Jambi dan DPRD Kota Jambi memiliki arti ketika menghasilkan layanan yang benar-benar dapat digunakan masyarakat.

Dalam kasus ambulans Masjid Jami’atul Ulum, manfaatnya bahkan tidak dibatasi pada satu kelompok. Kendaraan tersebut diperuntukkan bagi warga di beberapa RT dan diharapkan dapat digunakan secara gratis ketika masyarakat menghadapi kebutuhan sosial yang mendesak.

Pada akhirnya, keberhasilan program semacam ini tidak hanya ditentukan oleh kemampuan pemerintah menyediakan aset. Ia juga bergantung pada kemampuan masyarakat mengelolanya secara bertanggung jawab.

Dari sebuah aspirasi reses, lahir sebuah fasilitas sosial. Dan dari sebuah kendaraan hibah, muncul ukuran yang lebih konkret mengenai bagaimana pemerintah, DPRD, rumah ibadah, dan masyarakat dapat bekerja bersama: bukan sekadar menghasilkan kebijakan, tetapi memastikan kebijakan tersebut hadir dalam kehidupan sehari-hari warga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lanjut Baco

NGOFILM Hadirkan Ruang Santai dan Inspirasi, 23 Peserta Ngopi Sambil Nonton Film di Co-Working Space Rumah BUMN Jambi

28 Agustus 2026 - 07:53 WIB

Lindungi Merek, Perkuat Usaha: Rumah BUMN Jambi Edukasi UMK tentang Pentingnya HKI

28 Agustus 2026 - 02:12 WIB

Festival Batanghari 2026 Jadi Panggung Produk Lokal, 20 UMK Ramaikan Kampung Ekraf

28 Agustus 2026 - 02:01 WIB

Kanwil Kementerian Hukum RI Jambi dan Rumah BUMN Jambi Perkuat Sinergi Perlindungan Kekayaan Intelektual UMKM

24 Agustus 2026 - 08:25 WIB

Rumah BUMN Jambi dan GoFood Latih Pedagang Pasar Tradisional Go Digital

20 Agustus 2026 - 01:37 WIB

#JambiBergerak BERITA