JAMBI — Wali Kota Jambi, Maulana, mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur, khususnya di sektor pendidikan dan layanan kesehatan, dalam forum Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2026.
Pernyataan tersebut disampaikan saat sidang pleno Rakernas yang dihadiri oleh delegasi dari 98 kota di Indonesia, sebagai bagian dari penyampaian isu-isu strategis hasil Musyawarah Komisariat Wilayah (Komwil) II APEKSI Sumatera Bagian Selatan.

Soroti Ketimpangan Akses Layanan Dasar
Dalam forum nasional tersebut, Maulana menekankan bahwa pemerataan infrastruktur menjadi tantangan utama bagi banyak daerah, terutama dalam memastikan akses pendidikan dan kesehatan yang berkualitas bagi seluruh masyarakat.
Ia menyampaikan bahwa hasil Muskomwil sebelumnya telah menghasilkan sejumlah rekomendasi penting, termasuk perlunya dukungan berkelanjutan terhadap program-program daerah yang berorientasi pada peningkatan layanan dasar.
Isu strategis yang disampaikan mengacu pada hasil Muskomwil II APEKSI.
Pemerataan ini dinilai penting agar tidak terjadi kesenjangan antar wilayah, baik dari sisi kualitas fasilitas maupun akses masyarakat terhadap layanan publik.
Pendidikan dan Kesehatan sebagai Prioritas Pembangunan
Maulana menegaskan bahwa sektor pendidikan dan kesehatan merupakan fondasi utama dalam pembangunan sumber daya manusia. Oleh karena itu, pembangunan infrastruktur di kedua sektor tersebut harus menjadi prioritas bersama, baik oleh pemerintah daerah maupun pusat.
Upaya ini mencakup peningkatan sarana dan prasarana sekolah, pemerataan tenaga pendidik, hingga penguatan fasilitas kesehatan seperti puskesmas dan rumah sakit.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Jambi juga telah mengusulkan penambahan fasilitas layanan kesehatan sebagai bagian dari upaya pemerataan akses bagi masyarakat.
Perlu Sinergi Pusat dan Daerah
Dalam kesempatan tersebut, Maulana juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan pemerataan pembangunan.
Menurutnya, sinergi lintas sektor dan lintas wilayah menjadi kunci dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan, terutama di bidang layanan dasar yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Forum Rakernas APEKSI sendiri dinilai sebagai ruang strategis untuk menyatukan gagasan dan memperjuangkan kepentingan daerah secara kolektif.
Rakernas menjadi momentum menyatukan gagasan untuk kemajuan bersama.
Dampak terhadap Kesejahteraan Masyarakat
Pemerataan infrastruktur pendidikan dan kesehatan tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas layanan, tetapi juga berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat secara luas.
Dengan akses yang merata, masyarakat dapat memperoleh layanan pendidikan yang layak serta fasilitas kesehatan yang memadai, yang pada akhirnya akan meningkatkan kualitas hidup dan daya saing daerah.
Penutup: Menuju Pembangunan yang Inklusif
Dorongan yang disampaikan Wali Kota Jambi dalam Rakernas APEKSI 2026 mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam membangun kota yang inklusif dan berkeadilan.
Melalui pemerataan infrastruktur pendidikan dan layanan kesehatan, diharapkan tidak ada lagi kesenjangan antar wilayah, sehingga seluruh masyarakat dapat merasakan manfaat pembangunan secara merata.
Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mewujudkan visi pembangunan Kota Jambi yang berfokus pada kesejahteraan, kualitas hidup, dan daya saing masyarakat di tingkat nasional.








