Menu

Mode Gelap
Ekspor ke Malaysia Masih Terbuka Lebar, Rumah BUMN Jambi Bekali 100 UMKM Strategi Go Global Pengurus GP Ansor Provinsi Jambi 2024-2028 Resmi Dilantik

BERITA

Menjelang Dekade Ketujuh, Wakil Walikota Kota Jambi Serukan Soliditas Lintas Sektor di Tengah Dinamika Nasional

badge-check


					Menjelang Dekade Ketujuh, Wakil Walikota Kota Jambi Serukan Soliditas Lintas Sektor di Tengah Dinamika Nasional Perbesar

Di bawah langit pagi Kota Jambi yang diwarnai oleh keanggunan balutan busana adat Melayu, peringatan HUT ke-69 Provinsi Jambi tidak sekadar berlangsung sebagai ritus seremonial tahunan belaka. Upacara yang digelar dengan khidmat di lapangan utama Kantor Pemerintah Kota Jambi pada Selasa (6/1/2026) ini bertransformasi menjadi panggung refleksi strategis bagi jajaran pemerintahan. Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, yang mengambil peran sebagai inspektur upacara, membawa mandat penting: sebuah seruan tegas mengenai urgensi sinergi lintas sektor demi mengawal keberlanjutan pembangunan daerah.

Pada usia yang hampir menyentuh tujuh dekade, Provinsi Jambi kini berdiri di persimpangan yang krusial. Menghadapi konstelasi tahun 2026 yang diwarnai oleh tantangan ekonomi makro pasca-gejolak global serta dinamika perpolitikan di tingkat nasional, ketahanan sebuah pemerintah daerah sedang diuji. Oleh karena itu, tema “Bersinergi Membangun Negeri Menuju Jambi MANTAP 2029” yang diusung pada perayaan tahun ini bukan lagi sekadar jargon birokrasi, melainkan sebuah manifesto untuk merapatkan barisan. Momentum historis ini dirancang sebagai pengingat kolektif bahwa stabilitas kawasan adalah buah dari kolaborasi panjang yang harus dijaga dari berbagai ancaman disrupsi.

Merawat Tradisi, Mengawal Indikator Ekonomi Berkelanjutan

Suasana upacara yang sarat dengan identitas kultural Jambi menjadi simbol kuat bahwa modernisasi dan pembangunan daerah tidak boleh mencabut akar budaya masyarakatnya. Namun, di luar simbolisme budaya tersebut, terdapat agenda substansial yang menjadi fokus utama aparatur sipil negara dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang hadir.

Membacakan amanat tertulis dari Gubernur Jambi Al Haris, Diza Hazra Aljosha menekankan bahwa peringatan hari jadi ini adalah sebuah instrumen evaluasi terhadap peta jalan pembangunan. Pemerintah provinsi menyadari betul bahwa tekanan ekonomi nasional kerap kali menjadi batu sandungan bagi daerah. Meskipun demikian, Jambi dinilai telah berhasil menavigasi rintangan tersebut dengan mempertahankan tren positif pada sejumlah indikator ekonomi strategis.

Di tengah keterbatasan yang ada, capaian tersebut meliputi pertumbuhan ekonomi yang resilien, pengendalian inflasi yang efektif di daerah, peningkatan skor Indeks Pembangunan Manusia (IPM), serta tren penurunan pada Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT). Indikator-indikator ini mencerminkan bahwa mesin tata kelola birokrasi berjalan secara efisien dan berdampak langsung pada akar rumput.

“Berbagai hasil pembangunan ini merupakan buah dari partisipasi, kerja sama, serta kolaborasi seluruh pihak. Di tengah keterbatasan dan tantangan ke depan, kita dituntut untuk terus berinovasi, menjaga persatuan, dan menempatkan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi,” urai Diza saat membacakan pesan dari Gubernur Jambi, menyoroti pentingnya meredam ego sektoral demi kemaslahatan publik.

Sinergi Forkopimda sebagai Kunci Navigasi Masa Depan

Bagi Pemerintah Kota Jambi, keselarasan visi dengan pemerintah provinsi adalah fondasi struktural yang tidak bisa ditawar. Kompleksitas permasalahan urban yang dihadapi oleh Kota Jambi sebagai ibu kota provinsi tentu membutuhkan dukungan kebijakan yang harmonis dari tingkat daerah tingkat satu.

Usai memimpin jalannya upacara, Diza memberikan pandangan yang lebih mendalam terkait lanskap pembangunan ke depan. Menurutnya, desain kebijakan publik yang ideal tidak akan pernah bisa tereksekusi dengan sempurna tanpa adanya dukungan penuh dari berbagai elemen masyarakat dan pemangku kepentingan.

“Pesan Bapak Gubernur menegaskan pentingnya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujar Diza Hazra Aljosha kepada publik. Ia menyadari bahwa ekspektasi warga terhadap kualitas tata kelola pemerintah akan terus meningkat seiring berjalannya waktu.

“Pemerintah Kota Jambi berharap sinergi dengan Pemerintah Provinsi dan Forkopimda terus terjaga agar seluruh program pembangunan dapat berjalan optimal demi kesejahteraan masyarakat,” tambahnya dengan optimis. Ia juga menggarisbawahi harapannya agar Jambi ke depan semakin berdaya saing dan mampu mewujudkan pemerataan ekonomi di seluruh penjuru wilayahnya.

Melangkah Menuju Jambi MANTAP 2029

Sebagai konklusi dari perayaan sejarah ini, komitmen untuk menciptakan ruang hidup yang lebih sejahtera bagi warga Jambi menjadi tujuan akhir dari eksistensi birokrasi. Di balik angka-angka statistik makroekonomi dan rapinya barisan upacara, perayaan ke-69 ini menanamkan satu filosofi fundamental: kemajuan hakiki sebuah daerah tidak pernah diukur dari seberapa megah perayaannya, melainkan dari seberapa solid jajaran pemerintah dan elemen warganya bersatu untuk memastikan masa depan yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lanjut Baco

Inklusif Berkarya, Rumah BUMN Jambi dan GERKATIN Latih 17 Teman Tuli Membuat Sabun Handmade

28 Juli 2026 - 08:04 WIB

GAPEMBI Provinsi Jambi Siap Sinergi Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis

26 Juli 2026 - 21:30 WIB

Bangun Kepercayaan Pelanggan, 17 UMKM Jambi Belajar Susun Company Profile Profesional

23 Juli 2026 - 09:18 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, Kemenag Kota Jambi Gandeng BSI Gelar Capacity Building Petugas PTSP Menuju Service Excellence

17 Juli 2026 - 16:51 WIB

Pelaku Usaha Desa Mendalo Laut Belajar Legalitas dan AI Bersama Rumah BUMN Jambi

17 Juli 2026 - 03:00 WIB

#JambiBergerak BERITA