Sinergi lintas sektor dorong Provinsi Jambi jadi lumbung jagung nasional, Bupati Muaro Jambi tegaskan komitmen daerah agrarisnya
Jambi – Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno (BBS) menghadiri Rapat Koordinasi Lintas Sektoral yang digelar oleh Kepolisian Daerah (Polda) Jambi di Gedung Siginjai, Polda Jambi. Rapat yang dipimpin langsung oleh Kapolda Jambi Irjen. Pol. Krisno Siregar ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan nasional, dengan fokus utama pada peningkatan produksi komoditas jagung.

Dalam forum strategis yang turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani, para Bupati dan Walikota se-Provinsi Jambi, serta unsur TNI/Polri, Bambang Bayu Suseno menegaskan bahwa Kabupaten Muaro Jambi siap menjadi garda terdepan dalam mendukung program panen raya jagung nasional.
“Muaro Jambi merupakan daerah agraris yang memiliki potensi besar dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Kami siap berkontribusi secara maksimal,” ujar Bupati BBS optimis.
Jagung Jadi Komoditas Strategis
Rakor ini menyoroti pentingnya jagung sebagai komoditas pangan strategis nasional yang dapat meningkatkan pendapatan petani sekaligus menjaga stabilitas pasokan pangan nasional. Muaro Jambi, dengan lahan pertanian produktif dan sumber daya manusia di sektor tani, menjadi salah satu daerah kunci dalam pengembangan sentra jagung di Sumatera.
Bupati BBS juga menyampaikan bahwa Pemkab Muaro Jambi telah menyusun strategi peningkatan produktivitas pertanian jagung dengan pendekatan modern, edukasi petani, serta kemitraan dengan sektor swasta.
Kapolda: Pangan adalah Pilar Stabilitas Nasional
Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno Siregar, dalam pembukaannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh pemangku kepentingan. Ia menekankan bahwa ketahanan pangan bukan hanya isu ekonomi, tetapi pilar utama dalam menjaga stabilitas nasional dan daya tahan sosial.
“Ketahanan pangan adalah fondasi utama dalam menjaga kedaulatan negara. Program panen raya jagung harus menjadi momentum sinergi kita semua,” tegas Kapolda.
Sementara itu, Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani menyampaikan rasa bangga kepada jajaran Kapolres se-Provinsi Jambi dan memuji sinergi aktif antara pemerintah daerah dan institusi Polri dalam program ketahanan pangan.
“Kami bangga dengan kerja sama yang terbangun antara pemerintah dan Polri. Ini langkah konkret yang harus terus diperluas,” ucap Wagub.
Tiga Poin Strategis Rakor Ketahanan Pangan
Rapat ini menghasilkan sejumlah poin strategis untuk mendorong percepatan realisasi ketahanan pangan di Provinsi Jambi, yakni:
- Peningkatan Produksi Pangan: Fokus pada peningkatan produksi beras dan jagung secara nasional melalui intensifikasi pertanian dan bantuan teknis.
- Kolaborasi dan Sinergi: Penguatan kerja sama antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota, dan institusi vertikal.
- Pengawasan Distribusi: Menjaga distribusi pangan agar tepat sasaran, transparan, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Melalui koordinasi lintas sektor ini, pemerintah berharap program panen raya jagung nasional mampu memberikan dampak signifikan bagi kesejahteraan petani, memperkuat daya saing pertanian lokal, dan menurunkan tingkat kerawanan pangan secara nasional.
“Diharapkan program ini dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan,” pungkas Bupati BBS.
Tags:
#KetahananPangan #PanenRayaJagung #MuaroJambi #BambangBayuSuseno #KapoldaJambi #PemkabMuaroJambi #PanganNasional #PertanianJambi








