Menu

Mode Gelap
Ekspor ke Malaysia Masih Terbuka Lebar, Rumah BUMN Jambi Bekali 100 UMKM Strategi Go Global Pengurus GP Ansor Provinsi Jambi 2024-2028 Resmi Dilantik

BERITA

Pemkot Jambi Siapkan Jalur Prestasi SPMB bagi Siswa Pramuka Berprestasi

badge-check


					Pemkot Jambi Siapkan Jalur Prestasi SPMB bagi Siswa Pramuka Berprestasi Perbesar

Ketika Prestasi Pramuka Menjadi Jalan Baru Menuju Pendidikan

Prestasi di bidang kepramukaan mulai mendapat tempat yang lebih strategis dalam kebijakan pendidikan Kota Jambi. Pemerintah Kota Jambi berencana membuka ruang bagi siswa yang aktif dan berprestasi dalam kegiatan Pramuka untuk memperoleh pertimbangan melalui jalur prestasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Kebijakan ini menjadi bentuk apresiasi terhadap prestasi nonakademik sekaligus upaya memperkuat pendidikan karakter di luar ruang kelas.

Rencana tersebut disampaikan Wali Kota Jambi Maulana, yang juga menjabat Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Gerakan Pramuka Kota Jambi, saat membuka Rapat Koordinasi Kwartir Cabang, Kwartir Ranting, dan Majelis Pembimbing Gugus Depan di Graha Siginjai Kantor Wali Kota Jambi, Sabtu, 8 Agustus 2026.

Bagi pemerintah daerah, gagasan tersebut bukan sekadar memberikan keuntungan administratif bagi anggota Pramuka. Lebih jauh, kebijakan itu mencoba mengirimkan pesan bahwa pendidikan tidak hanya mengukur keberhasilan melalui nilai akademik, tetapi juga melalui karakter, kepemimpinan, kedisiplinan, dan prestasi yang dibangun melalui pengalaman.

Pramuka Tak Lagi Dipandang Sekadar Ekstrakurikuler

Selama ini, kegiatan Pramuka kerap ditempatkan sebagai salah satu aktivitas ekstrakurikuler di sekolah. Padahal, kegiatan tersebut memiliki ruang pembelajaran yang jauh lebih luas.

Peserta didik belajar bekerja dalam kelompok, memimpin, mengambil keputusan, bertanggung jawab terhadap tugas, serta beradaptasi dengan situasi yang berbeda. Nilai-nilai tersebut sulit sepenuhnya diukur melalui ujian tertulis.

Maulana menilai Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang memiliki karakter kuat, integritas, kemampuan beradaptasi, serta kepedulian terhadap lingkungan dan sesama.

Karena itu, rencana memberikan ruang prestasi Pramuka dalam SPMB dapat dibaca sebagai upaya pemerintah mengangkat prestasi nonakademik agar memiliki pengakuan yang lebih nyata dalam perjalanan pendidikan seorang siswa.

“Saya ingin memberikan apresiasi terhadap anggota Pramuka yang aktif dengan membuka jalur prestasi menggunakan sertifikat Pramuka dalam penerimaan murid baru,” ujar Maulana.

Pengakuan terhadap Prestasi Nonakademik

Kebijakan tersebut memiliki arti penting dalam konteks pendidikan yang semakin menuntut pengembangan peserta didik secara menyeluruh.

Seorang siswa tidak hanya dibentuk oleh buku pelajaran dan ruang kelas. Pengalaman organisasi, kompetisi, kegiatan sosial, kepemimpinan, dan aktivitas ekstrakurikuler turut membentuk kemampuan yang kelak dibutuhkan dalam kehidupan.

Pramuka menjadi salah satu ruang untuk memperoleh pengalaman tersebut.

Namun, penghargaan terhadap prestasi nonakademik juga membutuhkan mekanisme yang jelas. Sertifikat dan capaian kepramukaan harus memiliki kriteria yang dapat diverifikasi sehingga jalur prestasi benar-benar diberikan kepada siswa yang memenuhi persyaratan.

Dengan demikian, kebijakan apresiasi dapat berjalan beriringan dengan prinsip transparansi dan keadilan dalam penerimaan murid baru.

Menghidupkan Kembali Gugus Depan

Ada persoalan lain yang menjadi perhatian Maulana: kualitas gerakan Pramuka di tingkat kota dan kecamatan akan sulit berkembang jika kegiatan di gugus depan tidak berjalan aktif.

Gugus depan merupakan basis kegiatan Pramuka di satuan pendidikan. Dari ruang inilah proses pembinaan, perekrutan peserta, pelatihan, hingga pengembangan prestasi berlangsung.

Maulana mengingatkan bahwa aktivitas kwartir cabang dan kwartir ranting saja tidak cukup apabila gugus depan di sekolah tidak bergerak.

“Bagus gerakan Pramuka di kwartir cabang dan ranting, namun gugus depannya tidak bergerak dapat menyebabkan rekrutmen kontingen Pramuka tidak maksimal,” katanya.

Pesan tersebut memperlihatkan bahwa pemerintah tidak hanya ingin menghasilkan siswa yang berprestasi, tetapi juga membangun ekosistem pembinaan yang memungkinkan prestasi itu tumbuh.

Sekolah Diminta Membuat Pramuka Lebih Menarik

Penguatan Pramuka juga bergantung pada bagaimana kegiatan tersebut dikemas.

Jika Pramuka hanya dipersepsikan sebagai kegiatan rutin yang monoton, minat siswa berpotensi menurun. Sebaliknya, kegiatan yang kreatif, edukatif, dan menyenangkan dapat membuat Pramuka menjadi ruang yang relevan bagi generasi muda.

Maulana meminta para pembina menghadirkan kegiatan yang dapat mengembangkan potensi, kreativitas, kepemimpinan, dan kemampuan bekerja sama.

“Lahirkanlah sumber daya manusia yang berkarakter, berintegritas, adaptif, dan peduli. Lakukan pembinaan kepramukaan yang menyenangkan,” pesannya.

Pendekatan tersebut penting karena generasi muda saat ini tumbuh dalam lingkungan yang berbeda dibandingkan generasi sebelumnya. Kegiatan pendidikan nonformal perlu mampu mengikuti perubahan minat, teknologi, dan cara belajar mereka tanpa kehilangan nilai dasar yang ingin ditanamkan.

Target 1.000 Pramuka Garuda

Penguatan gerakan Pramuka di Kota Jambi juga disertai target yang lebih terukur.

Ketua DPRD Kota Jambi sekaligus Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, mengatakan setiap SD dan SMP didorong memiliki target Pramuka Garuda.

Untuk 2026, Kwarcab Kota Jambi menargetkan 1.000 Pramuka Garuda sebagai simbol keberhasilan pembinaan peserta didik.

Target tersebut memberikan dimensi baru terhadap program kepramukaan.

Pembinaan tidak lagi hanya dinilai dari seberapa banyak siswa mengikuti kegiatan, tetapi juga dari pencapaian kompetensi dan prestasi tertentu.

“Di setiap SD dan SMP harus memiliki target Pramuka Garuda yang terukur. Pada tahun ini ditargetkan adanya seribu Pramuka Garuda di Kota Jambi,” kata Kemas Faried.

Jika target tersebut dapat dicapai secara konsisten, Pramuka berpotensi menjadi salah satu instrumen pembentukan budaya sekolah yang lebih kuat.

Pendidikan Karakter sebagai Investasi Jangka Panjang

Di tengah perhatian yang besar terhadap capaian akademik, pendidikan karakter terkadang menghadapi tantangan untuk memperoleh ruang yang sama.

Padahal, kemampuan akademik tidak selalu cukup untuk menghadapi persoalan kehidupan nyata.

Seorang anak juga membutuhkan kemampuan bekerja sama, berkomunikasi, memimpin, mengambil keputusan, menghadapi kegagalan, dan bertanggung jawab.

Pramuka menyediakan ruang untuk melatih kemampuan tersebut melalui pengalaman langsung.

Karena itu, rencana Pemkot Jambi memasukkan prestasi kepramukaan sebagai pertimbangan jalur prestasi SPMB dapat menjadi bentuk pengakuan bahwa karakter dan pengalaman memiliki nilai dalam perjalanan pendidikan.

Pemerintah, Sekolah, dan Orang Tua Harus Bergerak Bersama

Maulana juga menekankan bahwa pembinaan generasi muda tidak dapat dibebankan hanya kepada sekolah.

Pemerintah, kepala sekolah, pembina Pramuka, keluarga, dan masyarakat memiliki peran masing-masing. Orang tua, khususnya, disebut telah memberikan dukungan penting terhadap keterlibatan anak-anak dalam kegiatan kepramukaan.

Kolaborasi tersebut menjadi penting karena pendidikan karakter berlangsung jauh melampaui jam sekolah.

Nilai disiplin yang ditanamkan di lapangan akan lebih kuat jika mendapat dukungan di rumah. Begitu pula kemampuan bertanggung jawab dan bekerja sama akan berkembang ketika anak memperoleh kesempatan untuk menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Dari Prestasi ke Kesempatan

Pada akhirnya, rencana jalur prestasi SPMB bagi siswa Pramuka berprestasi membawa satu gagasan sederhana: prestasi yang diperoleh melalui proses pembinaan seharusnya memiliki nilai dan pengakuan.

Namun, tantangan berikutnya adalah memastikan kebijakan tersebut diterapkan dengan kriteria yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

Jika dirancang dengan baik, jalur tersebut dapat menciptakan insentif positif. Siswa memiliki alasan lebih kuat untuk aktif mengikuti kegiatan Pramuka, sekolah terdorong meningkatkan pembinaan, dan organisasi kepramukaan memiliki target pengembangan yang lebih jelas.

Dengan kata lain, sebuah kebijakan penerimaan murid baru dapat sekaligus menjadi instrumen untuk membangun ekosistem pendidikan karakter.

Pramuka dan Masa Depan Generasi Muda Jambi

Rangkaian rapat koordinasi tersebut juga diikuti pelepasan kontingen Pramuka Kota Jambi yang akan berangkat ke Jambore Nasional di Cibubur pada 13 Agustus 2026. Keikutsertaan tersebut diharapkan menjadi kesempatan bagi peserta untuk memperoleh pengalaman sekaligus membawa nama baik Kota Jambi.

Momentum tersebut memperlihatkan bagaimana pembinaan di tingkat lokal dapat berujung pada pengalaman nasional.

Tetapi ukuran keberhasilannya tidak semata-mata medali atau penghargaan.

Yang lebih penting adalah apakah kegiatan tersebut melahirkan generasi yang mampu membawa nilai disiplin, integritas, kepemimpinan, dan kepedulian ke dalam kehidupan mereka setelah kegiatan berakhir.

Jika itu terjadi, Pramuka tidak lagi sekadar kegiatan tambahan di sekolah.

Ia menjadi bagian dari proses pendidikan itu sendiri.

Dan ketika prestasi tersebut kemudian memperoleh ruang dalam SPMB Kota Jambi, pesan yang muncul menjadi lebih kuat: prestasi tidak hanya layak dirayakan, tetapi juga dapat menjadi jalan menuju kesempatan pendidikan yang lebih luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lanjut Baco

NGOFILM Hadirkan Ruang Santai dan Inspirasi, 23 Peserta Ngopi Sambil Nonton Film di Co-Working Space Rumah BUMN Jambi

28 Agustus 2026 - 07:53 WIB

Lindungi Merek, Perkuat Usaha: Rumah BUMN Jambi Edukasi UMK tentang Pentingnya HKI

28 Agustus 2026 - 02:12 WIB

Festival Batanghari 2026 Jadi Panggung Produk Lokal, 20 UMK Ramaikan Kampung Ekraf

28 Agustus 2026 - 02:01 WIB

Kanwil Kementerian Hukum RI Jambi dan Rumah BUMN Jambi Perkuat Sinergi Perlindungan Kekayaan Intelektual UMKM

24 Agustus 2026 - 08:25 WIB

Rumah BUMN Jambi dan GoFood Latih Pedagang Pasar Tradisional Go Digital

20 Agustus 2026 - 01:37 WIB

#JambiBergerak BERITA