JAMBI – Bencana dapat terjadi tanpa mengenal waktu dan tempat. Karena itu, pelaku UMKM perlu memahami langkah kesiapsiagaan untuk melindungi keselamatan, aset, dan keberlangsungan usaha.
Rumah BUMN Jambi menggelar kegiatan “Membangun Kesiapsiagaan Masyarakat dan UMKM melalui Edukasi Mitigasi dan Pengurangan Risiko Bencana” pada Selasa, 23 Juni 2026.
Kegiatan berlangsung mulai pukul 09.00 WIB di Rumah BUMN Jambi. Pelatihan ini mengusung pesan “Kenali Risikonya, Siapkan Langkahnya, Lindungi Masa Depannya.”

Melalui kegiatan tersebut, Rumah BUMN Jambi mengajak masyarakat dan pelaku UMKM meningkatkan kesadaran terhadap berbagai potensi bencana di lingkungan sekitar.
Kenali Risiko di Lingkungan Usaha
Rumah BUMN Jambi menghadirkan Doni Sumatriadi, S.STP., M.H., Kepala Pelaksana BPBD Kota Jambi, sebagai narasumber.
Dalam pemaparannya, narasumber mengenalkan berbagai risiko bencana yang dapat terjadi di lingkungan masyarakat dan tempat usaha. Peserta juga belajar mengenali kondisi yang dapat mengancam keselamatan manusia maupun aset bisnis.
Identifikasi risiko menjadi langkah awal dalam membangun kesiapsiagaan. Dengan memahami potensi bahaya, pelaku UMKM dapat menentukan tindakan yang lebih tepat sebelum keadaan darurat terjadi.
Pemahaman tersebut penting karena setiap jenis usaha memiliki risiko yang berbeda. Lokasi, bangunan, peralatan, bahan produksi, dan aktivitas operasional dapat memengaruhi tingkat kerawanan.
Siapkan Langkah Sebelum Bencana Terjadi
Pelatihan ini menekankan pentingnya persiapan sebelum menghadapi keadaan darurat. Peserta mempelajari langkah mitigasi yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun kegiatan usaha.
Pelaku UMKM perlu memastikan jalur keluar tetap mudah diakses. Mereka juga perlu mengetahui titik aman, menyimpan nomor darurat, dan menyiapkan perlengkapan dasar untuk kondisi darurat.
Selain itu, pemilik usaha perlu memberikan pemahaman kepada anggota keluarga dan pekerja. Setiap orang harus mengetahui tindakan yang perlu dilakukan ketika bencana terjadi.
Persiapan sederhana dapat membantu mengurangi kepanikan. Langkah tersebut juga mempercepat proses penyelamatan saat situasi darurat berlangsung.
Lindungi Aset dan Keberlangsungan Usaha
Bencana tidak hanya mengancam keselamatan. Kejadian tersebut juga dapat mengganggu produksi, merusak peralatan, dan menghentikan kegiatan usaha.
Karena itu, kesiapsiagaan menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan UMKM. Pelaku usaha perlu memiliki rencana untuk melindungi dokumen, stok barang, data pelanggan, dan peralatan produksi.
Pemilik usaha juga perlu menyimpan data penting dalam bentuk cadangan. Langkah ini dapat mempermudah proses pemulihan ketika dokumen fisik atau perangkat mengalami kerusakan.
Dengan perencanaan yang baik, UMKM dapat mengurangi potensi kerugian. Pelaku usaha juga dapat memulihkan kegiatan bisnis dengan lebih cepat setelah bencana.
Bangun Budaya Sadar Bencana
Kegiatan ini tidak hanya membahas tindakan saat bencana terjadi. Peserta juga mendapat pemahaman tentang pentingnya membangun budaya sadar risiko.
Budaya tersebut dapat dimulai dari kebiasaan sederhana. Masyarakat perlu menjaga lingkungan, memeriksa kondisi bangunan, dan mengikuti informasi resmi terkait potensi bencana.
Pelaku UMKM juga perlu melakukan evaluasi secara berkala. Mereka dapat memeriksa keamanan tempat usaha dan memperbarui rencana darurat sesuai kebutuhan.
Kesiapsiagaan yang konsisten dapat membentuk lingkungan usaha yang lebih aman. Pengetahuan yang baik juga membantu masyarakat mengambil keputusan secara cepat dan tepat.
Kolaborasi Rumah BUMN Jambi dan BPBD Kota Jambi
Melalui kegiatan ini, Rumah BUMN Jambi dan BPBD Kota Jambi memperkuat edukasi kebencanaan bagi masyarakat serta pelaku usaha.
Kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa pengembangan UMKM tidak hanya berkaitan dengan pemasaran, produksi, dan keuangan. Aspek keselamatan dan ketahanan usaha juga perlu mendapat perhatian.
Rumah BUMN Jambi berharap peserta dapat menerapkan materi di lingkungan masing-masing. Peserta juga diharapkan membagikan pengetahuan tersebut kepada keluarga, pekerja, dan masyarakat sekitar.
Dengan pengetahuan dan kesiapan yang lebih baik, masyarakat dapat mengurangi dampak bencana. Pelaku UMKM juga dapat melindungi aset dan menjaga keberlangsungan usahanya.
Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam mewujudkan masyarakat dan UMKM Jambi yang lebih siap, tangguh, aman, dan berdaya.








