JAMBI — Wali Kota Jambi, Maulana, melakukan penanaman pohon kenanga dalam rangkaian kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2026. Kegiatan ini menjadi simbol komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus membangun kota yang tangguh dan berkelanjutan.
Penanaman pohon tersebut merupakan bagian dari agenda lingkungan yang melibatkan para kepala daerah dari berbagai kota di Indonesia, sebagai bentuk kepedulian terhadap isu perubahan iklim dan keberlanjutan.

Simbol Komitmen Lingkungan dan Kota Tangguh
Dalam kesempatan tersebut, Maulana menegaskan bahwa penanaman pohon bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi memiliki makna strategis dalam pembangunan kota.
Penanaman pohon kenanga menjadi bagian dari upaya menciptakan kota yang tangguh dan berkelanjutan.
Ia menyebut, pohon kenanga yang ditanam juga memiliki nilai simbolis sebagai identitas serta kontribusi Kota Jambi dalam mendukung gerakan penghijauan di tingkat nasional.
APEKSI sebagai Ruang Kolaborasi Lingkungan
Kegiatan penanaman pohon ini menjadi salah satu rangkaian penting dalam Rakernas APEKSI 2026 yang digelar di Kota Medan. Selain membahas isu pembangunan, forum ini juga menekankan pentingnya kolaborasi antar daerah dalam menghadapi tantangan global, termasuk perubahan iklim.
Maulana menyampaikan bahwa berbagai agenda dalam APEKSI, termasuk kegiatan lingkungan, diharapkan mampu memperkuat kerja sama antar kota.
Kegiatan APEKSI diharapkan membawa manfaat bagi kolaborasi antar daerah.
Konsep Kota Tangguh Berbasis Lingkungan
Menurut Maulana, pembangunan kota tangguh tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada keberlanjutan lingkungan. Penanaman pohon menjadi langkah sederhana namun berdampak besar dalam menjaga keseimbangan ekosistem perkotaan.
Upaya ini juga sejalan dengan konsep pembangunan berkelanjutan yang mengedepankan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, sosial, dan lingkungan.
Dengan semakin banyak ruang hijau, kota tidak hanya menjadi lebih nyaman, tetapi juga lebih siap menghadapi berbagai tantangan seperti perubahan iklim dan bencana lingkungan.
Warisan untuk Generasi Mendatang
Penanaman pohon kenanga ini diharapkan menjadi warisan jangka panjang bagi generasi mendatang. Selain memberikan manfaat ekologis, pohon yang ditanam juga menjadi simbol kolaborasi antar daerah dalam menjaga bumi.
Kegiatan ini sekaligus mengingatkan bahwa pembangunan kota tidak hanya untuk saat ini, tetapi juga harus memperhatikan keberlanjutan di masa depan.
Penutup: Dari Aksi Simbolik ke Dampak Nyata
Langkah Wali Kota Jambi dalam penanaman pohon kenanga di ajang APEKSI 2026 menegaskan komitmen terhadap pembangunan kota yang tangguh, hijau, dan berkelanjutan.
Melalui aksi sederhana namun bermakna ini, Kota Jambi menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat menjadi fondasi penting dalam menciptakan kota yang tidak hanya maju, tetapi juga lestari dan berdaya tahan tinggi di masa depan.








