Menu

Mode Gelap
Ekspor ke Malaysia Masih Terbuka Lebar, Rumah BUMN Jambi Bekali 100 UMKM Strategi Go Global Pengurus GP Ansor Provinsi Jambi 2024-2028 Resmi Dilantik

BERITA

Wali Kota Jambi Maulana: ASN Harus Memiliki Jiwa Melayani dan Tuntas Memberi Solusi pada Webinar ASN Siginjai Belajar

badge-check


					Wali Kota Jambi Maulana: ASN Harus Memiliki Jiwa Melayani dan Tuntas Memberi Solusi pada Webinar ASN Siginjai Belajar Perbesar

Pelayanan Publik Berkualitas Menjadi Fondasi Visi “Kota Jambi Bahagia”

JAMBI – Kualitas birokrasi pada akhirnya diukur bukan dari banyaknya regulasi yang diterbitkan, melainkan dari sejauh mana masyarakat merasakan manfaat pelayanan pemerintah. Berangkat dari pandangan tersebut, Wali Kota Jambi, Maulana, menegaskan bahwa setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) harus memiliki jiwa melayani, bekerja secara responsif, dan mampu menghadirkan solusi yang tuntas atas persoalan masyarakat. Pesan itu disampaikan saat menjadi keynote speaker dalam Webinar ASN Siginjai Belajar Seri 02 Tahun 2026 bertajuk “Jambi Bahagia: Sigap Layani, Tuntas Beri Solusi” yang digelar Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kota Jambi.

Pernyataan tersebut menjadi relevan di tengah meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan publik yang cepat, transparan, dan berbasis teknologi. Transformasi birokrasi kini tidak lagi hanya berbicara mengenai digitalisasi layanan, tetapi juga perubahan budaya kerja aparatur agar lebih adaptif, berintegritas, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. Melalui Webinar ASN Siginjai Belajar, Pemerintah Kota Jambi berupaya memperkuat kompetensi sekaligus membangun karakter ASN sebagai pelayan publik yang profesional.


Lebih dari Seribu ASN Mengikuti Webinar Penguatan Pelayanan Publik

Webinar yang berlangsung pada Kamis, 18 Juni 2026, diikuti 1.120 peserta dari lingkungan Pemerintah Kota Jambi serta 68 peserta dari luar Pemerintah Kota Jambi. Selain Wali Kota Maulana, kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Jambi M. Saleh Ridha, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Jambi Saiful Roswandi, serta Sekretaris BKPSDMD Kota Jambi Noviardi.

Dalam paparannya, Maulana menegaskan bahwa pelayanan publik merupakan inti dari visi pembangunan “Kota Jambi Bahagia”, yang merupakan akronim dari Bersih, Aman, Harmonis, Agamis, Inovatif, dan Sejahtera. Menurutnya, konsep tersebut tidak hanya menggambarkan kondisi sosial masyarakat, tetapi menjadi arah pembangunan daerah yang berorientasi pada kesejahteraan warga.


“Kalau Setiap ASN Memberikan Satu Pelayanan Terbaik”

Salah satu pesan utama yang disampaikan Maulana adalah pentingnya membangun kesadaran bahwa setiap ASN memiliki dampak langsung terhadap kualitas hidup masyarakat.

Saat ini, Pemerintah Kota Jambi memiliki 10.067 ASN, terdiri dari 4.342 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan 5.725 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Menurut Maulana, jumlah aparatur yang besar tersebut akan menjadi kekuatan pembangunan apabila seluruh pegawai memiliki orientasi pelayanan yang sama.

“Kalau setiap ASN memberikan satu pelayanan terbaik setiap hari kepada masyarakat, maka ada lebih dari 10 ribu pelayanan yang hadir setiap hari. Karena itu ASN harus memiliki jiwa melayani. Ketika berangkat dari rumah menuju kantor, niatkan untuk memberikan pelayanan terbaik sesuai tugas masing-masing,” tegas Maulana.

Ia menjelaskan bahwa ASN memegang tiga fungsi strategis sekaligus, yakni sebagai garda terdepan pelayanan publik, pelaksana kebijakan pemerintah, dan agen perubahan birokrasi. Ketiga peran tersebut, menurutnya, menuntut aparatur untuk terus meningkatkan kompetensi sekaligus menjaga integritas dalam menjalankan tugas.


Era Digital Menuntut ASN Lebih Responsif dan Profesional

Dalam kesempatan tersebut, Maulana juga mengingatkan bahwa tantangan pelayanan publik semakin kompleks. Masyarakat kini menuntut layanan yang cepat, transparan, dan mudah diakses, sementara perkembangan media sosial membuat kualitas pelayanan pemerintah semakin mudah mendapat sorotan publik.

“Dari seratus pelayanan yang baik, sering kali satu pelayanan yang dianggap kurang memuaskan justru menjadi sorotan. Karena itu penting bagi seluruh ASN untuk bekerja sesuai SOP dan terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Sebagai respons atas tantangan tersebut, Pemerintah Kota Jambi terus mempercepat transformasi pelayanan melalui digitalisasi berbagai layanan, mulai dari administrasi kependudukan, perizinan, perpajakan, hingga sistem pengaduan masyarakat melalui aplikasi JAGA. Pemerintah juga menyiapkan integrasi layanan ke dalam satu platform digital agar masyarakat dapat mengakses berbagai kebutuhan pelayanan publik melalui satu aplikasi.


Integritas Menjadi Pilar Utama Pelayanan

Selain kemampuan teknis, Maulana memberikan perhatian besar terhadap aspek integritas aparatur. Ia mengingatkan bahwa pelayanan yang cepat harus berjalan seiring dengan kejujuran dan akuntabilitas.

Menurutnya, ASN telah memperoleh hak berupa gaji dan tunjangan kinerja sehingga tidak boleh menyalahgunakan kewenangan untuk kepentingan pribadi.

“ASN sudah mendapatkan gaji dan tunjangan kinerja. Karena itu jangan sampai ada yang memanfaatkan jabatan untuk kepentingan pribadi. Hindari pungutan liar dan berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.

Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Jambi membangun budaya birokrasi yang bersih sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi pemerintahan.


Kampung Bahagia dan Digitalisasi Menjadi Instrumen Transformasi

Dalam keynote speech-nya, Maulana turut memaparkan sejumlah program prioritas yang menopang visi Kota Jambi Bahagia, di antaranya Kartu Bahagia, Balikat, Bank Harkat, Rumel, Lansia Bahagia, Kampung Bahagia, Kota Tangguh, Bahagia Berbudaya, Apel Kota, Balap, serta Call Center Bahagia 112.

Ia menyoroti Program Kampung Bahagia sebagai salah satu pendekatan strategis untuk mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat melalui kolaborasi RT, lurah, camat, dan warga. Program tersebut juga diperkuat dengan pengelolaan sampah berbasis partisipasi masyarakat melalui OPBM serta pemasangan sekitar 1.100 unit CCTV terintegrasi dengan Jambi City Operation Center (JCOC) guna meningkatkan keamanan lingkungan.


ASN BerAKHLAK sebagai Budaya Kerja Masa Depan

Sementara itu, Kepala BKPSDMD Kota Jambi, Rizalul Fikri, menyatakan bahwa Webinar ASN Siginjai Belajar merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kompetensi aparatur di tengah tuntutan pelayanan yang terus berkembang.

Menurutnya, tema “Sigap Melayani, Tuntas Memberi Solusi” bukan sekadar slogan, melainkan budaya kerja yang harus diwujudkan dalam setiap aktivitas ASN.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Jambi berharap nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK—berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif—dapat semakin mengakar dalam praktik birokrasi sehari-hari. Dengan demikian, transformasi pelayanan publik tidak hanya ditopang oleh kemajuan teknologi, tetapi juga oleh perubahan pola pikir aparatur yang menjadikan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lanjut Baco

Inklusif Berkarya, Rumah BUMN Jambi dan GERKATIN Latih 17 Teman Tuli Membuat Sabun Handmade

28 Juli 2026 - 08:04 WIB

GAPEMBI Provinsi Jambi Siap Sinergi Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis

26 Juli 2026 - 21:30 WIB

Bangun Kepercayaan Pelanggan, 17 UMKM Jambi Belajar Susun Company Profile Profesional

23 Juli 2026 - 09:18 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, Kemenag Kota Jambi Gandeng BSI Gelar Capacity Building Petugas PTSP Menuju Service Excellence

17 Juli 2026 - 16:51 WIB

Pelaku Usaha Desa Mendalo Laut Belajar Legalitas dan AI Bersama Rumah BUMN Jambi

17 Juli 2026 - 03:00 WIB

#JambiBergerak BERITA